Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Bisnis · 15 Mei 2026 19:06 WITA ·

Efisiensi Terintegrasi dan Penguatan Operasional Perkuat Daya Saing Industri Baja Nasional


Efisiensi Terintegrasi dan Penguatan Operasional Perkuat Daya Saing Industri Baja Nasional Perbesar

Cilegon, 15 Mei 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) terus memperkuat transformasi operasional melalui peningkatan utilisasi produksi dan program efisiensi terintegrasi guna menjaga daya saing industri baja nasional di tengah tekanan produk impor.

Direktur Infrastruktur & Operasi PT Krakatau
Steel (Persero) Tbk, Sidik Darusulistyo, menyampaikan bahwa peningkatan
produksi Hot Rolled Coil (HRC) dinilai cukup realistis seiring kesiapan
operasional fasilitas Hot Strip Mill (HSM) serta penguatan utilisasi produksi
yang terus berjalan.

“Capaian produksi yang terus menunjukkan tren
positif menjadi indikator bahwa penguatan operasional dan peningkatan kinerja
pabrik berjalan efektif,” ujar Sidik. 

Penguatan Produksi dan Reliability Operasi 

Untuk menjaga konsistensi produksi, Krakatau Steel
Group menjalankan sejumlah strategi utama, antara lain memastikan ketersediaan
pasokan bahan baku melalui kerja sama berkelanjutan dengan para pemasok dan
produsen. 
Selain itu, perusahaan juga terus meningkatkan Overall Equipment Effectiveness (OEE)
melalui penguatan reliability
peralatan, efisiensi operasional, dan pengurangan downtime produksi guna menjaga stabilitas operasi dan produktivitas
pabrik.

Menurut Sidik, peningkatan utilisasi pabrik menjadi
salah satu faktor penting dalam menekan biaya produksi per unit sekaligus
meningkatkan daya saing perusahaan di tengah persaingan industri baja yang
semakin kompetitif. 

Program Efisiensi Terintegrasi Krakatau Steel Group juga menjalankan berbagai
inisiatif efisiensi secara menyeluruh melalui optimalisasi inventory, efisiensi energi, penguatan strategi maintenance, renegosiasi kontrak energi
dan utilitas, hingga perombakan struktur organisasi yang lebih ramping dan
fleksibel.

Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan
operasi yang lebih stabil, efisien, dan adaptif tanpa mengorbankan kualitas
produk. 

“Kami terus mendorong peningkatan produktivitas dan
efisiensi secara berkelanjutan agar biaya produksi semakin kompetitif, namun
tetap menjaga kualitas produk sesuai kebutuhan pasar domestik maupun
internasional,” tambah Sidik. 

Mendukung Ketahanan Industri Nasional 

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr.
Akbar Djohan, menegaskan bahwa penguatan operasional dan efisiensi yang
dijalankan perusahaan sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden Republik
Indonesia, Prabowo Subianto, dalam memperkuat industrialisasi nasional,
ketahanan ekonomi, dan hilirisasi industri strategis. 

Menurutnya, industri baja memiliki peran penting
sebagai fondasi pembangunan nasional dan penguatan rantai pasok industri dalam
negeri. 

“Transformasi operasional yang dijalankan Krakatau
Steel merupakan bagian dari komitmen kami untuk membangun industri baja
nasional yang semakin efisien, berdaya saing, dan mampu menjadi fondasi
pertumbuhan industri nasional ke depan,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang juga
menjabat sebagai Chairman Indonesia
Iron & Steel Industry Association (IISIA) serta Chairman Asosiasi Logistik
& Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

18 Mei 2026 - 18:05 WITA

Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

18 Mei 2026 - 17:30 WITA

Long Weekend Datang, Pengeluaran Tambah Bengkak? Ini Cara Biar Dompet Tetap Terjaga

18 Mei 2026 - 17:08 WITA

60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026

18 Mei 2026 - 16:35 WITA

Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

18 Mei 2026 - 16:24 WITA

Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan RI

18 Mei 2026 - 15:41 WITA

Trending di Bisnis