Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Bisnis · 17 Sep 2026 11:03 WITA ·

Harga Minyak Anjlok 3%, Dupoin Futures Prediksi WTI Berpotensi Lanjut Melemah


Harga Minyak Anjlok 3%, Dupoin Futures Prediksi WTI Berpotensi Lanjut Melemah Perbesar

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini. Berdasarkan analisis Geraldo Kofit selaku analis Dupoin Futures, pergerakan WTI pada timeframe H4 menunjukkan adanya potensi penurunan setelah harga membentuk pola Rising Wedge. Pola tersebut menjadi salah satu sinyal teknikal yang perlu diperhatikan karena dapat mengindikasikan potensi pembalikan tren dari bullish menjadi bearish.

Dalam analisis Dupoin Futures, pembentukan Rising Wedge pada grafik H4 menunjukkan bahwa momentum kenaikan harga minyak mulai menghadapi tekanan. Setelah sebelumnya bergerak dalam tren bullish, struktur tersebut membuka peluang bagi WTI untuk mengalami koreksi lebih lanjut. Jika tekanan jual berlanjut, harga minyak berpotensi bergerak menuju area support yang berada di level 98.46 hingga 96.07.

Analis Dupoin Futures melihat area 98.46 sebagai support yang perlu diperhatikan dalam skenario pelemahan WTI. Apabila harga mampu menembus area tersebut, tekanan bearish berpotensi semakin kuat dan membuka ruang bagi minyak untuk bergerak menuju support berikutnya di 96.07. Respons harga pada kedua level tersebut akan menjadi penting untuk melihat apakah koreksi hanya bersifat sementara atau berkembang menjadi perubahan tren yang lebih luas.

Prediksi harga minyak WTI hari ini juga tidak terlepas dari perkembangan fundamental pasar energi global. Harga minyak sebelumnya mengalami penurunan lebih dari 3% setelah muncul laporan mengenai peningkatan pasokan crude oil dari Arab Saudi. Tambahan pasokan tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap kondisi supply-demand minyak global dan menjadi salah satu faktor yang menekan harga WTI.

Menurut Dupoin Futures, peningkatan pasokan minyak dari salah satu produsen utama dunia dapat memberikan tekanan terhadap harga apabila pasar menilai ketersediaan crude cukup untuk memenuhi kebutuhan. Sentimen tersebut menjadi semakin penting ketika pasar sebelumnya telah memperhitungkan risiko pasokan akibat ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Penurunan harga minyak juga memiliki implikasi terhadap perekonomian global. Harga energi merupakan salah satu komponen yang dapat memengaruhi tekanan inflasi. Ketika harga minyak mengalami penurunan, kekhawatiran terhadap kenaikan biaya energi dan inflasi global berpotensi ikut berkurang. Kondisi ini dapat memberikan sedikit ruang bagi bank sentral, termasuk Federal Reserve, dalam menentukan arah kebijakan moneternya.

Dupoin Futures menilai pelemahan harga minyak dapat mengurangi salah satu faktor yang sebelumnya berpotensi mempertahankan tekanan inflasi. Jika harga energi lebih rendah, tekanan terhadap biaya produksi dan transportasi juga berpotensi menurun. Situasi tersebut dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga The Fed, khususnya terkait kemungkinan mempertahankan suku bunga tinggi untuk mengendalikan inflasi.

Namun, risiko geopolitik Timur Tengah masih menjadi faktor yang dapat membatasi penurunan WTI. Kawasan tersebut merupakan salah satu wilayah penting dalam rantai pasokan energi global. Setiap peningkatan ketegangan berpotensi memunculkan kekhawatiran mengenai gangguan distribusi atau pasokan minyak, sehingga dapat meningkatkan volatilitas harga.

Dalam pandangan Dupoin Futures, perkembangan geopolitik perlu terus dipantau karena dapat mengubah sentimen pasar minyak dengan cepat. Ketika risiko gangguan pasokan meningkat, harga WTI berpotensi mendapatkan dorongan meskipun secara teknikal sedang menunjukkan sinyal bearish. Sebaliknya, apabila kondisi geopolitik relatif mereda dan pasokan tetap meningkat, tekanan terhadap harga minyak dapat berlanjut.

Dari sisi teknikal, pola Rising Wedge menjadi perhatian utama dalam analisis WTI saat ini. Pola tersebut terbentuk ketika harga masih mencatat kenaikan, tetapi ruang pergerakannya semakin menyempit. Dalam konteks ini, Dupoin Futures melihat adanya potensi reversal dari tren bullish menuju bearish apabila tekanan jual semakin dominan.

Dengan mempertimbangkan faktor teknikal dan fundamental tersebut, Dupoin Futures memperkirakan WTI memiliki peluang untuk melanjutkan koreksi dalam jangka pendek. Area 98.46 menjadi support awal yang perlu dicermati. Jika harga berhasil menembus level tersebut, WTI berpotensi melanjutkan penurunan menuju 96.07.

Pelaku pasar juga perlu mencermati perkembangan pasokan crude global, kebijakan produsen minyak utama, pergerakan harga energi lainnya, serta dinamika geopolitik Timur Tengah. Faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan volatilitas dan menyebabkan pergerakan WTI berubah dengan cepat.

Secara keseluruhan, prediksi harga minyak WTI hari ini dari Dupoin Futures menunjukkan kecenderungan bearish dalam jangka pendek. Pembentukan Rising Wedge pada timeframe H4 memberikan sinyal potensi pembalikan tren setelah periode penguatan. Selama tekanan jual berlanjut, WTI berpeluang menguji support 98.46 dan kemudian 96.07. Meski demikian, perkembangan geopolitik Timur Tengah tetap menjadi faktor kunci yang berpotensi memengaruhi arah harga minyak berikutnya.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 911 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KAI Bandara Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Anak-anak Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam

15 Oktober 2026 - 15:39 WITA

Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia

15 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

15 Oktober 2026 - 15:10 WITA

Nano Disinfektan dan Nano Silver FisTx: Biosekuriti Tambak Udang Melalui Air dan Pakan, Tanpa Andalkan Antibiotik

15 Oktober 2026 - 15:00 WITA

MiiTel Phone Kini Dilengkapi Fitur Auto Answer Calls, Sederhanakan Operasional Call Center

15 Oktober 2026 - 14:14 WITA

5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Belanja Online dengan Sistem Pembayaran Manual

15 Oktober 2026 - 13:42 WITA

Trending di Bisnis