Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 17 Agu 2025 15:26 WITA ·

Guskamla Koarmada II Gelar Aksi Peduli Nelayan di Perairan Lembeh


Guskamla Koarmada II Gelar Aksi Peduli Nelayan di Perairan Lembeh Perbesar

Bitung, Sulutnews.com – Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80 Tahun 2025, Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada II dengan unsur BKO KRI PARI-849 menggelar Aksi Peduli Nelayan di Perairan Lembeh, Bitung. Minggu(17/08/25)

Kegiatan ini diawali dengan lego jangkar KRI PARI-849 di sekitar perairan Lembeh.

Dikesempatan ini, Prajurit TNI AL menyalurkan langsung bantuan berupa sembako dan bendera merah putih kepada nelayan kecil yang sedang beraktivitas di perairan.

Aksi sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AL terhadap masyarakat pesisir, sekaligus upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat kebangsaan, dan kebanggaan terhadap simbol negara di kalangan nelayan.

Kehadiran bendera Merah Putih di tengah laut menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan dapat dirasakan hingga ke pelosok Nusantara.

Komandan Guskamla Koarmada II Laksamana Pertama TNI Hreesang Wisanggeni, S.E menyampaikan bahwa tugas TNI AL tidak hanya menjaga kedaulatan dan keamanan laut, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi rakyat.

“Laut adalah masa depan bangsa. Dengan semangat kemerdekaan, mari kita jaga laut, kita perkuat persatuan, dan kita hadir untuk rakyat.

TNI AL akan terus berada bersama masyarakat pesisir sebagai bagian dari kekuatan bangsa,” tegasnya.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat nelayan, dalam penangkapan ikan jangan menggunakan bahan peledak atau bahan yang dilarang oleh pemerintah.

” Sebab, hal itu akan merusak ekosistem serta mempengaruhi hasil tangkapan di kemudian hari.” Jelasnya.

Dirinya berpesan bahwa laut adalah perekat bangsa, untuk itu dirinya mengajak untuk pedomani semboyan ” justru di laut kita jaya”.

Dikesempatan yang sama, mewakili masyarakat nelayan setempat, Lurah Binuang, Kec Lembeh Utara, Yekonia Nanangkong menuturkan bahwa kewajiban menjaga kehidupan biota laut dan terumbu karang serta ikan yang ada di perairan Lembeh menjadi prioritas para nelayan setempat.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas hubungan yang terjalin baik  antara Guskamla dan Nelayan sebagai bentuk tanggung jawab untuk generasi yang akan datang.

” Laut ini adalah rumah kita bersama, laut ini adalah tempat kita mengais kehidupan, salah satu tempat mencari nafkah.” Katanya.

Untuk itu atas nama masyarakat nelayan di Kelurahan Binuang dan sekitarnya sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Guskamla.

” Ini menjadi motifasi kami untuk lebih giat lagi sebagai nelayan dan pantang menyerah, karena sebagai nelayan harus tangguh menghadapi berbagai tantangan di lautan.” Tandasnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Aslog Danguskamla Koarmada II, Kolonel Laut (T) Suhardin, S.T. Paban Pamgal Sintel Guskamla Koarmada II, Mayor Laut (KH) Eko Purwanto, S.Kom. Pabandya Ren Sops Guskamla Koarmada II, Mayor Laut (P) Bambang Harianto. Komandan KRI Pari – 849, Mayor Laut (P) Muh. Riyan Raditia, S. T.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,475 kali

Baca Lainnya

Kapolres Bitung: Audit Kinerja Jadi Evaluasi Tingkatkan Profesionalisme

28 Juli 2026 - 21:41 WITA

Kapolres Bitung, AKBP Arie Sulistyo Nugroho

Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Ajak Musisi Segera Daftar

27 Juli 2026 - 19:26 WITA

Pelabuhan Bitung Ikut Rasakan Dampak Positif Program Diskon Tiket Kapal

27 Juli 2026 - 01:04 WITA

Tarif Merek UMKM Tetap Rp500 Ribu, Hak Cipta Lagu Gratis Mulai 1 Agustus 2026

25 Juli 2026 - 10:57 WITA

tarif merek UMKM

Sudarsono Hadiri Penyerahan SK Penegasan Kewarganegaraan di Kota Bitung

24 Juli 2026 - 15:10 WITA

Kerugian Negara Capai Rp2,2 Miliar, Kejari Talaud Tetapkan 4 Tersangka 

23 Juli 2026 - 20:44 WITA

Trending di Bitung