Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 9 Des 2023 06:44 WITA ·

Gen Z Hadiri Temu Nasional Petani Kelapa Sawit Nasional Apkasindo. Benny : Generasi Ke-2 Sawit Kunci Diplomasi Sawit Di Panggung Global


Foto : Bersama Ketua Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit
Eddy Abdurrachman Perbesar

Foto : Bersama Ketua Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Eddy Abdurrachman

Jakarta,Sulutnews.com – Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPP APKASINDO) Selenggarakan Temu Nasional Petani Kelapa Sawit Se-Indonesia dengan total 1000 Peserta bertajuk “Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Pilar Ekonomi Indonesia” pada 6-8 Desember 2023 di Grand Paragon Hotel, Jl Gajah Mada Jakarta.

Acara ini membahas isu-isu strategis terkait dengan sawit rakyat, utamanya program Peremajaan Sawit Rakyat memiliki catatan khusus seperti masuk di kawasan hutan yang mengakibatkan tertunda proses replanting. Lebih dari itu, acara ini juga menyikapi perihal keberlanjutan sawit sebagai komoditi global yang harus tersertifikasi keberlanjutannnya dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, serta ekonomi.

Dapat dilihat secara spesifik, pengetatan regulasi oleh eropa seperti EUDR bak momok menakutkan bagi keberlanjutan industri gold oil ini. Setidaknya dalam tulisan media Republika Online menyebutkan Kebijakan EUDR Bikin Susah 3 Juta Petani Sawit di Dunia. Artinya masalah ini tidak hanya dialami Indonesia, namun juga negara produsen lainnya seperti Malaysia.

Turut Hadir Benny, Sebagai salah satu Gen Z Pegiat sawit. Menyadari peran Generasi Ke-2 Sawit Ini. Generasi Ke-2 Dipandang sebagai kunci bukanlah sekedar guyon belaka, karena Generasi Ke-2 ini (utamanya anak-anak petani sawit) memiliki kelebihan seperti akses informasi yang lebih luas, kemampuan untuk melakukan mobilitias jauh lebih aktif. Apalagi dengan produktifnya kegiatan skala regional (Asean Youth) menjadi jembatan yang mumpuni sebagai akses anak muda dalam menggalakkan kampanye sawit baik di kancah dunia.

Juga menyikapi hari ini, dengan semangat mendukung petani muda atau milenial ini. Negara harus lebih totalitas dalam memberikan dukungan berupa program-program pengembangan potensi pemuda petani, membuka kran akses anak muda untuk eksekusi peran diplomasi di level global.

Penguatan kealumnian  penerima manfaat program SDM Sawit (Beasiswa atau Pelatihan) tidak boleh lepas begitu saja, harus didukung dengan sarana kerja alumniya. Ini bukan soal manja tidaknya alumni, namun dalam rangka percepatan pembangunan sawit yang berkelanjutan. Dan meminimalisir alasan “kesulitan mendapatkan SDM”. Ratusan bahkan ribuan alumni yang telah lulus program ini harus diberikan panggung untuk menunjukan bahwa anggaran yang telah diserap oleh mereka tidak terbuang sia-sia.

Setidaknya 2023 Program SDM Sawit salah satunya memberikan manfaat bagi 2.000 mahasiswa penerima beasiswa yang tersebar di Seluruh Indonesia, dengan catatan Perguruan Tinggi penyelenggara baru di Pulau Sumatera Dan Jawa. Kedepan, Pulau tetangga seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua harus menjadi penyelenggara program ini. Utamanya peran strategis Kalimantan sebagai IKN kedepannya, Sulawesi yang mulai ramai dengan industrialisasinya dan daerah penyangga IKN kedepan nantinya.

Hilarisasi pun tidak boleh lepas, dan tidak bisa di labelling “Milik Industri Besar” karena sudah terdapat beberapa pengolahan hasil sawit berupa CPO yang diteruskan menjadi minyak goreng, pembangunan minyak goreng skala koperasi atau kelembagaan tingkat Desa memiliki potensi besar. Setidaknya mampu mencukupi kebutuhan lokal, menyerap alumni perrguruan tinggi asal desanya serta menstabilkan harga. Bukan tidak mungkin potensi pabrik mini memproduksi produk turunan CPO lainnya.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 746 kali

Baca Lainnya

Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara

6 Juli 2026 - 19:18 WITA

Metland Cikarang Kembali Raih Rekor MURI melalui Dragrace Pushbike dengan Peserta Anak Terbanyak

6 Juli 2026 - 18:36 WITA

PM India Narendra Modi Tiba di Indonesia, Disambut Langsung Presiden Prabowo

6 Juli 2026 - 18:27 WITA

Telkom AI Center Aceh Bekali Generasi Kreatif dengan Pemanfaatan AI untuk Optimasi Konten Media Sosial

6 Juli 2026 - 17:51 WITA

Telkom AI Center Aceh Dorong Generasi Muda Kuasai Teknik “Coding tanpa Ngoding” Melalui Pemanfaatan AI

6 Juli 2026 - 17:42 WITA

Marianna Resort Luncurkan Paket Escape Lake Toba untuk Liburan Juli di Pulau Samosir

6 Juli 2026 - 16:31 WITA

Trending di Bisnis