Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 16 Apr 2024 22:43 WITA ·

Ganti Rugi Kasus Pencemaran Montara Bagi Petani Rumput Laut di NTT, Terkusus Di Rote Ndao Dibayar Dua Tahap Ini Alasannya


Ganti Rugi Kasus Pencemaran Montara Bagi Petani Rumput Laut di NTT, Terkusus Di Rote Ndao Dibayar Dua Tahap Ini Alasannya Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com — Mester Greg,Kuasa Hukum yang Memperjuangkan Ganti Rugi Pencemaran Montara bagi Petani Rumput Laut di NTT, memberikan penjelasan terkait pembayaran ganti rugi yang dilakukan secara bertahap. Pertemuan dengan media ini dilakukan pada Senin, 15 April 2024, di Kota Ba’a, Kelurahan Namodale.

Dalam wawancara dengan media ini, Mester Greg menjawab pertanyaan terkait pembagian dan pembayaran uang kompensasi Montara Rumput Laut kepada 81 desa di Wilayah Kabupaten Rote Ndao.

Mester Greg menjelaskan bahwa pembayaran ganti rugi dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar 75% dari total ganti rugi dibayarkan terlebih dahulu kepada 81 desa di Kabupaten Rote Ndao. Kemudian, tahap kedua sebesar 25% akan dibayarkan setelah melakukan perhitungan ulang.

Alasan di balik pembayaran bertahap ini, kata Mester Greg,adalah karena arahan dari pengadilan yang menetapkan bahwa pengacara baru bisa membayar ganti rugi secara penuh setelah mengunjungi ke-81 desa. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap petani yang merupakan anggota penggugat menerima ganti rugi sesuai dengan kerugian yang mereka alami.

Selain itu, dalam pertemuan awal pembayaran, Mester Greg juga menyoroti kemungkinan adanya kendala seperti orang yang tidak lagi tinggal di desa tersebut atau orang yang menandatangani lebih dari sekali. Dalam kasus-kasus seperti ini, ganti rugi yang bersangkutan akan dibagi rata kepada semua anggota penggugat.

Mester Greg menegaskan bahwa pembayaran hanya diberikan kepada orang-orang yang terdaftar sebagai anggota penggugat. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh langsung dari kepala desa setempat.

Hingga saat ini, sudah 31 desa yang menerima pembayaran tahap pertama. Sementara itu, 50 desa lainnya direncanakan akan menerima pembayaran besok di Desa Oeledo, Kecamatan Pantai Baru pada pukul 08.00 pagi.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 2,856 kali

Baca Lainnya

DIDUGA WM STAF PUSKESMAS OELE HINA TETANGGA, DILAPORKAN KE POLSEK ROTE SELATAN

30 Maret 2026 - 19:48 WITA

Sebulan Penuh April 2026 – Semarak HUT Rote Ndao ke-24 dan Paskah 2026

30 Maret 2026 - 15:56 WITA

Wakil Gubernur NTT Tekankan Adaptasi, Inovasi, dan Disiplin Bagi ASN untuk Pelayanan Publik Berkualitas

30 Maret 2026 - 11:12 WITA

Gubernur Melki Laka Lena Resmikan Dapur Flobamorata SMK Katolik Kusuma di Belu

30 Maret 2026 - 10:52 WITA

ATKI & PARTNERS Kirim Surat Resmi, Dorong Penanganan Kasus Penguasaan Tanah di NTT

28 Maret 2026 - 17:57 WITA

Kunjungan Kerja Wakil Gubernur NTT Bersama Pemda Rote Ndao dan Bank NTT

28 Maret 2026 - 09:58 WITA

Trending di Internasional