Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Health · 5 Jun 2026 11:44 WITA ·

Felly Runtuwene Ketua Komisi IX DPR RI Sosialisasikan GERMAS Dorong Sinergi Lintas Sektor


Felly Runtuwene Ketua Komisi IX DPR RI Sosialisasikan GERMAS Dorong Sinergi Lintas Sektor Perbesar

Manado,Sulutnews.com – Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene,SE., menghadiri kegiatan sosialisasi pembinaan kelompok masyarakat dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang digelar di Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jemaat Perkamil, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat, 5 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri anggota GMAHK Jemaat Perkamil dan Jemaat sekitar serta masyarakat di Kelurahan Perkamil.

Dalam sambutannya, Felly Estelita menegaskan bahwa GERMAS adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat, serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat.

Sebelum melanjutnya sambutannya Ibu Felly bertanya apakah ada peserta yang baru kali mengikuti sosialisasi dan bertemu dengannya. Dan ternyata hanya beberapa orang saja yang baru pertama kali bertemu dengannya, oleh karena itu Ibu Felly memperkenalkan diri secara singkat.

“Saya lahir di Romoong Bawah Kabupaten Minahasa Selatan, anak kedua dari delapan bersaudara, tiga diantaranya sebagai politisi, Paulman S. Runtuwene, ST., Wakil Ketua DPRD Minahasa Selatan (Minsel), Stella Marlina Runtuwene, Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut) dari Partai NasDem dan Saya Felly Estelita Runtuwene, SE., sebagai Wakil Rakyat saya sudah hampir 20 tahun, dua periode sebagai anggota DPRD Sulut dan sudah dua Periode sebagai Anggota DPR RI dan sekarang dipercaya sebagai Ketua Komisi IX DPR RI” ujarnya.

Pemerintah menganggarkan 247 trilliun untuk Kesehatan, termasuk BPJS, dana ini cukup besar untuk memastikan pelayanan BPJS bisa berjalan dengan lancar.

Berbicara kesehatan Ibu Felly menyampaikan lima hal penting antara lain :

1.Keseimbangan Gizi,

2.Perhatikan lingkungan yang bersih.

3.Lakukan aktivitas fisik, olahraga.

4.Periksakan diri ke fasilitas kesehatan

5.Istirahat yang cukup.

“Manfaatkan fasilitas pemerintah seperti puskesmas atau Faskes 1 Lainnya, periksa gula darah, kolesterol dan asam urat. Jangan biarkan ibu-ibu dan bapak-bapak menderita, sebab ada 31 jenis Virus, 18 jenis yang sangat berbahaya, jangan tunggu mujizat” ucapnya.

Dihadapan ratusan peserta, Felly Runtuwene menjelaskan pentingnya menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari ancaman berbagai penyakit, termasuk penyakit tidak menular. “Kita harus mengenali bagaimana lingkungan kita, bagaimana pangan kita dan bagaimana kebiasaan kita” jelas Runtuwene.

Sebagai Ketua Komisi IX DPR RI, ia menegaskan komitmen DPR dalam mendukung program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Dukungan tersebut diarahkan agar setiap kebijakan dan program yang dijalankan benar-benar efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Sementara, Ira Octaviana Madjid, SKM, MKM., mewakili kementerian Kesehatan, bertugas sebagai Penyuluh Kesehatan Masyarakat Ahli Muda pada Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat (Ditjen Kesmas) di Kementerian Kesehatan RI, menjelaskan agar masyarakat mengkonsumsi makanan sehat, rutin berolahraga minimal 30 menit setiap hari dapat menjaga kesehatan tubuh sehingga terhindar dari penyakit. Selain itu, salah satu upaya penting lainnya yakni melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. “Cek Kesehatan Gratis (CKG), merupakan Investasi hidup sehat” ucapnya.

Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) urutan 33 dimana baru 3,1 persen dari 2,7 juta penduduk yang sudah melakukan pemeriksaan kesehatan. “Pemerintah menyediakan fasilitas CKG mulai dari bayi hingga lansia” ujarnya.

“Ini merupakan tugas kami untuk melaksanakan sosioalisasi, mari cek kesehatan secara rutin di fasilitas kesehatan, gula darah, Kolesterol dan deteksi dini kanker agar kita mengetahui kondisi kesehatan kita” ujar  Ira Octavia.

“Gerakan Masyarakat Hidup Sehat menjadi perhatian serius semua pihak, karena menyangkut masa depan generasi bangsa. Ini bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga pendidikan, sosial, pertanian, hingga ekonomi” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan di bidang kesehatan, seperti stunting, wasting, dan anemia, khususnya pada ibu hamil dan anak-anak. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan berbagai sektor serta berbasis data dan bukti ilmiah.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antar-lembaga, menyamakan visi, serta merumuskan solusi konkret dalam uupaya kesehatan masyarakat. Ia menekankan bahwa upaya peningkatan gizi harus dijadikan sebagai gerakan nasional lintas sektor yang dilakukan secara berkesinambungan.(Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,553 kali

Baca Lainnya

Belum Terpenuhi Kuota, Sejumlah SMA dan SMK di Sulawesi Utara Kembali Buka Pendaftaran SPMB Hingga Akhir Agustus 2026

22 Juli 2026 - 10:13 WITA

Profesor Febian Manoppo: Makanan Yang Aman Melindungi Kita Dari Berbagai Penyakit

21 Juli 2026 - 23:53 WITA

Pansus Ranperda Perizinan Berusaha DPRD Sulut Target Dua Bulan Selesai

21 Juli 2026 - 22:10 WITA

Kadis Dikda Femmy Suluh Berterima Kasih Kepada Gubernur Yulius Selvanus Atas Motivasi Kepada Jajarannya dan Kepsek Untuk Memajukan Pendidikan

21 Juli 2026 - 19:14 WITA

DPRD Sulut Gelar Paripurna Internal, Tetapkan Usul Prakarsa DPRD Terhadap Ranperda Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

21 Juli 2026 - 05:50 WITA

SMK Negeri 6 Manado Tetap Diminati, 207 Siswa Daftar Meski Dikelilingi Sekolah Besar

20 Juli 2026 - 14:09 WITA

Trending di Manado