Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Minsel · 24 Jun 2024 22:34 WITA ·

Hasil Lobi Bupati Minsel Franky Wongkar Proyek Pengamanan Pantai Amurang Berlanjut


Foto : Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar Perbesar

Foto : Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar

Minsel,Sulutnews.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan agar masyarakat yang berada di sekitar lokasi bencana Pantai Amurang, dapat beraktivitas dengan aman dan tenang, terus diupayakan oleh Pemerintah Daerah kabupaten Minahasa Selatan.

hal tersebut dibuktikan dengan Beberapa waktu yang lalu, Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar (FDW) telah menyampaikan permohonan kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR, Direktorat Sumberdaya air, untuk percepatan permanen di lokasi bencana Pangai Amurang.

Gayung bersambut, Penanganan Pekerjaan Pengamanan Pantai Amurang akibat bencana alam tahun 2022, berlanjut. Hal ini dengan adanya Pekerjaan Pembangunan Pengamanan Pantai Amurang (Lanjutan) dari Balai Wilayah Sungai Sulawesi I Kementerian PUPR, yang dikerjakan oleh PT. Karya Murni Anugerah dengan nilai kontrak sebesar Rp. 27.991.000.000,-

Diketahui bahwa pihak yang melaksanaan pekerjaan ini sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Dari hasil koordinasi ini, menurut Kepala Dinas Pekerjaann Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kab. Minahasa Selatan bahwa pekerjaan ini merupakan lanjutan penanganan darurat pengamanan Pantai Amurang akibat bencana alam, yang tujuannya selain untuk pengamanan pantai juga adalah memperbaiki lingkungan yang telah mengalami kerusakan akibat bencana alam dan mencegah terjadinya kerusakan lingkungan ke depan, sehingga dalam pelaksanaan pekerjaan pengamanan pantai ini tidak dibutuhkan adanya Amdal. Juga terinformasi bahwa dalam pekerjaan ini tidak ada pembuatan tambatan perahu karena tidak diprogramkan dalam kontrak pekerjaan ini.

Tetapi tentu pihak pelaksana pekerjaan tetap akan memperhatikan kondisi lingkungan dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melalui Perangkat Daerah terkait akan tetap terus memantau terkait dengan keberadaan lingkungan dan terkait aspirasi masyarakat sekitar, akan kebutuhan tambatan perahu, akan disampaikan kepada instansi terkait.

Untuk itu Bupati Minahasa Selatan, melalui Kepala Dinas PUPR menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta mengharapkan dukungan dan bantuan dari semua pihak agar kiranya proyek pekerjaan Pengamanan Pantai Amuran ini boleh berjalan dengan baik.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,289 kali

Baca Lainnya

Pengisian BBM SPBU Amurang Layani Pakai Surat Rekomendasi dari Dinas

20 April 2026 - 14:05 WITA

Insiden Mobil Tangki di Minahasa Selatan, Elnusa Petrofin Pastikan Awak Selamat dan BBM Aman

14 April 2026 - 19:25 WITA

Michaela Elsiana Paruntu (MEP) Resmi Pimpin Golkar Sulut

12 April 2026 - 11:19 WITA

Temui Warga Rumoong, MEP Terima Aspirasi Soal Pembangunan

1 April 2026 - 16:16 WITA

Kapolres Minahasa Selatan Pimpin Sertijab Kasat Intelkam, Kapolsek Tompasobaru dan Kapolsek Tumpaan  

12 Maret 2026 - 20:33 WITA

Bupati FDW Raih Penghargaan dari Menteri Hukum RI atas Komitmen Mendukung Pembentukan Posbakum 

26 Februari 2026 - 11:29 WITA

Trending di Advetorial