Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 14 Apr 2026 06:00 WITA ·

Holding Perkebunan Nusantara Kembangkan Hilirisasi, PTPN I Fokus Replanting di Pulau Seram


Holding Perkebunan Nusantara Kembangkan Hilirisasi, PTPN I Fokus Replanting di Pulau Seram Perbesar

MALUKU – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding Perkebunan Nusantara, mempercepat program hilirisasi kelapa melalui rencana tanam ulang (replanting) di Kebun Awaya, PTPN I Regional 8, Pulau Seram, Maluku.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, dalam kunjungan kerja ke Kebun Awaya pada Kamis (5/3), sekaligus mendorong percepatan implementasi program strategis perusahaan di wilayah tersebut.

Pada tahap awal, PTPN I akan melaksanakan program replanting seluas 500 hektare pada 2026. Program ini akan dilanjutkan secara bertahap hingga mencapai total 3.100 hektare di areal Kebun Awaya.

Kunjungan tersebut disambut oleh Manager Kebun Awaya, Freddy B.R. Hutahaean, yang menyampaikan kesiapan jajaran kebun dalam mendukung agenda strategis perusahaan. Ia menegaskan bahwa Kebun Awaya memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sentra produksi dan pengolahan kelapa terintegrasi di kawasan timur Indonesia.

Dalam arahannya, Teddy Yunirman Danas mendorong seluruh karyawan untuk menjaga semangat dan optimisme dalam mengelola potensi kebun, serta menjadikan Kebun Awaya sebagai titik awal (groundbreaking) hilirisasi kelapa di lingkungan PTPN I.

“Potensi Kebun Awaya harus dimaksimalkan melalui langkah konkret dan terukur. Program replanting seluas 500 hektare pada tahun 2026 dan 1.000 hektare pada tahun 2027 harus menjadi momentum peningkatan produktivitas, baik dari sisi on farm maupun off farm,” ujarnya.

Lebih lanjut, Teddy juga menekankan pentingnya penguatan budaya kerja melalui konsep 3 on 3 sebagai fondasi transformasi perusahaan. Konsep tersebut meliputi Owner’s Mindset, yaitu pola pikir sebagai pemilik perusahaan dengan memahami proses bisnis secara menyeluruh serta mempertimbangkan aspek cost and benefit dalam setiap pekerjaan.

Selain itu, Networking menjadi elemen penting dalam membangun kolaborasi yang memberikan nilai tambah, serta Excellence yang menekankan pencapaian kinerja sesuai tata kelola yang baik dengan perhitungan risiko yang terukur.

Penerapan nilai 3 on 3 tersebut dinilai relevan dengan karakteristik Kebun Awaya yang memiliki luas areal sekitar 4.586 hektare, terdiri dari 3.100 hektare kebun kelapa dan 1.486 hektare kebun karet.

Dengan dominasi komoditas kelapa, Kebun Awaya memiliki posisi strategis dalam mendukung pengembangan hilirisasi berbasis kawasan. Optimalisasi potensi ini akan dilakukan melalui program replanting, peningkatan produktivitas, serta penguatan proses produksi terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Teddy menegaskan bahwa keberhasilan hilirisasi tidak hanya ditentukan oleh luas areal dan kapasitas produksi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia, disiplin operasional, serta kolaborasi lintas fungsi yang solid.

Melalui implementasi prinsip Owner’s Mindset, Networking, dan Excellence, Kebun Awaya diharapkan dapat menjadi model pengembangan hilirisasi kelapa di Regional 8 sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan nilai tambah perusahaan.

Kunjungan kerja ini turut dihadiri oleh Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan Aris Handoyo, Head of PMO Hilirisasi Perkebunan Tri Susanto, serta seluruh karyawan Kebun Awaya.

Sejalan dengan arah transformasi Holding Perkebunan Nusantara, langkah ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong transformasi bisnis, memperkuat daya saing komoditas perkebunan, serta memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah dan nasional.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 1,069 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Alparsa Karya Group Perkuat Layanan Design & Build Terintegrasi untuk Kawasan Jabodetabek

10 Agustus 2026 - 17:58 WITA

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Konektivitas Ekosistem Pelabuhan Melalui Pertumbuhan Kinerja Semester I 2026

10 Agustus 2026 - 17:19 WITA

ITSEC Asia (IDX: CYBR) Luncurkan ITSEC Cyber & AI Academy, Siapkan Talenta Indonesia untuk Mengamankan dan Memimpin Era AI

10 Agustus 2026 - 17:02 WITA

Indonesia dan IIT Madras Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Riset, Inovasi, dan Komersialisasi Teknologi Deep-Tech

10 Agustus 2026 - 16:56 WITA

HIT Piece: Lindungi Rumah dari Ancaman DBD di Musim Hujan

10 Agustus 2026 - 16:38 WITA

Perkuat Mutu Layanan Perhotelan, SUCOFINDO Serahkan Sertifikasi ISO 9001:2015 kepada Hotel FUGO Samarinda

10 Agustus 2026 - 16:02 WITA

Trending di Bisnis