Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Bisnis · 20 Okt 2026 05:30 WITA ·

Dari Percikan Kreatif hingga Dampak Bermakna: Christin Castillo tentang Kekuatan Dialog di IFFINA+ 2026


Dari Percikan Kreatif hingga Dampak Bermakna: Christin Castillo tentang Kekuatan Dialog di IFFINA+ 2026 Perbesar

Di IFFINA+ 2026, desain menjadi lebih dari sekadar bahasa visual. Selama empat hari di NICE PIK2, Jakarta, pameran furnitur dan desain internasional ini mempertemukan para desainer, arsitek, merek, produsen, dan profesional industri untuk mengeksplorasi perspektif baru tentang gaya hidup kontemporer, kreativitas, dan masa depan desain.

Di tengah dinamika ini, talkshow yang dihadirkan oleh CjC dan Italian Atelier membuka ruang diskusi bagi para pelaku industri untuk melihat desain lebih jauh dari sekadar objek dan pameran, serta memahami bagaimana desain dapat membentuk cara kita berpikir, bekerja, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. 

Salah satu pembicara, Christin Castillo, Principal, HBA in Indonesia, mengangkat sebuah gagasan sederhana namun bermakna: bahwa nilai sebuah pameran atau diskusi tidak hanya terletak pada apa yang ditampilkan atau dibicarakan, tetapi juga pada pemikiran dan perspektif baru yang tumbuh dari pengalaman tersebut. 

Menyalakan Percikan Inspirasi yang Melampaui Pameran

Saat ditanya apa yang ia harapkan dapat dibawa pulang oleh para peserta dari diskusi tersebut, Christin tidak berfokus pada tren desain tertentu atau satu kesimpulan akhir. Baginya, yang terpenting adalah bagaimana percakapan tersebut dapat menginspirasi seseorang untuk mengambil langkah nyata. 

Baginya, pengalaman menjelajahi berbagai tempat, pameran, dan karya kreatif seharusnya memberi ruang bagi seseorang untuk berhenti sejenak, merenung, dan terdorong untuk melakukan sesuatu. Dorongan ini bisa hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari perubahan cara pandang, munculnya inspirasi baru, hingga ide-ide yang kemudian diterapkan dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari. 

Inti dari jawabannya adalah keyakinan bahwa kreativitas menjadi bermakna ketika ia menciptakan pergerakan. Percikan kreatif bukan sekadar sesuatu untuk dikagumi pada saat itu juga. Ia dapat menjadi titik awal bagi orang-orang untuk mempertimbangkan kembali apa yang mereka lakukan, bagaimana mereka bekerja, dan dampak seperti apa yang ingin mereka buat.

Perspektif ini sejalan dengan semangat yang lebih luas dari IFFINA+ 2026, di mana desain beroperasi di persimpangan antara kreativitas, keahlian pengrajin, bisnis, dan gaya hidup kontemporer.

Dari Berbicara hingga Berpartisipasi dalam Percakapan

Christin juga menekankan pentingnya keterlibatan audiens.

Baginya, berbicara di acara industri bukan sekadar tentang menyampaikan informasi kepada audiens. Energi di dalam ruangan itu penting. Diskusi yang bermakna mengharuskan orang untuk merasa bahwa mereka adalah bagian dari komunikasi tersebut, bukan sebagai pengamat pasif.

“Saya harus merasa antusias karena saya ingin orang-orang juga merasa terlibat,” ungkapnya, menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan di mana peserta dapat merespons, bertukar ide, dan mengenali diri mereka sebagai bagian dari diskusi.

Pendekatan ini mencerminkan perubahan cara orang memaknai acara industri saat ini. Diskusi dan sesi panel tak lagi sekadar menjadi ajang berbagi pandangan dari satu pihak, tetapi juga ruang untuk bertukar ide, membuka perspektif baru, dan membangun koneksi yang mungkin tak terduga antara pembicara dan audiens.

Kolaborasi Perdana yang Lancar dengan CjC

Bagi Christin, talkshow IFFINA+ juga menandai pengalaman pertamanya bekerja sama dengan CjC.

Merefleksikan kolaborasi tersebut, Christin menilai kerja sama ini berjalan lancar, baik dalam persiapan acara maupun upaya promosinya. Pengalamannya juga menunjukkan bahwa kelancaran sebuah acara dan diskusi industri tak lepas dari koordinasi serta kerja di balik layar yang memastikan semuanya berjalan dengan baik.

Bagi CjC, kolaborasi di IFFINA+ 2026 merupakan bagian dari perannya yang lebih luas dalam menghubungkan merek, profesional kreatif, pembicara, dan audiens melalui konten yang dikurasi dan pengalaman yang dipimpin oleh industri.

Bekerja sama dengan Italian Atelier, CjC membantu membentuk talkshow tersebut sebagai platform di mana perspektif desain Eropa dapat bertemu dengan lanskap hospitality, gaya hidup, dan hunian bermerek yang berkembang di Asia Tenggara.

Alih-alih memperlakukan desain sebagai disiplin ilmu yang terisolasi, kolaborasi ini memposisikannya dalam percakapan yang lebih luas tentang budaya, keahlian, hospitality, dan cara pemikiran kreatif dapat memengaruhi pengalaman kontemporer.

Melanjutkan Percakapan Melampaui IFFINA+

Nilai sebuah acara sering kali melampaui momen ketika lampu panggung dipadamkan.

Harapan Christin agar audiens meninggalkan IFFINA+ dengan perasaan “teraktivasi” menunjuk pada apa yang pada akhirnya dapat dicapai oleh pertemuan kreatif yang sukses: bukan sekadar memberi orang sesuatu yang baru untuk dilihat, tetapi memberi mereka sesuatu untuk dipikirkan, dipertanyakan, dan dibawa ke dalam pekerjaan dan kehidupan mereka sendiri.

Di IFFINA+ 2026, percakapan seputar desain terus bergerak melampaui estetika. Melalui para pembicara seperti Christin, dan melalui platform kolaboratif yang diciptakan oleh CjC dan Italian Atelier, acara ini membuka ruang bagi ide-ide untuk bersirkulasi di antara disiplin kreatif, industri, dan pasar.

Bagi mereka yang berpartisipasi, hasil yang paling bertahan lama mungkin bukan satu pernyataan atau pameran, melainkan percikan kreatif yang tetap bersama mereka setelahnya.

Dan mungkin di situlah percakapan desain yang bermakna benar-benar dimulai: bukan dengan jawaban akhir, melainkan dengan dorongan untuk melihat kembali, berpikir secara berbeda, dan menciptakan dampaknya sendiri.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bank Raya Perkuat Inovasi dan Layanan Digital, Dukung Percepatan Inklusi Keuangan Digital di Indonesia

20 Oktober 2026 - 21:19 WITA

neobank PLUS Cashback-nya: Ada Cashback Neo Pinjam hingga Rp200 Ribu

20 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Bittime Soroti Rencana Regulasi Tokenisasi Aset di Indonesia

20 Oktober 2026 - 18:00 WITA

Binance Luncurkan Fitur Trading AI, Pengguna Bisa Buat Strategi Tanpa Coding

20 Oktober 2026 - 18:00 WITA

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah, S.Sos., M.Si. sebagai Pj. Bupati Sinjai: Sosok Birokrat Sederhana dan Merakyat

20 Oktober 2026 - 17:23 WITA

ITE Business Session at Trade Expo Indonesia 2026 Unlocking the Way for Indonesian Exporters to the Russian and Eurasian Markets

20 Oktober 2026 - 16:42 WITA

Trending di Bisnis