Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Bisnis · 4 Jun 2026 16:37 WITA ·

Hobimu Terlalu Banyak Pengeluaran? Saatnya Atur Anggaran


Hobimu Terlalu Banyak Pengeluaran? Saatnya Atur Anggaran Perbesar

Memiliki hobi adalah hal yang menyenangkan. Bagi sebagian orang, hobi menjadi cara untuk melepas penat setelah bekerja atau beraktivitas seharian. Mulai dari mengoleksi barang, olahraga, traveling, fotografi, bermain gim, hingga berburu barang edisi terbatas, semuanya dapat memberikan kepuasan tersendiri.

Namun seiring waktu, tidak sedikit orang yang mulai menyadari bahwa hobi juga bisa menjadi salah satu pos pengeluaran yang cukup besar. Bahkan, tanpa disadari biaya yang dikeluarkan untuk hobi terkadang lebih besar dibanding perkiraan awal.

Karena itu, penting untuk menikmati hobi dengan tetap memperhatikan kondisi keuangan agar keduanya bisa berjalan seimbang.

Hobi Tidak Harus Dihentikan

Saat pengeluaran meningkat, sebagian orang langsung berpikir untuk mengurangi atau bahkan menghentikan hobinya. Padahal, hobi juga memiliki manfaat tersendiri bagi kesehatan mental dan kualitas hidup.

Kegiatan yang disukai dapat membantu mengurangi stres, memperluas pergaulan, hingga memberikan rasa pencapaian yang positif. Karena itu, yang perlu diatur bukan selalu hobinya, melainkan cara mengelola pengeluarannya.

Dengan perencanaan yang tepat, seseorang tetap dapat menikmati hobinya tanpa harus mengganggu kebutuhan finansial lainnya.

Pengeluaran Hobi Sering Terasa Kecil di Awal

Salah satu alasan biaya hobi sering membengkak adalah karena pengeluarannya terjadi secara bertahap.

Sebagai contoh, seseorang yang hobi lari mungkin awalnya hanya membeli sepatu olahraga. Namun seiring waktu, pengeluaran bertambah untuk pakaian olahraga, biaya pendaftaran lomba, aksesori, hingga perjalanan ke berbagai acara komunitas.

Hal yang sama juga terjadi pada hobi koleksi. Pembelian satu barang mungkin terasa ringan, tetapi jika dilakukan secara rutin setiap bulan, total pengeluarannya bisa menjadi cukup besar.

Karena pengeluaran terjadi sedikit demi sedikit, banyak orang baru menyadari jumlahnya setelah melihat rekap transaksi dalam beberapa bulan.

Membuat Dana Khusus untuk Hobi

Salah satu cara yang cukup sering dilakukan untuk mengelola pengeluaran hobi adalah dengan membuat anggaran khusus.

Dana ini dipisahkan dari kebutuhan utama seperti biaya hidup, dana darurat, cicilan, maupun tabungan untuk tujuan jangka panjang.

Dengan adanya batas anggaran, seseorang dapat lebih mudah menentukan kapan perlu membeli sesuatu dan kapan perlu menunda keinginan tertentu.

Cara ini juga membantu mengurangi risiko menggunakan dana yang sebenarnya diperuntukkan bagi kebutuhan yang lebih penting.

Menikmati Hobi Tanpa Mengganggu Tujuan Keuangan

Mengatur keuangan bukan berarti membatasi semua hal yang menyenangkan. Justru dengan pengelolaan yang baik, seseorang dapat menikmati hobinya dengan lebih tenang karena mengetahui bahwa pengeluaran tersebut sudah masuk dalam perencanaan.

Banyak perencana keuangan menyarankan agar kebutuhan hiburan dan hobi tetap memiliki porsi tersendiri dalam anggaran bulanan. Dengan begitu, keseimbangan antara kebutuhan saat ini dan tujuan keuangan masa depan dapat tetap terjaga.

Tabungan Digital Membantu Memisahkan Dana Sesuai Kebutuhan

Saat ini, semakin banyak orang yang mulai memanfaatkan tabungan digital untuk membantu mengatur berbagai tujuan keuangan secara terpisah. Dengan memisahkan dana berdasarkan kebutuhan, proses pengelolaan keuangan menjadi lebih mudah dipantau.

Melalui bank dengan layanan digital seperti neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat memanfaatkan Tabungan NOW sebagai salah satu opsi tabungan online untuk membantu menyimpan dan mengelola dana sesuai kebutuhan.

Dengan pengelolaan yang dilakukan langsung melalui aplikasi, pengguna dapat memantau saldo dan aktivitas rekening dengan lebih praktis dan fleksibel.

***

Fitur, biaya, bunga, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan bank.

Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% (https://apps.lps.go.id/BankPesertaLPSRate). Bunga di atas tingkat penjaminan tidak dijamin oleh LPS sesuai ketentuan yang berlaku.

Jika ingin mempelajari produk tabungan yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Tabungan NOW atau https://s.id/fbtabungannow. 

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣ 

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal Tahun 2026

4 Juni 2026 - 18:04 WITA

KAI Bandara Jadi Pilihan Transportasi Masyarakat, 130 Ribu Penumpang Terlayani Saat Libur Waisak dan Idul Adha

4 Juni 2026 - 17:02 WITA

Hunian Semakin Dinamis, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai untuk Kebutuhan Renovasi Rumah

4 Juni 2026 - 16:14 WITA

Perjalanan Keluarga Jadi Lebih Nyaman, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Mobil Baru dengan Bunga Mulai 3,97%

4 Juni 2026 - 16:04 WITA

PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara Siapkan Proyek Percontohan Kedelai untuk Dukung Target Swasembada Pangan

4 Juni 2026 - 15:50 WITA

Sentuhan Premium dalam Material Finishing Interior

4 Juni 2026 - 15:30 WITA

Trending di Bisnis