Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 15 Jun 2026 17:05 WITA ·

Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I (Persero) Hadirkan “Ruang Tenang” Lewat Aset Agrowisata di Jawa Tengah


Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I (Persero) Hadirkan “Ruang Tenang” Lewat Aset Agrowisata di Jawa Tengah Perbesar

SEMARANG – Aroma daun teh di lereng yang menguapkan embun dijerang matahari, udara sejuk hingga menembus angka empat derajat, dan panorama gunung yang spektakuler menjadi rindu setiap jiwa.

Di berbagai aset yang dikelola PT Perkebunan Nusantara I (Persero), Subholding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) keindahan lanskap tersebut hadir sebagai “ruang tenang” yang menyatu dengan aktivitas perkebunan. Di Jawa Tengah, kebun-kebun yang dikelola PTPN I (Persero) Regional 3 juga menyimpan pengalaman serupa yang kini dikembangkan sebagai bagian dari optimalisasi aset non-kebun.

Bagi warga kota-kota besar, istilah “macet” dan “polusi” telah menjadi bagian dari rutinitas harian. Karena itu, setiap jeda waktu libur menjadi kemewahan tersendiri. Bukan sekadar staycation di hotel, melainkan pengalaman tinggal di kabin kayu di tengah perkebunan yang menawarkan ketenangan alami yang sulit ditemukan di kawasan urban.

Firman (30), seorang pekerja kreatif asal Jakarta, menuturkan bahwa aset wisata milik PTPN I (Persero) Regional 3 menjawab kebutuhan ruang pemulihan bagi masyarakat urban. Ia mengaku terkesan saat berkunjung ke Kawasan Agrowisata Jollong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

“Bangun tidur, kalau biasanya sudah bising kendaraan, di sini kita disambut kicau burung. Udara sejuk dan suasananya memang menenteramkan hati. Keluar ke teras, serasa ada terapi deep cleaning paru-paru. Seger banget,” kata dia.

Pengalaman tersebut mencerminkan upaya Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PTPN I (Persero) dalam mengoptimalkan aset melalui diversifikasi usaha berbasis agrowisata. Profesionalitas pengelolaan menjadi bagian dari strategi menjadikan aset perkebunan sebagai sumber pendapatan berkelanjutan.

Agrowisata Jollong

Perjalanan menuju ketenangan dapat dimulai dari Agrowisata Jollong di lereng Gunung Muria, Desa Sitiluhur, Kabupaten Pati. Berada di ketinggian hingga 900 mdpl, kawasan ini menghadirkan ikon tugu cangkir kopi raksasa sebagai simbol sentra kopi bersejarah sejak era kolonial.

Dengan tiket masuk Rp20.000, pengunjung dapat menikmati kopi lokal langsung dari sumbernya, mengunjungi Bukit Naga untuk memetik buah segar, hingga merasakan terapi ikan di kolam alami. Air Terjun Grenjengan menjadi salah satu daya tarik yang memberikan pengalaman alam yang menenangkan.

Kampoeng Karet

Di Kabupaten Karanganyar, PTPN I (Persero) Regional 3 juga mengembangkan Kampoeng Karet sebagai destinasi wisata edukasi berbasis kebun karet. Lokasinya yang berada di kaki Gunung Lawu menghadirkan suasana teduh dari kanopi pohon karet yang rimbun.

Kawasan ini dikembangkan sebagai ruang rekreasi keluarga dengan konsep camping “no ribet”, di mana fasilitas telah disiapkan oleh pengelola. Pengunjung juga dapat menikmati playground, kolam renang, hingga gazebo di tengah kawasan hijau.

Agrowisata Kaligua

Agrowisata Kaligua di Kabupaten Brebes menjadi destinasi unggulan di dataran tinggi dengan ketinggian hingga 2.050 mdpl. Berada di kaki Gunung Slamet, kawasan ini menghadirkan suhu ekstrem hingga 4°C serta panorama kebun teh peninggalan Belanda tahun 1889.

Dengan tiket Rp20.000, pengunjung dapat menikmati Puncak Sakub untuk menyaksikan matahari terbit, Gua Jepang sebagai wisata sejarah, serta mata air Tuk Bening yang terkenal dengan kesegarannya.

Banaran Sky View

Sebagai penutup perjalanan, Banaran Sky View di Bawen, Semarang, menawarkan pengalaman kuliner dengan panorama Danau Rawa Pening dan tujuh gunung di sekitarnya. Lokasinya yang strategis dekat pintu tol Bawen menjadikannya destinasi singgah yang mudah dijangkau.

Selain restoran dengan menu berbasis kopi, kawasan ini juga menyediakan fasilitas Banaran Coffee Camp untuk pengalaman glamping di tengah kebun kopi.

Libur panjang menjadi momentum jeda dari rutinitas perkotaan. Aset-aset yang dikelola Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PTPN I (Persero) Regional 3 membuktikan bahwa pengalaman rekreasi berkualitas dapat hadir dari lanskap perkebunan yang dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 972 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

BP Tapera Bersama Kementerian PKP Akan Gelar Akad Massal 62.000 Unit KPR Subsidi dan KUR Perumahan Sebesar Rp880 Miliar “Hunian Berkualitas Menuju Indonesia Sejahtera”

24 Juli 2026 - 17:22 WITA

BP Tapera Dukung Penguatan Ekosistem Perumahan dalam Pertemuan Menteri PKP dan Ketua DEN

24 Juli 2026 - 17:13 WITA

Ini yang Harus Kamu Lakukan Kalau Ganti Nomor di neobank

24 Juli 2026 - 17:00 WITA

RevComm Raih Pendanaan 20,6 Juta Dolar AS pada First Close Seri B, Total Pendanaan Capai 52,8 Juta Dolar AS

24 Juli 2026 - 16:40 WITA

Potensi Pasar Tokenisasi Aset Capai US$88 Miliar, Bittime: Tokenized US Stocks Diminati Investor

24 Juli 2026 - 16:11 WITA

ORIJIN JAPANESE DINING Hadirkan Japanese Sunday Brunch dengan Cita Rasa Autentik Jepang

24 Juli 2026 - 16:04 WITA

Trending di Bisnis