Rote Ndao,Sulutnews.com – Dugaan serius muncul terkait praktik monopoli di sektor pertambangan Kabupaten Rote Ndao, yang diduga dilakukan oleh oknum tertentu tanpa sepengetahuan Bupati. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak negatif bagi masyarakat dan tata kelola sumber daya alam.
Sejumlah CV diduga kuat berupaya memonopoli seluruh aktivitas pertambangan di Rote Ndao. Ada indikasi kuat bahwa oknum di balik manuver ini didorong oleh kepentingan pribadi untuk menguasai sektor vital tersebut.
Bupati Rote Ndao, Bapak Paulus Henukh, diharapkan segera meninjau dan menertibkan CV-CV yang terlibat dalam dugaan monopoli ini. Sistem yang ada harus segera diubah. Perubahan cepat dalam sistem pemerintahan juga dinilai krusial agar tidak ada oknum yang memanfaatkan celah untuk keuntungan pribadi.
Jika praktik kerakusan oknum ini dibiarkan, dikhawatirkan masyarakat Rote Ndao akan mengalami kesulitan dan kemiskinan. Dugaan kuat menyebutkan bahwa lokasi pertambangan yang dikuasai oknum ini berada di wilayah Rote Timur.
Masyarakat berharap Bupati Rote Ndao mengambil langkah tegas untuk memastikan pengelolaan sumber daya alam yang transparan, adil, dan berpihak pada kesejahteraan seluruh masyarakat Rote Ndao.
Reporter: Dance Henukh






