Asahan, Sulutnews.com – Sesuai dengan konfirmasi Kawal(koalisi wartawan, LSM) Asahan kerumah Orang tua korban, kita sebut aja nama korban bunga (11) siswi sd kelas V, Kecamatan Pulo Bandring korban pencabulan yang dilakukan seorang pria dewasa inisial Aj.
Menurut orang tua bunga, bahwa diduga Pelaku Aj, tanggal (24/9) jam 20.00 wib, datang kerumahnya minta air minum, olehnya diberi air minum.
Setelah selesai minum Aj diduga pelaku minta rokok, kepada orang tua korban tidak ada rokok maka diduga pelaku meminta tolong pada bunga(11) untuk membeli rokok ke warung yang tidak jauh dari rumah bunga.
Lalu ayah korban ke dapur untuk makan, setelah selesai makan mendapatin pelaku Aj tidak ada lagi di rumahnya.
Selanjutnya menurut keterangan bunga (11) yang diwawancarai wartawan Sulutnews.com pada hari Jumat (26/9) pukul 12.00 wib dirumahnya mengatakan,bahwa warung yang menjual rokok sudah tutup maka dia pulang, ditengah jalan bunga di cegat pelaku, lantas bunga mengembalikan uang ke pelaku karena warung rokok tutup.

Menurut bunga terduga pelaku bernama Aj (25) dan satu orang teman pelaku telah mengikutinya naik kendaraan roda dua merk Mio hingga ke warung.
Disini pelaku Aj membujuk bunga untuk keluar makan bakso, tapi ditolak bunga, karena takut nanti orangtuanya marah. Karena dibujuk dan dijanjikan hanya makan bakso bunga ikut. Ada kawan pelaku Aj yang mengemudi sepeda motor dan bunga ditengah, Aj dibelakang.
Tapi ditengah perkebunan sawit sepeda motor dihentikan dan Aj memaksa dengan ancaman agar bunga turun.
Selanjutnya ditengah perkebunan sawit bunga diperkosa oleh Aj dan setelah diperkosa, bunga ditinggalkan, pelaku Aj beserta temannya pergi.
Salah satu warga yang berketepatan lintas dari jalan dimana bunga diperkosa dan ditinggalkan, mendengar suara anak kecil menangis.
Lantas menemui suara itu dan terkejut melihat pakaian bunga yang terbuka dan bertanya tentang kejadiannya dan dimana rumah korban, lantas warga tersebut membawa bunga ke rumahnya.

Dan malam hari itu juga orang tua bunga didampingi warga membuat laporan Ke Polres Asahan. Besok harinya (25/9) bunga dibawa untuk visum melengkapi berkas pengaduan, sesuai dengan surat tanda bukti laporan.
Sesuai dengan permintaan dan harapan warga Asahan khususnya meminta Pihak Polres Asahan untuk segera bertindak menangkap pelakunya.
Karena menurut warga pelakunya masih berada di desa mereka dan terlihat dirumah orang tuanya, masyarakat menduga kepala desa ikut melindungi pelaku yang masih ada ikatan keluarga.
Reporter : Agustua Panggabean





