Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Bisnis · 6 Mei 2026 09:37 WITA ·

Emas Berpotensi Melonjak ke 4.740, Ini Pemicunya


Emas Berpotensi Melonjak ke 4.740, Ini Pemicunya Perbesar

Harga emas dunia pada perdagangan hari Rabu (6/5) diperkirakan memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan, didorong oleh kombinasi sinyal teknikal yang semakin solid serta dukungan dari faktor fundamental global. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa pergerakan XAU/USD pada timeframe harian mulai memperlihatkan tanda-tanda pembalikan arah setelah sebelumnya mengalami tekanan.

Secara teknikal, harga emas berhasil membentuk titik terendah baru atau swing low yang valid di area support kuat di level 4.523. Level ini menjadi area penting yang menahan penurunan harga dan menandai berakhirnya tekanan bearish dalam jangka pendek. Ketika harga mampu bertahan di atas level tersebut, hal ini sering diartikan sebagai sinyal awal perubahan arah tren dari turun menjadi naik.

Penguatan sinyal tersebut juga terlihat dari terbentuknya candlestick bullish marubozu. Pola ini menunjukkan dominasi pembeli yang cukup kuat dalam satu periode perdagangan, di mana harga bergerak naik tanpa tekanan jual yang signifikan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa minat beli mulai meningkat dan berpotensi mendorong harga lebih tinggi.

Selain itu, pola double bottom yang terbentuk semakin memperkuat indikasi pembalikan tren. Pola ini merupakan salah satu formasi teknikal yang sering digunakan untuk mengidentifikasi potensi kenaikan setelah fase penurunan. Dengan adanya pola ini, peluang bagi harga emas untuk melanjutkan kenaikan menjadi semakin besar.

Dari sisi indikator, stochastic juga memberikan konfirmasi tambahan. Pergerakan indikator yang mulai naik setelah keluar dari area oversold menunjukkan bahwa tekanan jual telah mereda dan momentum kenaikan mulai terbentuk. Hal ini memperkuat pandangan bahwa harga emas memiliki potensi untuk bergerak lebih tinggi dalam waktu dekat.

Berdasarkan kondisi tersebut, harga emas diperkirakan akan bergerak menuju area resistance terdekat di level 4.660. Jika momentum penguatan tetap terjaga, maka peluang kenaikan lanjutan menuju level 4.740 semakin terbuka. Level tersebut menjadi target berikutnya yang akan diuji oleh pasar dalam jangka menengah.

Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu mencermati pergerakan harga di area resistance. Kenaikan yang terjadi tetap memerlukan dukungan volume dan sentimen pasar agar dapat berlanjut secara konsisten.

Dari sisi fundamental, prospek penguatan emas juga didukung oleh meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Ketidakpastian ekonomi global, mulai dari risiko perlambatan pertumbuhan hingga ketegangan geopolitik, membuat investor cenderung mencari instrumen yang lebih aman, seperti emas.

Selain itu, ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Federal Reserve yang mulai mengarah ke arah yang lebih longgar turut menjadi faktor penting. Pelaku pasar mulai memperkirakan adanya kemungkinan pelonggaran kebijakan atau bahkan penurunan suku bunga dalam jangka menengah. Kondisi ini biasanya memberikan dorongan bagi harga emas.

Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil, emas cenderung lebih menarik ketika suku bunga riil menurun. Dalam situasi tersebut, selisih keuntungan antara emas dan instrumen berbasis bunga menjadi lebih kecil, sehingga meningkatkan minat investor.

Faktor lain yang turut mendukung adalah pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang cenderung stabil atau menurun. Ketika yield tidak mengalami kenaikan, biaya peluang dalam memegang emas menjadi lebih rendah, sehingga mendorong permintaan.

Secara keseluruhan, kombinasi antara sinyal teknikal yang kuat dan dukungan faktor fundamental memberikan gambaran bahwa harga emas masih memiliki ruang untuk melanjutkan kenaikan. Selama harga mampu bertahan di atas area support penting, peluang menuju level 4.660 hingga 4.740 tetap terbuka.

Namun demikian, pelaku pasar tetap disarankan untuk memperhatikan dinamika global yang dapat memengaruhi arah pergerakan harga. Dengan kondisi pasar yang masih fluktuatif, pendekatan yang disiplin dan berbasis analisis menjadi kunci dalam mengambil keputusan investasi.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 945 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Naik 77,64% Sampai Dengan Mei 2026, BRI Finance Catatkan Kinerja Positif Kendaraan Bekas

14 Juni 2026 - 12:40 WITA

Perluasan Akses Pembiayaan di Jayapura, BRI Finance Hadir di BRI Consumer Expo 2026b

14 Juni 2026 - 12:38 WITA

Pembiayaan Kendaraan Bekas BRI Finance Naik 77,64% Hingga Mei 2026

14 Juni 2026 - 12:36 WITA

Promo Pembiayaan Kendaraan Bunga 0%, Penawaran Spesial BRI Finance Padang dan Payakumbuh

14 Juni 2026 - 12:34 WITA

BRI Finance Catatkan Pertumbuhan Pembiayaan Mobil Bekas 169,34 Persen

14 Juni 2026 - 12:33 WITA

Hadir di Pameran Otomotif Sumatera Barat, BRI Finance Tawarkan Promo Bunga KKB 0%

14 Juni 2026 - 12:31 WITA

Trending di Bisnis