Rote Ndao, Sulutnews.com – Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao membantah informasi tentang peredaran daging babi tidak segar di Pasar Busalangga pada 18 Juni 2025. Pengawasan ketat dilakukan setiap hari di pasar tersebut.
Terkait temuan sebelumnya, Dinas Peternakan, di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Hermanus Haning, S.Pt., telah meningkatkan pengawasan peredaran daging babi untuk menjamin keamanan pangan masyarakat. Pengawasan intensif meliputi pemantauan ternak sakit dan mati di seluruh kecamatan.
Beberapa tindakan tegas telah diambil, termasuk penyitaan dan pemusnahan 60 kg daging babi di Pasar Busalangga pada 7 Juni 2025 dan 5 karung daging babi pada 9 Februari 2024.
Tips Memilih Daging Babi Segar:
Warna: Merah muda cerah (segar), abu-abu/kehijauan/coklat gelap (tidak segar).
Tekstur: Kenyal, kembali ke bentuk semula (segar), lembek/berlendir/lengket (tidak segar).
Aroma: Bau khas daging mentah ringan (segar), bau busuk/asam/amis menyengat (tidak segar).
Lemak: Putih krem (segar), kuning tua/kehijauan (tidak segar).
Dinas Peternakan juga melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel daging dan memperketat perizinan pemotongan ternak, yang hanya diizinkan di tempat resmi dan diawasi petugas.
Hermanus Haning mengajak masyarakat untuk bekerja sama menjaga kesehatan dan keamanan pangan. Segera kubur ternak mati dan laporkan dugaan peredaran daging tidak layak konsumsi kepada Dinas Peternakan.
Reporter: Dance Henukh






