Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 11 Apr 2026 13:00 WITA ·

IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara


IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara Perbesar

Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) Kalimantan Timur resmi mengukuhkan kepengurusan baru periode 2026–2031. Bertempat di Gedung Banua Patra, Balikpapan, Sabtu (11/4/2026), prosesi pelantikan ini menandai langkah strategis alumni Ganesha dalam mengawal peningkatan ekonomi di Kalimantan Timur melalui inovasi teknologi. 

BALIKPAPAN – Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) Kalimantan Timur resmi mengukuhkan kepengurusan baru periode 2026–2031. Bertempat di Gedung Banua Patra, Balikpapan, Sabtu (11/4/2026), prosesi pelantikan ini menandai langkah strategis alumni Ganesha dalam mengawal peningkatan ekonomi di Kalimantan Timur melalui inovasi teknologi. 

Ketua Umum IA-ITB Pusat, Agustin Peranginangin (Sipil ’94), secara resmi melantik Arafat Bayu Nugroho (Teknik Kimia ’94) sebagai Ketua Umum IA-ITB Kaltim. Agustin menekankan bahwa alumni ITB harus menjadi motor penggerak utama dalam mendukung transisi energi dan pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Timur. 

Ganesha Hub: Jembatan Bisnis Menuju Mandiri Pasca Migas & Batubara di Kaltim

Fokus utama kepengurusan di bawah kepemimpinan Arafat Bayu Nugroho, yang juga menjabat sebagai Direktur Operasi PT Kilang Pertamina Balikpapan, adalah pengembangan Ganesha Hub. Program ini dirancang sebagai ekosistem kewirausahaan yang memanfaatkan keahlian alumni di bidang teknologi dan kreativitas.

“Kita harus menyiapkan kemandirian ekonomi Kaltim pasca era migas dan batu bara. Ganesha Hub hadir untuk mendorong ekonomi kreatif dan teknologi digital agar memiliki daya saing global,” ujar Arafat dalam sesi wawancara usai pelantikan. 

Selain fokus pada kemandirian ekonomi, IA-ITB Kaltim juga mengusung dua pilar strategis lainnya:

* Pemberdayaan SDM Lokal: Memberikan kontribusi nyata bagi putra-putri daerah Kaltim yang menempuh studi di ITB agar kembali membangun daerahnya. 

* Sinergi Konektivitas: Membangun database dan jaringan komunikasi yang solid antar alumni di seluruh wilayah Kaltim guna mendukung kolaborasi profesional. 

Undang Kolaborasi Stakeholder

IA-ITB Kaltim membuka pintu kerja sama bagi seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) nasional maupun daerah untuk bersinergi dalam program kemandirian ekonomi ini. Dengan semangat “In Harmonia Progressio,” organisasi ini optimis menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan ekosistem bisnis yang inovatif di Bumi Etam. 

Bagi pihak yang tertarik untuk berkolaborasi atau mengetahui lebih lanjut mengenai program Ganesha Hub, informasi lengkap tersedia melalui laman https://www.iaitbkaltim.com/ atau melalui email resmi pengurus@iaitbkaltim.com.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 997 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tembus Rantai Pasok Nasional, Kolaborasi Muhammadiyah dan Kementerian UMKM Cetak Potensi Transaksi Rp 2,2 Miliar

1 Juli 2026 - 04:06 WITA

Libur Panjang Waisak dan Idul Adha 2026, KAI Bandara Layani Lebih dari 84 Ribu Penumpang di Sumatera Utara

30 Juni 2026 - 23:12 WITA

KAI Bandara YIA Layani 1,13 Juta Penumpang Selama Januari–Mei 2026

30 Juni 2026 - 23:08 WITA

KAI Bandara Edukasi 61.852 Masyarakat Yogyakarta Melalui Program Edutrain Hingga Juni 2026

30 Juni 2026 - 23:05 WITA

KAI Daop 2 Bandung Adakan Pengobatan Gratis Dengan Rail Clinic di Stasiun Bumiwaluya

30 Juni 2026 - 22:30 WITA

Uang Mengendap vs Uang Produktif, Mana yang Lebih Efisien?

30 Juni 2026 - 17:57 WITA

Trending di Bisnis