Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 3 Feb 2026 17:24 WITA ·

Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%


Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32% Perbesar

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) melalui layanan bisnis retail KALOG Express mencatatkan peningkatan signifikan pada pengiriman produk khusus makanan beku atau frozen food. Pada Januari 2026, volume pengiriman frozen food mengalami kenaikan 32% dibandingkan periode yang sama pada bulan sebelumnya.

Produk makanan beku kini menjadi salah satu pilihan
utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan konsumsi harian. Di tengah gaya hidup
yang serba cepat, kepraktisan, kemudahan penyimpanan, serta daya tahan produk
menjadi faktor utama meningkatnya minat terhadap frozen food.

Manager Marketing and Sales Courier KAI Logistik, Ayi
Suryandi, menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025, layanan KALOG Express
berhasil mencatatkan total pengiriman frozen food sebesar 582.134 kg.
Sementara itu, di awal tahun 2026, capaian pengiriman menunjukkan pertumbuhan
signifikan. “Pada periode Januari, volume pengiriman frozen food
meningkat 32%, dari sebelumnya 40.850 kg menjadi 53.809 kg. Hal ini menunjukkan
tren positif terhadap layanan pengiriman produk makanan beku melalui KAI
Logistik,” ujar Ayi.

Peningkatan tersebut sejalan dengan tren industri
makanan beku nasional. Berdasarkan data Asosiasi Produsen Makanan Beku
Indonesia (APMBI) tahun 2025, permintaan produk frozen food meningkat
hingga 35% dalam dua tahun terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh perubahan gaya
hidup masyarakat, khususnya pasca-pandemi, yang cenderung memilih makanan cepat
saji yang praktis, terjangkau, dan tetap berkualitas.

Ayi menambahkan, tren peningkatan pengiriman frozen
food tidak hanya berasal dari konsumen individu, tetapi juga dari pelaku UMKM
yang bergerak di bidang produksi dan distribusi makanan beku. “Dengan
keunggulan moda kereta api sebagai moda utama yang memiliki jadwal tetap dan
SLA waktu yang pasti, KAI Logistik mampu memberikan kepastian waktu pengiriman.
Hal ini membantu pelaku usaha maupun konsumen dapat memperkirakan ketahanan
produk hingga sampai di lokasi tujuan,” jelasnya.

Meski demikian, Ayi mengungkapkan bahwa saat ini
gerbong kereta api untuk pengiriman barang retail belum dilengkapi dengan
fasilitas khusus cold storage selama perjalanan. Oleh karena itu,
KAI Logistik mengimbau para pelaku usaha dan konsumen untuk memperhatikan
standar pengemasan produk frozen food.

Beberapa langkah pengemasan yang direkomendasikan
antara lain penggunaan kemasan vacuum untuk menghindari oksidasi, pelapisan
dengan styrofoam box dan bubble wrap, serta penambahan pendingin
seperti ice gel pack atau dry ice untuk menjaga ketahanan suhu.

Ke depan, KAI Logistik terus mencermati perkembangan tren
pengiriman produk makanan beku. “Tidak menutup kemungkinan, seiring dengan
meningkatnya minat dan kebutuhan pelanggan terhadap pengiriman frozen food,
KAI Logistik akan secara bertahap melengkapi dan mengembangkan fasilitas cold
chain
sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan dan pemenuhan kebutuhan
pelanggan secara berkelanjutan,” tutup Ayi.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 955 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gedung Baru Kedutaan Besar India di Jakarta Akan Mulai Beroperasi September, Tandai Babak Baru Hubungan Bilateral

16 Agustus 2026 - 20:35 WITA

Kedutaan Besar India Rayakan Hari Kemerdekaan India ke-80 di Jakarta dengan Pengibaran Bendera, Pertunjukan Budaya, dan Momentum Baru Hubungan Bilateral

16 Agustus 2026 - 20:16 WITA

Dukung Kawasan Hijau, Pelindo Tanam 600 Pohon di Coastal Area Karimun

16 Agustus 2026 - 19:41 WITA

Perkuat Sektor E-KYC, Api.co.id Rilis API Dukcapil Check dan NPWP Check

16 Agustus 2026 - 15:32 WITA

Dukung Pertamina Patra Niaga, Elnusa Petrofin Percepat Distribusi Energi Pascabencana Gempa Nusa Tenggara Timur

16 Agustus 2026 - 15:25 WITA

AI Ubah Lanskap Pemasaran Digital Indonesia, Tigo AI Tawarkan Model Terintegrasi untuk Brand hingga UMKM

16 Agustus 2026 - 14:16 WITA

Trending di Bisnis