Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 29 Jul 2026 11:34 WITA ·

Dorong Kedaulatan Ekonomi Nasional, MIND ID Jaga Tingkat 90% Pemasok Lokal


Dorong Kedaulatan Ekonomi Nasional, MIND ID Jaga Tingkat 90% Pemasok Lokal Perbesar

JAKARTA — MIND ID Grup konsisten mempertahankan lebih dari 90 persen pemasok berasal dari pelaku usaha lokal dan domestik sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian nasional.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sekaligus memperbesar manfaat ekonomi di daerah, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong kedaulatan ekonomi nasional.

Division Head of Sustainability MIND ID, Binahidra Logiardi, mengatakan sebagai holding industri pertambangan BUMN, MIND ID tidak hanya berorientasi pada peningkatan kinerja operasional bisnis, tetapi juga proaktif menjalankan peran sebagai penggerak pembangunan ekonomi nasional dengan terus melibatkan pemasok lokal.

“Dari sisi rantai pasok dan aspek sosial, kami melihat keterlibatan pemasok lokal dan domestik sangat penting. TKDN menjadi salah satu ukuran pencapaian operasi dan bisnis kami,” katanya.

MIND ID terus memantau komposisi pemasok agar proporsi pelaku usaha lokal dan domestik tetap terjaga di atas 90 persen dari total pemasok di seluruh Grup, sehingga manfaat ekonomi juga dirasakan oleh daerah sekitar operasi.

Keterlibatan pemasok lokal dilakukan secara menyeluruh, mulai dari fase eksplorasi hingga pemasaran produk — meliputi penyediaan bahan bakar, alat berat, suku cadang, layanan kontraktor, hingga kegiatan distribusi.

Pendekatan ini memperkuat perekonomian daerah, memitigasi risiko gangguan pasokan, dan meningkatkan efektivitas operasional.

Penguatan rantai pasok dalam negeri juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat struktur industri nasional melalui peningkatan penggunaan produk dan jasa dalam negeri serta pengembangan hilirisasi mineral.

Langkah ini diharapkan meningkatkan kapasitas industri nasional, memperluas kesempatan kerja, dan memperbesar efek berganda bagi perekonomian.

“Sebagai BUMN, kami adalah agent of development sehingga dampak ekonomi menjadi sangat penting. Kami mendukung program pemerintah untuk mendorong kedaulatan ekonomi nasional,” kata Binahidra.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

BPOM Cetak 100 Kader Pramuka Pelopor Keamanan Obat dan Makanan, Perkuat Benteng Perlindungan Masyarakat

30 Juli 2026 - 05:35 WITA

Kelola Keuangan Mingguan untuk Usaha Rumahan agar Arus Kas Tetap Sehat

29 Juli 2026 - 19:02 WITA

Midweek Volatility: Strategi Aman Menghadapi Rilis Data Ekonomi Berdampak Tinggi

29 Juli 2026 - 15:42 WITA

Enervon Active Dukung Generasi After Work Gerakkan Budaya Hidup Aktif, Sehat, & Produktif

29 Juli 2026 - 15:33 WITA

BRI KCP Pasar Tanah Abang Perkuat Layanan Perbankan bagi Pelaku Usaha dan Pengunjung Pusat Grosir Terbesar di Indonesia

29 Juli 2026 - 15:10 WITA

BRI KK ITC Cempaka Mas Hadir Permudah Layanan Perbankan bagi Tenant, Pengunjung, dan Masyarakat

29 Juli 2026 - 15:00 WITA

Trending di Bisnis