Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 20 Mar 2026 00:38 WITA ·

Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100


Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100 Perbesar

Proyek konstruksi di lokasi terpencil seperti jembatan, menara transmisi, atau bendungan sering menghadapi masalah dimana material yang dibutuhkan tidak bisa sampai tepat waktu karena akses jalan belum ada atau tidak memadai.

Keterlambatan pengiriman material di tengah jadwal konstruksi yang ketat berdampak langsung pada biaya lembur, idle time alat berat, dan terhambatnya milestone proyek. DJI FlyCart 100 adalah drone kargo udara yang memindahkan material langsung ke titik yang membutuhkan, tanpa bergantung pada kondisi infrastruktur jalan.

Dengan kapasitas angkut hingga 85 kilogram, FlyCart 100 mampu membawa material konstruksi berbobot signifikan seperti komponen baja, peralatan surveying, atau suku cadang mesin yang tidak bisa menunggu jadwal logistik darat.

Dua konfigurasi pengiriman tersedia sesuai kondisi lapangan: sistem winch untuk pengiriman presisi ke titik tanpa area pendaratan, dan sistem lifting untuk operasi rutin yang lebih efisien. Tim logistik proyek dapat mengatur jadwal penerbangan dari jarak jauh tanpa harus menempatkan operator di setiap titik pengiriman.

Pada proyek infrastruktur linear seperti jalan tol atau jalur pipa, FlyCart 100 mengurangi ketergantungan pada rantai logistik darat yang harus mengikuti jalur yang belum selesai dibangun. Material dapat dikirim langsung ke segmen aktif konstruksi yang paling jauh dari depot, sehingga progres di seluruh segmen dapat berjalan paralel tanpa harus menunggu jalur akses selesai terlebih dahulu. Pendekatan ini mengubah logistik dari bottleneck menjadi faktor yang bisa dikendalikan secara mandiri oleh tim proyek.

“Di proyek konstruksi terpencil, waktu tunggu material adalah biaya tersembunyi yang sering underestimated. FlyCart 100 memberi tim proyek jadwal pengiriman logistik yang lebih pasti,” ujar Halo Robotics.

Logistik udara seperti DJI FlyCart 100 bukan sekadar alternatif, tetapi solusi Ketika infrastruktur jalan adalah bagian dari apa yang sedang dibangun.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 954 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menyiapkan Kuota e-Meterai Perusahaan Sebelum Musim Kontrak Menumpuk

12 Agustus 2026 - 11:30 WITA

Kemitraan Indonesia–India: Saatnya Mengubah Komitmen Menjadi Hasil Nyata

12 Agustus 2026 - 11:20 WITA

Bandhan Melampaui Batas: Apa yang Harus Indonesia dan India Bangun Bersama Selanjutnya?

12 Agustus 2026 - 11:18 WITA

ERP Odoo Membantu Distributor Mengelola Multi Gudang Secara Terpusat

12 Agustus 2026 - 11:17 WITA

Kemitraan Indonesia–India: Pengembangan Sumber Daya Manusia Perlu Mendapat Perhatian Lebih Besar

12 Agustus 2026 - 11:15 WITA

“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

12 Agustus 2026 - 11:12 WITA

Trending di Bisnis