Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Minsel · 24 Jun 2024 22:34 WITA ·

Hasil Lobi Bupati Minsel Franky Wongkar Proyek Pengamanan Pantai Amurang Berlanjut


Foto : Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar Perbesar

Foto : Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar

Minsel,Sulutnews.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan agar masyarakat yang berada di sekitar lokasi bencana Pantai Amurang, dapat beraktivitas dengan aman dan tenang, terus diupayakan oleh Pemerintah Daerah kabupaten Minahasa Selatan.

hal tersebut dibuktikan dengan Beberapa waktu yang lalu, Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar (FDW) telah menyampaikan permohonan kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR, Direktorat Sumberdaya air, untuk percepatan permanen di lokasi bencana Pangai Amurang.

Gayung bersambut, Penanganan Pekerjaan Pengamanan Pantai Amurang akibat bencana alam tahun 2022, berlanjut. Hal ini dengan adanya Pekerjaan Pembangunan Pengamanan Pantai Amurang (Lanjutan) dari Balai Wilayah Sungai Sulawesi I Kementerian PUPR, yang dikerjakan oleh PT. Karya Murni Anugerah dengan nilai kontrak sebesar Rp. 27.991.000.000,-

Diketahui bahwa pihak yang melaksanaan pekerjaan ini sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Dari hasil koordinasi ini, menurut Kepala Dinas Pekerjaann Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kab. Minahasa Selatan bahwa pekerjaan ini merupakan lanjutan penanganan darurat pengamanan Pantai Amurang akibat bencana alam, yang tujuannya selain untuk pengamanan pantai juga adalah memperbaiki lingkungan yang telah mengalami kerusakan akibat bencana alam dan mencegah terjadinya kerusakan lingkungan ke depan, sehingga dalam pelaksanaan pekerjaan pengamanan pantai ini tidak dibutuhkan adanya Amdal. Juga terinformasi bahwa dalam pekerjaan ini tidak ada pembuatan tambatan perahu karena tidak diprogramkan dalam kontrak pekerjaan ini.

Tetapi tentu pihak pelaksana pekerjaan tetap akan memperhatikan kondisi lingkungan dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melalui Perangkat Daerah terkait akan tetap terus memantau terkait dengan keberadaan lingkungan dan terkait aspirasi masyarakat sekitar, akan kebutuhan tambatan perahu, akan disampaikan kepada instansi terkait.

Untuk itu Bupati Minahasa Selatan, melalui Kepala Dinas PUPR menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta mengharapkan dukungan dan bantuan dari semua pihak agar kiranya proyek pekerjaan Pengamanan Pantai Amuran ini boleh berjalan dengan baik.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,289 kali

Baca Lainnya

Hukum Tua Desa Tumpaan Felma Lumempouw: Pengucapan Syukur Kabupaten Minahasa Selatan Berlangsung Dengan Aman

12 Juli 2026 - 23:41 WITA

PWI Minsel Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Wartawan Kini Dapat Perlindungan Sosial 

9 Juli 2026 - 19:11 WITA

Wakil Walikota Tomohon Sendy Rumajar Hadiri Ibadah Syukur HUT Ke-195 Perkabaran Injil dan Pendidikan Kristen GMIM

12 Juni 2026 - 18:42 WITA

Polres Minsel Gelar Sidak Penyaluran BBM Bersubsidi di Tiga SPBU

6 Juni 2026 - 21:47 WITA

SD Inpres Amurang Gelar Acara Penamatan Siswa Kelas VI Tahun Pelajaran 2025-2026

6 Juni 2026 - 11:40 WITA

HBL Akan Melantik Ketua Naga Hitam Hendra Jacob Sebagai Ketua Pertina Sulut Pada Sabtu 6 Juni 2026

4 Juni 2026 - 22:09 WITA

Trending di Manado