Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 19 Nov 2025 15:14 WITA ·

Deteksi Metana Berbasis Drone Perkuat Strategi Penurunan Emisi di Industri Migas Indonesia


Deteksi Metana Berbasis Drone Perkuat Strategi Penurunan Emisi di Industri Migas Indonesia Perbesar

Jakarta, Indonesia — Metana kini menjadi fokus strategis dalam upaya menekan emisi gas rumah kaca di industri minyak dan gas.

Dengan potensi pemanasan hingga 84 kali lebih kuat dibanding CO2 dalam periode 20 tahun, gas metana menjadi perhatian utama baik dari sisi lingkungan maupun kepatuhan regulasi internasional, terutama standar OGMP 2.0 dari United Nations Environment Programme (UNEP) yang mengharuskan pengukuran, pelaporan, dan verifikasi emisi secara lebih ketat.

Seiring meningkatnya kebutuhan akan pemantauan berbasis data, teknologi deteksi metana menggunakan drone menjadi solusi utama. Integrasi sensor Sniffer4D 1ppm TDLAS Methane Sensing & Mapping System dengan platform seperti DJI Matrice 4 Series, DJI Matrice 400 dan DJI Dock 3 memungkinkan industri melakukan pemantauan real-time, presisi tinggi, dan sepenuhnya dapat diverifikasi sesuai standar internasional.

Metana: Faktor Kritis dalam Pengendalian Emisi Industri Migas

Industri migas menghadapi tantangan besar dalam upaya menurunkan emisi, terutama karena metana memiliki dampak pemanasan global yang jauh lebih tinggi dibanding CO2. Kebocoran kecil sekalipun dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap total emisi fasilitas industri.

Tekanan eksternal dari pasar global, pemangku kepentingan, hingga standar ESG mendorong kebutuhan pemantauan yang jauh lebih akurat dibanding metode estimasi tradisional.

OGMP 2.0: Standar Pengelolaan Emisi yang Semakin Ketat

Kerangka Oil & Gas Methane Partnership (OGMP) 2.0 menjadi standar pengelolaan emisi metana yang paling komprehensif di tingkat global. Framework ini menekankan:

– Pengukuran langsung berbasis data lapangan.

– Pelaporan terstruktur dengan level akurasi berjenjang.

– Verifikasi independen untuk memastikan integritas seluruh data emisi.

Standar ini mewajibkan industri untuk beralih dari pendekatan berbasis estimasi ke teknologi pemantauan yang benar-benar presisi.

Sniffer4D 1ppm TDLAS Methane Sensing & Mapping System: Teknologi Baru Pemantauan Emisi Metana

Sistem Sniffer4D Methane TDLAS menghadirkan kemampuan deteksi yang sangat akurat dan responsif:

– Akurasi 1 ppm dengan teknologi closed-path TDLAS yang selektif terhadap metana.

– Respons cepat dalam hitungan detik untuk identifikasi kebocoran.

– Struktur ringan dan anti-getar, optimal untuk drone industri.

– Pemetaan gas 3D, mengidentifikasi sumber kebocoran secara presisi.

– Integrasi penuh dengan drone DJI untuk operasi otomatis, terjadwal, dan berulang.

Teknologi ini memungkinkan industri melakukan inspeksi tanpa risiko keselamatan dan tanpa menghentikan operasi.

Mendukung Efisiensi Operasional & Kepatuhan Pengelolaan Emisi

Pemantauan metana berbasis drone menghadirkan dua manfaat strategis:

1. Memperkuat kepatuhan terhadap OGMP 2.0, standar ESG, dan kerangka pelaporan emisi global.

2. Mengurangi biaya operasional, mempercepat proses identifikasi kebocoran, dan mengurangi risiko paparan gas berbahaya bagi tim lapangan.

Dengan adanya teknologi drone, inspeksi kini dapat dijalankan berkala, konsisten, dan sepenuhnya terverifikasi.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 893 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Di hadapan Presiden RI, Pertamina NRE Pamerkan PLTS Pulau Sembur Dukung Program PLTS 100 GWp

26 Agustus 2026 - 12:01 WITA

Semarak Merah Putih Kemerdekaan BRI Region 6 Diwarnai Aksi Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

26 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Memasuki Usia 70 Tahun, IPI Perkuat Komitmen Dukung Hidup Sehat Melalui IPI Pilih Sehatmu Challenge

26 Agustus 2026 - 10:53 WITA

MENTERI PERDAGANGAN DORONG PERLUASAN INDUSTRI MEBEL DAN KERAJINAN INDONESIA MENUJU PASAR GLOBAL DI KOTA SURAKARTA

26 Agustus 2026 - 10:44 WITA

Tidak Setiap Dinding Hotel Butuh Wall Art

26 Agustus 2026 - 10:24 WITA

UMKM Binaan BRI Region 6 Antusias Ramaikan Festival Semarak Merah Putih di Pasar Malaka Rorotan

26 Agustus 2026 - 10:00 WITA

Trending di Bisnis