Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Bisnis · 29 Apr 2026 14:30 WITA ·

EPS Melonjak 22%, Starbucks Resmi Naikkan Guidance – Saatnya Kembali Lirik $SBUX?


EPS Melonjak 22%, Starbucks Resmi Naikkan Guidance – Saatnya Kembali Lirik $SBUX? Perbesar

Starbucks akhirnya mencatat babak baru dalam perjalanan pemulihannya. Pada kuartal kedua tahun fiskal 2026 (Q2 FY2026), perusahaan berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba secara bersamaan untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun terakhir, sebuah pencapaian yang dinantikan oleh para investor dan analis pasar global.

Pendapatan Starbucks pada kuartal ini tercatat sebesar $9,5 miliar, tumbuh sekitar 9% dibanding periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan komparatif global (global comps) mencapai 6%, sementara laba per saham (EPS) melonjak 22% menjadi $0,50. Kinerja ini melampaui ekspektasi sejumlah analis dan memperkuat narasi pemulihan yang mulai dibangun manajemen sejak kuartal sebelumnya.

Salah satu pendorong utama performa positif ini adalah kekuatan bisnis di wilayah Amerika Utara, di mana pertumbuhan transaksi menunjukkan tren yang solid. Di sisi operasional, inisiatif internal seperti Green Apron Service program layanan yang berfokus pada pengalaman pelanggan — serta berbagai inovasi berbasis aplikasi turut berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan kepuasan pelanggan. Strategi digitalisasi yang dijalankan secara konsisten mulai memperlihatkan hasil nyata di lapangan.

Berbekal momentum positif ini, manajemen Starbucks resmi menaikkan panduan kinerja untuk keseluruhan tahun fiskal 2026. Target pertumbuhan global comps ditetapkan minimal 5%, sementara EPS diproyeksikan berada di kisaran $2,25 hingga $2,45. Revisi ke atas ini mencerminkan keyakinan manajemen terhadap keberlanjutan tren pemulihan, sekaligus mengindikasikan bahwa fase restrukturisasi berat yang berlangsung selama dua tahun terakhir mulai berakhir.

Meski demikian, sejumlah risiko tetap membayangi. Tekanan biaya dari harga biji kopi yang masih tinggi, dampak tarif perdagangan, serta berbagai faktor makroekonomi global masih menjadi perhatian utama. Namun manajemen memperkirakan tekanan-tekanan tersebut akan mulai mereda di paruh kedua tahun ini, seiring dengan normalisasi rantai pasok dan penyesuaian strategi harga yang tengah diimplementasikan.

Secara keseluruhan, hasil Q2 FY2026 ini menegaskan bahwa Starbucks sedang bertransisi dari fase restrukturisasi menuju fase stabilisasi dan pertumbuhan yang lebih berkelanjutan. Meski jalur menuju pemulihan penuh tidak akan selalu linier — terutama di tengah ketidakpastian makro yang masih ada — sinyal dari kuartal ini memberikan optimisme yang cukup kuat bagi para pemegang saham jangka panjang.

Tertarik investasi di saham Starbucks ($SBUX) atau saham AS lainnya? Pantau pergerakannya dan mulai berinvestasi lewat aplikasi Nanovest , aset kamu terproteksi dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas, berlisensi OJK, Tersedia di Play Store & App Store.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pengguna LRT Jabodebek Tembus 127 Ribu, Jadi Alternatif Mobilitas di Tengah Penyesuaian Operasional Bekasi

29 April 2026 - 15:33 WITA

FHTB 2026 Soroti Peran F&B sebagai Penggerak Utama Transformasi Hospitality di Bali

29 April 2026 - 15:11 WITA

KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Duka Cita dan Permohonan Maaf atas Insiden Operasional di Bekasi Timur, Beberapa Perjalanan KA Parahyangan Terdampak

29 April 2026 - 15:10 WITA

Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu

29 April 2026 - 15:09 WITA

Dorong Standar Keamanan Pangan, SUCOFINDO Gelar Pelatihan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi

29 April 2026 - 14:26 WITA

Drone Kargo DJI FlyCart 100 untuk Distribusi Logistik di Medan Ekstrem

29 April 2026 - 14:13 WITA

Trending di Bisnis