Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 9 Agu 2023 21:56 WITA ·

Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat Minta Samsat Rote Ndao Tingkatkan Kerja Sama Dengan Stakeholder


Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat Minta Samsat Rote Ndao Tingkatkan Kerja Sama Dengan Stakeholder Perbesar

Rote Ndao, Sulutnews.com – Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengawali kunjungan kerjanya di Kabupaten Rote Ndao Rabu 9/8/2023.

Dalam kunjungan awal Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat meninjau lansung Kantor Samsat Rote Ndao, yang turut hadir mendampingi Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu, Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M. Saek, Pj. Walikota Kupang George Hadjoh, Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT Christian Mboeik, Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho, bersama jajaran Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Provinsi NTT Yakni Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Lecky Koli, Kepala Dinas PUPR Maksi Nenabu, Kepala Dinas Perindag M. Nasir Abdullah, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Lery Rupidara dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Prisila Parera.

Hadir juga Kepala UPTD Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao Petrus Manehat dan Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Rote Ndao Nick A. Ndoloe

Dari Usai meninjau proses pelayanan dan mengecek fasilitas di Kantor Samsat Kabupaten Rote Ndao, Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat menyimak secara singkat paparan program kerja, pencapaian, dan kendala-kendala dari kedua Kepala UPTD tersebut.

Selain itu Gubernur NTT dalam arahannya menginginkan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan petugas UPTD untuk dapat melakukan kerja kolaboratif dan menguasai data serta informasi di era perkembangan informasi seperti saat sekarang ini.

“Di era Dunia sekarang ini, tidak bisa kerja dengan cara-cara yang biasa saja. Tidak bisa kerja dengan cara manual lagi. Jangan pakai pola kerja zaman dahulu diadopsi sampai sekarang. Selain kerja kolaboratif, kalian juga harus kuasai data dan informasi. Karena yang paling mahal di dunia saat ini adalah data dan informasi yang kita kuasai,” tegas Gubernur NTT.

Khusus untuk UPTD Pendapatan, Gubernur meminta petugas UPTD tersebut untuk bisa mendata secara detail masyarakat selaku wajib pajak.

“Lakukan koordinasi dengan stakeholder lain agar dapat dilakukan pendataan secara sistematis terhadap masyarakat yang wajib pajak. Desain formulir dan sistem khusus yang lebih komplit untuk perkaya data dari setiap wajib pajak agar bisa menjadi database yang sangat berharga.

 

Karena dari pendataan ini petugas bisa mengetahui secara detail tentang kebutuhan, pekerjaan dan latar belakang masyarakat sebagai wajib pajak,” pinta Gubernur Viktor Laiskodat

“Jika tidak bayar pajak dikarenakan belum jelas identitas pemilik maka barang tersebut dapat ditarik, dan jika barang tersebut terdaftar kode wilayah kendaraan daerah lain dan membayar pajak di daerah daerah kemudian menggunakan infrastruktur di daerah ini maka wajib ditertibkan agar dapat membayar pajak pada daerah ini. Petugas perlu melakukan analisis dan langkah yang tepat dan tegas supaya kedepannya bisa meminimalisir masalah-masalah yang bisa membuat macet,” Imbunya .

Masih lanjut Gubernur menambahkan terkait pengelolaan hutan agar dapat diproduksi dan dimanfaatkan sehingga dapat memberi manfaat bagi pemerintah dan masyarakat.

“Pemerintah harus ikut mengawal dan memberikan edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat dalam pemanfaatan hutan. Manfaatkan lahan yang ada untuk pengembangan potensi dalam bidang peternakan, pertanian dan hortikultura agar melalui sektor yang dikerjakan dapat berkontribusi dalam penyelesaian permasalahan kemiskinan,” jelas Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

“Sekali lagi tetap semangat dalam bekerja. Kolaborasi lintas sektor harus jalan terus, jangan berhenti baik itu UPTD Pendapatan dan UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan. Karena terhormat sebagai manusia untuk selalu bekerja dan berusaha dengan penuh tanggungjawab untuk kepentingan masyarakat banyak,” tutup Gubenur NTT.

Untuk diketahui bahwa pada Tahun 2023 UPTD Pendapatan Daerah Provinsi NTT Wilayah Kabupaten Rote Ndao memiliki target penerimaan sebesar Rp. 11.831.916.590,- dengan realisasi sampai saat ini mencapai Rp. 5.169.159.018 atau secara presentase 43,69%. Untuk UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kab. Rote Ndao memiliki 58 Kawasan Hutan dengan total seluas 20.541 Ha dari Luas Wilayah Kabupaten 128.441 Ha atau secara presentase 15,99 persen. Nick Ndoloe.

Reporter : Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 611 kali

Baca Lainnya

ATKI & PARTNERS Kirim Surat Resmi, Dorong Penanganan Kasus Penguasaan Tanah di NTT

28 Maret 2026 - 17:57 WITA

Kunjungan Kerja Wakil Gubernur NTT Bersama Pemda Rote Ndao dan Bank NTT

28 Maret 2026 - 09:58 WITA

Resmi Albert Dano Dilantik Menjadi Kepala Sekolah SMA N 1 Lobalain, Bersama Ratusan Sesama Kepala Sekolah

25 Maret 2026 - 14:19 WITA

Selamat Hari Raya Nyepi dari Julie Sutrisno Laiskodat, B.B.A

19 Maret 2026 - 20:10 WITA

Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat Melakukan Penyerahan Bantuan Sembako Kepada Umat Muslim Di Kabupaten Sika

19 Maret 2026 - 19:58 WITA

Penipuan Data; Kepala Dinas dan Staf Dinas Sosial Rote Ndao Diduga Sementara Mena Ganti Nama Penerima PKH dan Sembako dengan Keluarga Staf Sendiri

18 Maret 2026 - 08:30 WITA

Trending di Ekonomi