Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 24 Okt 2025 13:17 WITA ·

Freelancer Semakin Dicari, Sribu Catat Lonjakan 76,4% di Tengah Gelombang Efisiensi Bisnis


Freelancer Semakin Dicari, Sribu Catat Lonjakan 76,4% di Tengah Gelombang Efisiensi Bisnis Perbesar

Di tengah gelombang efisiensi yang dihadapi banyak bisnis di Indonesia, Sribu, platform freelancer, justru mencatat lonjakan transaksi 76,4% pada kuartal III 2025 dibandingkan periode yang yang tahun sebelumnya, menandai pergeseran besar cara perusahaan mengelola tenaga kerja digital.

Pertumbuhan ini didorong dari peningkatan permintaan tenaga kerja lepas digital dari kalangan usaha yang tengah melakukan efisiensi biaya operasional. Menurut data internal Sribu, sektor UMKM dan perusahaan menengah menjadi kontributor terbesar terhadap kenaikan transaksi tersebut.

“Kenaikan di tahun ini menunjukkan kolaborasi dengan freelancer terkurasi bukan sekadar tren sementara. Sribu bantu bisnis untuk tumbuh tanpa risiko, sekaligus membuka peluang kerja berkelanjutan bagi talenta digital lokal,” ujar Ryan Gondokusumo, CEO Sribudalam keterangan resmi, Kamis (23/10).

Ryan mengatakan, kolaborasi dengan freelancer kini bukan hanya solusi alternatif, tetapi strategi utama untuk menjaga produktivitas di tengah tekanan biaya.

Tren efisiensi ini sejalan dengan hasil Microsoft Work Trend Index 2025, yang mencatat bahwa 59% pemimpin bisnis di Indonesia telah menggunakan agen digital atau tenaga lepas untuk mengotomatisasi alur kerja.

Selain itu, EY Global EHS Maturity Study 2025 melaporkan bahwa 94% organisasi yang berinvestasi dalam transformasi efisien mengalami peningkatan produktivitas operasional.

Sepanjang tahun 2025, Sribu fokus memperkuat ekosistem freelancer melalui peluncuran Sribu Academy, platform peningkatan kompetensi yang dilengkapi fitur skill test untuk memastikan kualitas talenta. Inisiatif ini diharapkan dapat menjaga kepercayaan klien terhadap hasil kerja yang konsisten dan profesional.

Dari sisi pemasaran, kampanye #SribuinAja turut berkontribusi terhadap peningkatan awareness dan perluasan pasar Sribu. Kampanye ini mendorong lebih banyak bisnis untuk memanfaatkan jasa freelancer lokal dalam berbagai kebutuhan desain, branding, dan strategi digital.

“Kami lihat perubahan besar di lapangan. Dulu bisnis takut pakai freelancer. Sekarang, mereka takut kalau tidak pakai freelancer karena bisa kalah cepat” tambah Ryan.

Secara global, laporan Fiverr Global Freelance Report 2025 mencatat bahwa pasar tenaga lepas dunia telah menembus US$1,5 triliun, dengan kawasan Asia Tenggara mencatat laju pertumbuhan tercepat.

Di Indonesia sendiri, kolaborasi antara bisnis dan freelancer menjadi salah satu penggerak utama ekonomi kreatif dan digital nasional.

Melalui momentum pertumbuhan ini, Sribu menegaskan komitmennya untuk menjadi jembatan antara bisnis dan talenta digital Indonesia, sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pengembangan ekonomi digital yang berkelanjutan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 944 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tren Side Income Makin Populer, Futures Trading Jadi Salah Satu Pilihan di Era Digital

29 Agustus 2026 - 09:00 WITA

Kenali Anjing Labrador dari Karakter, Sifat, Sampai Cara Merawatnya

29 Agustus 2026 - 08:00 WITA

Merdeka Sehat untuk Semua, PT PSL Berikan Pemeriksaan Kesehatan bagi 200 Lansia dan Anak di Jakarta Utara

29 Agustus 2026 - 07:33 WITA

Dari Idol ke First Face: Momen Fashion Dylan Baru Saja Dimulai

29 Agustus 2026 - 00:25 WITA

Do Long Membuka Babak Baru Fashion Bridal Lewat The Prime di Vietnam Wedding Week 2026

29 Agustus 2026 - 00:22 WITA

Luu Viet Anh Menghidupkan Memori Budaya dalam Kisah Bridal Kontemporer di Vietnam Wedding Week 2026

29 Agustus 2026 - 00:21 WITA

Trending di Bisnis