Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Bisnis · 4 Mei 2026 10:07 WITA ·

Emas Bangkit! Harga Berpotensi Nanjak ke 4.690


Emas Bangkit! Harga Berpotensi Nanjak ke 4.690 Perbesar

Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (4/5) diperkirakan mulai menunjukkan arah penguatan setelah sebelumnya bergerak dalam tekanan. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa pergerakan XAU/USD dalam timeframe H1 mengindikasikan adanya potensi perubahan tren dari yang sebelumnya bearish menjadi bullish dalam jangka pendek.

Secara teknikal, harga emas terlihat mulai tertahan di area support penting di level 4.568. Level ini berperan sebagai penahan penurunan, di mana tekanan jual mulai kehilangan momentum. Ketika harga tidak mampu menembus area support tersebut, hal ini sering kali menjadi tanda awal bahwa tren penurunan mulai melemah dan pasar berpotensi berbalik arah.

Sinyal pembalikan arah semakin diperkuat dengan munculnya pola candlestick bullish engulfing. Pola ini terbentuk ketika candle bullish menutup lebih tinggi dan “menelan” pergerakan candle sebelumnya yang bearish. Dalam analisis teknikal, kondisi ini mencerminkan perubahan dominasi dari penjual ke pembeli, yang sering menjadi awal dari tren kenaikan baru.

Selain itu, harga juga mulai membentuk swing low baru, yang menjadi fondasi penting dalam membangun tren naik. Pembentukan titik terendah yang lebih tinggi menunjukkan bahwa pasar mulai bergerak ke arah yang lebih positif. Saat ini, harga emas tengah mengalami koreksi ringan setelah kenaikan awal, yang merupakan bagian wajar dalam proses pembentukan tren sebelum melanjutkan pergerakan berikutnya.

Dengan kondisi tersebut, harga emas diperkirakan memiliki peluang untuk bergerak naik menuju area resistance terdekat di kisaran 4.639. Level ini menjadi target awal yang akan diuji oleh pasar. Apabila tekanan beli terus berlanjut dan mampu mendorong harga menembus area tersebut, maka peluang kenaikan lanjutan menuju level 4.690 semakin terbuka.

Namun demikian, pelaku pasar tetap perlu mencermati pergerakan harga di sekitar area resistance. Kenaikan dalam jangka pendek sering kali tidak berlangsung secara mulus, sehingga diperlukan konfirmasi tambahan untuk memastikan bahwa tren naik dapat berlanjut secara konsisten.

Dari sisi fundamental, potensi penguatan emas juga didukung oleh kondisi dolar Amerika Serikat yang cenderung melemah. Pelemahan dolar biasanya memberikan dorongan bagi harga emas, karena membuatnya lebih terjangkau bagi investor global yang menggunakan mata uang lain.

Selain itu, ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve yang mulai condong ke arah lebih dovish juga menjadi faktor pendukung. Pelaku pasar mulai melihat peluang bahwa suku bunga tidak akan kembali dinaikkan secara agresif, atau bahkan berpotensi diturunkan di masa mendatang. Kondisi ini meningkatkan daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil tetap.

Faktor lain yang turut memberikan dukungan adalah pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang cenderung stabil atau menurun. Ketika yield tidak meningkat, biaya peluang untuk memegang emas menjadi lebih rendah, sehingga mendorong minat investor terhadap logam mulia tersebut.

Di sisi lain, meningkatnya ketidakpastian di pasar global juga ikut berperan dalam menopang harga emas. Dalam situasi yang belum sepenuhnya stabil, investor cenderung mengalihkan sebagian dana ke aset yang dianggap lebih aman, seperti emas, sebagai langkah lindung nilai.

Secara keseluruhan, kombinasi antara sinyal teknikal yang mengarah pada pembalikan tren dan dukungan dari faktor fundamental memberikan prospek yang cukup positif bagi harga emas dalam jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas area support dan momentum beli tetap terjaga, peluang kenaikan menuju kisaran 4.639 hingga 4.690 masih terbuka.

Meski demikian, investor tetap disarankan untuk berhati-hati dan terus memantau perkembangan pasar global. Dengan kondisi yang masih fluktuatif, pendekatan yang disiplin serta berbasis analisis menjadi kunci dalam menghadapi pergerakan harga emas ke depan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

4 Mei 2026 - 11:21 WITA

CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

4 Mei 2026 - 11:17 WITA

Solusi Anti Mleyot! napocut Spill Rahasia Hijab Paris Premium yang Tetap Tegak Paripurna Seharian

4 Mei 2026 - 11:11 WITA

Hilirisasi Tembaga dan Emas Terintegrasi di Gresik Serap Hingga 7.500 Tenaga Kerja

4 Mei 2026 - 11:06 WITA

Ketika Aset Jadi Solusi: Cara Baru Menghadapi Kebutuhan Dana Tanpa Kehilangan Kepemilikan

4 Mei 2026 - 10:55 WITA

Kampus Pertama & Terbaik Penyelenggara Kuliah Jarak Jauh (Kuliah Online) di Indonesia Lagi Buka Pendaftaran Loh!

4 Mei 2026 - 10:46 WITA

Trending di Bisnis