Sitaro,Sulutnews.com – Lima Belas Pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) yang ada di Kab. Kepl. Sitaro mengikuti Bimbingan Teknis Management Usaha di Ruang Rapat Kantor Dinas perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disperindagnaker) Sitaro, Rabu, (04/10).
Bimtek yang difasilitasi oleh Disperindagnaker ini menggandeng Kantor Kementrian Agama Sitaro dalam membantu pelaku IKM untuk pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), pengurusan Sertifikat Halal dan pengisian Database IKM di Aplikasi Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS) Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Sitaro, Agus Tony Poputra, dalam sambutannya, menyampaikan arahan kepada pelaku IKM terkait permasalahan dan solusi yang seringkali dihadapi oleh para pelaku IKM, meliputi, masalah Modal, Kesehatan, Kemauan dan usaha, Tenaga kerja yang ada, Peningkatan keahlian, Harga, Produk yang dijual dan Kepercayaan.
Nah, soal Kepercayaan, hal ini yang paling ditegaskan oleh Agus, menurut nya, Pelaku IKM harus menjaga kepercayaan yang diberikan oleh Pihak-pihak yang membantu pengembangan usaha, termasuk Pemberi modal.
“Kepercayaan, ini yang harus dijaga, sebab sekali tidak Percaya maka selamanya akan kehilangan kepercayaan,” Seru Agus.
Di sisi yang sama, Kepala Dinas Perindagnaker Sitaro, Telsye Kansil meminta, apa yang diupayakan pemerintah Daerah untuk menunjang IKM naik kelas bisa dimanfaatkan oleh Pelaku IKM, selain itu, Dirinya mengakui, dari seluruh Kabupaten/Kota, Sitaro yang paling aktif untuk mendukung IKM dengan menyediakan wadah promosi dan penjualan produk pelaju IKM yaitu Kedai Mahoro dengan harga yang ditentukan oleh Pelaku IKM.

Sementara itu, Kepala bidang Perindustrian, Disperindagnaker, Ronny Sidabutar mengatakan, Bimtek ini dilakukan untuk mendukung Program IKM Sitaro Naik Kelas.
“Jaminan Mutu Produk, Kelengkapan Izin dan Adminitrasi Penunjang Lainnya sangat dibutuhkan Dalam Pengembangan dan Perluasan Akses Pasar Di Dalam Dan Luar Sitaro Seperti Jumbo dan Toko Oleh-oleh Di manado,” Ungkap Ronny.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Kantor Kementerian Agama, Pdt. Anna Irene Maluenseng – Tampilang, Ustad Fawzy Moro Lontoh Selaku Kepala KUA Kecamatan Tagulandang sekaligus Sebagai Narasumber Pengurusan Sertifikat Halal, Perwakilan 12 Pelaku IKM Pangan dan 3 Pelaku IKM Kerajinan Tangan, Staf Teknis Dari Dinas Perindagnaker yang membantu Pelaku IKM Dalam Penginputan Aplikasi Sertifikat Halal, Dan Aplikasi Siinas.(*/Demsi)





