Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 24 Jun 2026 12:45 WITA ·

Industri Konstruksi Terus Tumbuh, Efisiensi Sistem Bangunan Kian Jadi Prioritas


Industri Konstruksi Terus Tumbuh, Efisiensi Sistem Bangunan Kian Jadi Prioritas Perbesar

Efisiensi ruang dan efektivitas operasional kini mulai menjadi perhatian baru dalam industri konstruksi modern di Indonesia. Pengembang dan kontraktor tidak lagi hanya mempertimbangkan material bangunan, tetapi juga bagaimana setiap sistem di dalam bangunan dapat mendukung aktivitas secara lebih optimal dalam jangka panjang.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor konstruksi menjadi salah satu kontributor terbesar terhadap perekonomian nasional dengan kontribusi sebesar 9,83 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sepanjang 2025. Seiring pertumbuhan tersebut, kebutuhan terhadap bangunan yang lebih fleksibel, adaptif, dan mampu menunjang aktivitas operasional secara optimal juga terus meningkat.

Di tengah meningkatnya biaya konstruksi dan kebutuhan bangunan multifungsi, berbagai komponen bangunan kini dituntut tidak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga mampu mendukung optimalisasi ruang, fleksibilitas penggunaan, serta kelancaran workflow operasional.

Perubahan tersebut mulai terlihat pada berbagai proyek modern seperti warehouse, fasilitas komersial, kawasan industri, hingga hunian urban yang memiliki keterbatasan ruang namun membutuhkan mobilitas tinggi dan penggunaan ruang yang lebih efektif.

Menurut Bernardus Rizky, COO PT Roda Bangun Mandiri (RBM), pendekatan pembangunan saat ini mulai bergeser dari sekadar menyusun komponen bangunan menjadi merancang sistem yang mampu meningkatkan performa bangunan secara keseluruhan.

Dalam konteks tersebut, sistem pintu mulai memiliki peran yang lebih strategis dibanding sebelumnya. Door system kini tidak hanya dipandang sebagai elemen akses, tetapi juga memengaruhi alur pergerakan, optimasi ruang, keamanan, hingga kenyamanan penggunaan bangunan sehari-hari.

Penggunaan sliding system dan folding door misalnya, mulai semakin banyak diterapkan karena dinilai mampu membantu optimalisasi ruang pada bangunan dengan kebutuhan mobilitas tinggi. Sementara smart locking technology mulai menjadi bagian dari kebutuhan keamanan dan pengelolaan akses pada bangunan modern.

Sebagai perusahaan yang telah bergerak lebih dari tiga dekade di bidang modern door system dan architectural hardware, Roda Bangun Mandiri (RBM) melihat perubahan ini sebagai bagian dari evolusi kebutuhan industri konstruksi dan properti di Indonesia.

Menurut Bernardus, pengembang kini semakin mempertimbangkan bagaimana setiap sistem bangunan dapat memberikan dampak langsung terhadap produktivitas operasional dan pengalaman penggunaan bangunan.

“Bangunan modern sekarang tidak hanya dituntut berdiri dengan baik, tetapi juga bekerja dengan efisien. Karena itu, setiap sistem di dalam bangunan mulai memiliki pengaruh langsung terhadap produktivitas, mobilitas, dan pengalaman penggunaan ruang,” ujar Bernardus Rizky, COO PT Roda Bangun Mandiri (RBM).

RBM menilai tren tersebut akan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan terhadap bangunan yang lebih fleksibel, efisien, dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan operasional di masa depan.

Ke depan, pendekatan berbasis sistem diperkirakan akan semakin menjadi standar baru dalam pembangunan modern, terutama pada proyek yang menuntut fleksibilitas ruang, kecepatan operasional, dan efisiensi jangka panjang.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 903 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Peringati Hari Anak Nasional, KAI Daop 2 Bandung Bersama Komunitas Railfans Gaungkan STOP Pelecehan Seksual di Transportasi Publik Kereta Api

23 Juli 2026 - 22:50 WITA

KALOG Express Perluas Peluang Kemitraan, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

23 Juli 2026 - 19:40 WITA

Apa Itu BI Fast dan Bedanya dengan Transfer Biasa?

23 Juli 2026 - 16:40 WITA

Ribuan Pengunjung Meriahkan The 9th Manawa Festival 2026 Sebuah Kolaborasi Harmoni Budaya dan Inovasi Bisnis BINUS @Bandung

23 Juli 2026 - 16:30 WITA

Segini Rata-rata Biaya Pasang WiFi dan Kenapa Harganya Bisa Berbeda Tiap Wilayah

23 Juli 2026 - 16:28 WITA

Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Jadikan Transportasi Publik sebagai Ruang Belajar bagi Anak Penyandang Disabilitas

23 Juli 2026 - 15:33 WITA

Trending di Bisnis