Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 25 Apr 2026 10:26 WITA ·

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan


Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan Perbesar

PT Dupoin Futures Indonesia menggelar kegiatan edukasi bertajuk Market Hunt with Dupoin Futures 2026 di Pastis Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (16/4/2026). Mengangkat tema Smart Money Concept, kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian Market Hunt 2026 yang akan diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas edukasi mengenai industri perdagangan berjangka kepada masyarakat.

Sebanyak 55 peserta hadir dalam kegiatan ini, yang terdiri dari masyarakat umum yang tertarik pada trading dan investasi, trader pemula hingga intermediate, calon pengguna platform trading, serta nasabah eksisting Dupoin Futures. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemaparan mengenai strategi membaca pasar, manajemen risiko, serta pemahaman dasar mengenai trading berjangka yang legal dan terstruktur.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, hadir sebagai pembicara utama dalam sesi edukasi. Dalam paparannya, ia membahas konsep Smart Money Concept, termasuk pendekatan dalam membaca pergerakan pasar dan memahami struktur market yang dapat menjadi referensi bagi trader dalam mengambil keputusan.

Head of Marketing PT Dupoin Futures Indonesia, Taufan, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk membangun koneksi langsung dengan masyarakat sekaligus memperluas pemahaman publik terhadap perdagangan berjangka.

“Melalui Market Hunt, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang lebih terbuka bagi masyarakat untuk memahami trading berjangka secara lebih terstruktur. Ini bukan hanya tentang memperkenalkan platform, tetapi juga membangun pemahaman yang lebih baik mengenai market, manajemen risiko, dan pentingnya trading yang legal serta teregulasi,” ujar Taufan.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap inklusi keuangan di Indonesia. Menurutnya, peningkatan akses terhadap edukasi finansial, termasuk pemahaman mengenai instrumen perdagangan berjangka, menjadi bagian penting dalam memperluas partisipasi masyarakat terhadap ekosistem keuangan formal.

Sebagai salah satu bentuk aksi dukungan inklusi keuangan di Indonesia, Dupoin Futures menegaskan komitmennya untuk terus memberikan edukasi mengenai industri perdagangan berjangka kepada masyarakat secara berkelanjutan. Melalui kegiatan seperti Market Hunt, Dupoin Futures berupaya membuka akses pengetahuan yang lebih luas, membantu masyarakat memahami peluang dan risiko investasi, serta mendorong terciptanya ekosistem keuangan yang lebih inklusif, terinformasi, dan bertanggung jawab.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 931 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PT RPN, Entitas PTPN Group bersama BPDP Dukung Pengembangan UMKM melalui Workshop Pangan Sehat Berbasis Minyak Sawit

7 Agustus 2026 - 18:25 WITA

Dollar Cost Averaging dalam Reksa Dana: Strategi Investasi Bertahap untuk Pemula

7 Agustus 2026 - 17:51 WITA

Warisan yang Terus Berevolusi: HERITAGE REIMAGINED di ASHTA District 8

7 Agustus 2026 - 17:09 WITA

Merdeka Finansial Dimulai dari Manajemen Risiko, Bukan Mengejar Imbal Hasil Cepat

7 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Diversifikasi Sektor Jadi Penopang, BRI Finance Optimistis Pembiayaan Alat Berat Berlanjut hingga Akhir 2026

7 Agustus 2026 - 14:22 WITA

Dua Hari Menuju Penutupan GIIAS 2026, Sudah Siap Wujudkan Mobil Impian Bersama BRI Finance Belum?

7 Agustus 2026 - 14:21 WITA

Trending di Bisnis