Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bengkulu Selatan · 6 Mar 2026 12:15 WITA ·

Diduga Korupsi Dana Pengadaan Sapi BUMDES Desa Tanjung Besar Ketua Sebut Wartawan 86 Ketua BUMDES Berpeluang Dilaporkan


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Sulutnews.com Bengkulu Selatan – ketua BUMDES desa tanjung besar kecamatan Manna inisial M seolah tidak terima dengan adanya awak media yang menghubunginya untuk mengkonfirmasi anggaran pengadaan penggemukan sapi yang di kelola BUMDES tahun anggaran 2025, diduga rugikan keuangan desa tanjung besar.

Ketua BUMDES Tanjung besar M asumsikan  wartawan konfirmasi itu untuk 86, yang mana 86 yang dimaksud oleh ketua BUMDES desa tanjung besar ternyata (meminta uang), pernyataan ketua BUMDES desa tanjung besar sangat menyakiti dan mencoreng nama baik wartawan.

Oleh sebab itu ketua AMJ kabupaten Bengkulu Selatan Habi burahman menyatakan akan melakukan koordinasi terlebih dulu dengan aparat penegak hukum atas pernyataan beliau, apabila pernyataan ketua BUMDES Tanjung besar ada unsur pidananya maka kita akan melaporkan secara resmi ketua BUMDES Tanjung besar.

Anggaran pengadaan sapi yang di terima BUMDES bersumber dari anggaran dana desa tanjung besar tahun 2025, dengan adanya anggaran ini masuk ke rekening BUMDES, maka pengurus BUMDES pada beberapa hari yang lalu merealisasikan anggaran tersebut dengan menggandeng rekanan.

Realisasi anggaran BUMDES tersebut di belanjakan untuk pembelian 8 ekor sapi dengan harga yang berbeda, sesuai dengan kondisi sapi yang ada.

Ketua BUMDES desa tanjung besar M saat di konfirmasi Rabu 04/03/2026 membenarkan bahwa pengadaan sapi sudah di realisasikan hingga seratus persen, M juga menjelaskan bahwa sapi tersebut belum di bayarkan karena menurut M di hari Rabu kemaren akan di lakukan pemeriksaan kondisi kesehatan terhadap 8 ekor sapi tersebut.

“Ya benar pengadaan sapi sudah kami laksanakan seratus persen, hari ini kita akan melakukan pengecekan kesehatan sapi tersebut sebelum di bagikan, terkait harga per ekornya kita belum tau pasti karena kita akan menyesuaikan harga dengan kondisi sapi” ujar M.

Namun info yang didapat media ini dari salah satu warga desa tanjung besar Diky yang juga turut memasok sapi ke BUMDES desa tanjung besar sebanyak satu ekor mengakui bahwa dirinya sudah menerima pembayaran sebesar 10jt rupiah.

Salah satu penggiat di kabupaten Bengkulu Selatan Arif menilai apa yang di nyatakan oleh ketua BUMDES Tanjung besar timbulkan kecurigaan adanya yang tidak beres terkait pengadaan sapi BUMDES Tanjung besar.

“Ketua BUMDES nyatakan sapi belum di bayar, sementara warga yang ikut memasok sapi ke BUMDES sudah di bayar. Selain itu ketua BUMDES menyatakan belum ada uang yang di serahkan ke rekanan namun pada akhirnya sudah ada di pinjamkan sebesar 60jt, sebenarnya ungkapan yang terkesan berbelit belit ini pertanda adanya ketidak singkronan dalam kegiatan ini” tutur Arif.

Arif juga menilai pernyataan ketua BUMDES desa tanjung besar yang menyatakan wartawan 86 itu salah satu pernyataan yang keliru, pernyataan yang di nyatakan M patut kita menduga bahwa M risih saat di konfirmasi terkait pengadaan sapi BUMDES yang diduga rugikan keuangan desa.

Oleh sebab itu dengan adanya pengadaan sapi diduga ajang korupsi oleh beberapa pihak yang di kelola oleh BUMDES desa tanjung besar, diminta agar kiranya anggaran BUMDES desa tanjung besar dapat di audit, terlebih info yang kita dapat dengan adanya ricuh pengadaan ini info yang di dapat ketua ingin mengundurkan diri dan pengada selaku rekanan BUMDES ingin mengembalikan anggaran BUMDES yang di terima, tegas Arif. (JN)

 

Artikel ini telah dibaca 1,235 kali

Baca Lainnya

P3Ai Batau Batu 1 Desa Ganjuh Bangun Siring Irigasi Diduga Air Yang Mengalirinya Tebat Yang Mengharapkan Air Hujan

15 Agustus 2026 - 11:07 WITA

Di Usia 81 Tahun Republik Indonesia Dodi Martian S.Hut MM Mengajak Seluruh Elemen Memerankan Hal Hal Positif

14 Agustus 2026 - 21:03 WITA

P3Ai Desa PenindaianDiduga Kuat Akan Memanipulasi Pelaporan! PPK P3Ai Dilingkungan  Balai Willayah Sungai Untuk Berhati Hati Menerima Laporannya 

14 Agustus 2026 - 00:11 WITA

P3Ai Desa Ganjuh  Diduga Kuat Akan Memanipulasi Pelaporan! PPK P3Ai Dilingkungan  Balai Willayah Sungai Untuk Berhati Hati Menerima Laporannya 

13 Agustus 2026 - 23:52 WITA

Peduli Kesehatan Warganya Pemerintah Desa Kemang Manis Kecamatan Pino Raya Fasilitasi Posyandu Secara Rutin

13 Agustus 2026 - 23:34 WITA

P3Ai Desa Tanjung Beringin  Diduga Kuat Akan Memanipulasi Pelaporan! PPK P3Ai Dilingkungan  Balai Willayah Sungai Untuk Berhati Hati Menerima Laporannya 

13 Agustus 2026 - 23:07 WITA

Trending di Bengkulu Selatan