Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Bisnis · 21 Mei 2026 11:06 WITA ·

ICE Skill-Up 2026 Digelar di Telkom AI Center Makassar, Fokus Latih Desain dan Web Development Berbasis AI


ICE Skill-Up 2026 Digelar di Telkom AI Center Makassar, Fokus Latih Desain dan Web Development Berbasis AI Perbesar

ICE Skill-Up 2026 digelar di Telkom AI Center Makassar dengan fokus pada pelatihan desain UI/UX dan pengembangan web berbasis AI. Kegiatan ini menghadirkan pembelajaran end-to-end yang membantu mahasiswa membangun keterampilan praktis dan portofolio digital.

Makassar, 20 Mei 2026 – Telkom AI Center Makassar melalui pilar AI Connect mendukung penyelenggaraan “ICE Skill-Up 2026: Connected Intelligence – From Design, Code, to AI-Driven Interactive Innovation” pada 2–3 Mei 2026. Kegiatan dua hari ini melibatkan sekitar 80 mahasiswa dan difokuskan pada penguatan keterampilan di bidang UI/UX, front-end development, serta pemanfaatan tools berbasis kecerdasan buatan.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HIMATIK) Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar berkolaborasi dengan Google Developer Group on Campus (GDGoC) Universitas Negeri Makassar, dan dilaksanakan di Telkom AI Center Makassar.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung di tengah meningkatnya kebutuhan talenta digital di Indonesia. Mengutip pemberitaan Kompas.com, Menteri Komunikasi dan Informatika Meutya Hafid menyebut pemerintah memproyeksikan kebutuhan sekitar 9 juta talenta digital hingga 2030, sementara ketersediaan talenta saat ini belum sepenuhnya memenuhi permintaan industri. Dalam konteks ini, pelatihan praktis seperti ICE Skill‑Up dipandang sebagai langkah strategis untuk memperpendek jarak antara kurikulum akademik dan kebutuhan pasar kerja.

Dalam sambutannya, Sekretaris Jurusan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar, Dr. Sanatang, S.Pd., M.Pd., menilai pendekatan berbasis praktik menjadi pelengkap penting bagi pembelajaran formal di kampus. “Mahasiswa perlu ruang untuk bereksperimen dan mengenal langsung tools yang digunakan di industri, termasuk integrasi AI dalam proses kerja,” ujarnya.

Pelatihan difokuskan pada pembelajaran berbasis praktik dengan pendekatan end-to-end. Peserta mengembangkan desain UI/UX dengan tools AI untuk menghasilkan prototipe, kemudian mengimplementasikannya menjadi website interaktif menggunakan Visual Studio Code dengan dukungan generative AI. Hasil pengembangan tersebut selanjutnya dipublikasikan melalui GitHub sebagai bagian dari portofolio peserta. 

Sejalan dengan pendekatan tersebut, Business and Community Lead Telkom AI Connect, Sunarti M.R., turut mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, pembelajaran berbasis praktik yang terintegrasi dengan pembangunan portofolio menjadi langkah penting dalam menyiapkan talenta yang lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja. “Industri membutuhkan talenta yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya teori tersebut dengan tools yang relevan. Program seperti ICE Skill-Up membantu menjembatani kebutuhan tersebut,” katanya.

Dari sisi peserta, pendekatan praktik dinilai memberikan pemahaman yang lebih komprehensif. Salah satu peserta, Awan, menyebut kegiatan ini membantu memahami alur kerja pengembangan web secara utuh. “Kami bisa langsung praktik dari desain hingga menjadi website, sehingga lebih memahami prosesnya,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman teknis, tetapi juga memiliki dasar untuk membangun portofolio dan mengembangkan proyek digital secara mandiri. Pendekatan pembelajaran berbasis praktik seperti ini dinilai penting untuk memperkuat kesiapan talenta digital sekaligus mendorong lahirnya solusi yang relevan dengan kebutuhan industri.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 931 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dupoin Futures Jadi Pialang Berjangka Pertama yang Hadir di Pekan Raya Jakarta 2026

16 Juni 2026 - 23:50 WITA

Lulus dalam 3,5 Tahun dengan Jejak di 5 Negara — Kisah Binusian yang Memulai Perjalanan Global Sejak Tahun Pertama Kuliah

16 Juni 2026 - 22:00 WITA

Holding Perkebunan Nusantara Gelar Pra Workshop Percepatan Penyelesaian Tindak Lanjut Audit di KPBN

16 Juni 2026 - 18:05 WITA

KazanForum 2026 Jadi Momentum UDM Perluas Kolaborasi Pendidikan Cybersecurity Global

16 Juni 2026 - 15:50 WITA

Libur Tahun Baru Islam 1448 H, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 13 Ribu Pelanggan

16 Juni 2026 - 15:25 WITA

Dari Photobox ke Layar Bioskop, Reyno Anggoro dan Ekosistem Kreatif Bebaz Inc yang Terus Berkembang

16 Juni 2026 - 12:39 WITA

Trending di Bisnis