Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 24 Jul 2026 15:32 WITA ·

Diakui Lembaga Independen di Dalam dan Luar Negeri, Prudential Syariah Raih Tiga Penghargaan sebagai Pemimpin Asuransi Jiwa Syariah Indonesia


Diakui Lembaga Independen di Dalam dan Luar Negeri, Prudential Syariah Raih Tiga Penghargaan sebagai Pemimpin Asuransi Jiwa Syariah Indonesia Perbesar

Jakarta, 22 Juli 2026 — PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) meraih tiga penghargaan dari lembaga independen di dalam dan luar negeri, memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah Indonesia. Ketiganya: Sharia Life Insurance Market Leaders (Insurance Market Leaders Award 2026), Perusahaan Asuransi Jiwa Syariah Terbaik di Semua Kelas Aset (Anugerah Asuransi Indonesia 2026), dan di tingkat Asia Pasifik — International Sharia Life Insurer of the Year (Insurance Asia Awards 2026). 

Pengakuan ini sejalan dengan kinerja yang terukur. Pada kuartal I 2026, Prudential Syariah membukukan pendapatan kontribusi Rp1,051 triliun dan total aset Rp8 triliun yang tumbuh 19% dibanding periode yang sama tahun lalu2, serta pangsa pasar 25%3. Kepemimpinan ini kini tervalidasi bukan hanya oleh angka, tetapi juga oleh penilaian pihak ketiga yang independen. 

Khusus Insurance Asia Awards 2026, penilaian dilakukan di tingkat Asia Pasifik menegaskan bahwa kepemimpinan Prudential Syariah diakui tidak hanya di Indonesia. 

“Tiga penghargaan ini amanah sekaligus arah. Ke depan kami fokus pada tiga hal: layanan berbasis teknologi, termasuk proses klaim lebih cepat dengan dukungan AI; produk dan distribusi yang terjangkau, termasuk penguatan kemitraan bancassurance dengan BSI; serta perluasan literasi dan inklusi keuangan syariah. Dengan penetrasi asuransi syariah masih di bawah 1%, ruang tumbuh kami masih sangat luas,” ujar Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah. 

Komitmen itu diterjemahkan lewat rangkaian solusi syariah: PRUSehat Syariah untuk perlindungan kesehatan, PRUCritical Amanah untuk penyakit kritis, dan PRUTahapan Cemerlang untuk perencanaan dana pendidikan — didukung lebih dari 67 ribu tenaga pemasar syariah berlisensi dan kemitraan strategis dengan Bank Syariah Indonesia (BSI). 

Prudential Syariah juga memperluas dampak lewat literasi dan pemberdayaan. Bersama LAZ Al-Azhar, perusahaan menjalankan program SIGAP (Satu Inspirasi Generasi Berdampak) dan Satu Social Space di kawasan Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta — ruang edukasi keuangan syariah, kolaborasi UMKM, dan pemberdayaan generasi muda. Sepanjang 2025, lebih dari 1 juta orang menerima manfaat program literasi dan inklusi keuangan syariah bersama organisasi muslim, universitas, dan komunitas. 

“Bagi kami, semua kembali pada satu hal: keluarga Indonesia. Selama masih ada keluarga yang ingin memastikan orang tercintanya terlindungi, di situlah komitmen kami sebagai Satu Yang Melindungi akan terus hadir,” tutup Vivin. 

 

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

RevComm Raih Pendanaan 20,6 Juta Dolar AS pada First Close Seri B, Total Pendanaan Capai 52,8 Juta Dolar AS

24 Juli 2026 - 16:40 WITA

Potensi Pasar Tokenisasi Aset Capai US$88 Miliar, Bittime: Tokenized US Stocks Diminati Investor

24 Juli 2026 - 16:11 WITA

ORIJIN JAPANESE DINING Hadirkan Japanese Sunday Brunch dengan Cita Rasa Autentik Jepang

24 Juli 2026 - 16:04 WITA

GAILBOOK HADIRKAN INSTALASI SENI FUGUKU × PURANA DI TANGLIN MALL MENJELANG ORCHARD ROAD FASHION WEEK

24 Juli 2026 - 14:59 WITA

Manfaat Implementasi Tanda Tangan Elektronik bagi Organisasi dan Perusahaan

24 Juli 2026 - 13:24 WITA

Pemerintah Kembangkan Industri Intermediate Mineral, Regulasi dan Insentif jadi Tantangan.

24 Juli 2026 - 13:14 WITA

Trending di Bisnis