Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 22 Jan 2026 06:00 WITA ·

Dari Desa untuk Iklim, SUCOFINDO Hadirkan Pelatihan Digital Marketing untuk Perkuat Desa ProKlim


Dari Desa untuk Iklim, SUCOFINDO Hadirkan Pelatihan Digital Marketing untuk Perkuat Desa ProKlim Perbesar

Palembang — Upaya memperkuat ketahanan desa terhadap perubahan iklim terus dilakukan melalui kolaborasi multipihak. PT SUCOFINDO (PERSERO) bersama United Nations Office for Project Services (UNOPS) dan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menghadirkan Program Penguatan Aksi Iklim dan Mata Pencaharian Berbasis Desa. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat desa beradaptasi terhadap tantangan iklim sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Salah satu bentuk nyata dari program tersebut diwujudkan melalui pelatihan digital marketing yang diikuti oleh perwakilan dari 100 desa dampingan Program Kampung Iklim (ProKlim) di Provinsi Sumatera Selatan. Pelatihan ini membekali pelaku usaha desa dan UMKM dengan keterampilan praktis, mulai dari membangun identitas merek, teknik fotografi produk sederhana, hingga pemanfaatan marketplace dan media sosial seperti Instagram dan TikTok agar produk desa dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Palembang, Andhies Arman, menyampaikan bahwa pelatihan ini disusun agar mudah dipahami dan langsung dapat diterapkan oleh masyarakat desa. Peserta diajak memahami dasar-dasar branding, cara menata dan memotret produk menggunakan perangkat yang tersedia, menyusun konten promosi yang menarik, serta memanfaatkan platform digital sebagai sarana pemasaran yang berkelanjutan.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap produk-produk unggulan desa ProKlim tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Andhies Arman.

Ia menambahkan, keterlibatan SUCOFINDO dalam program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir dan bertumbuh bersama masyarakat.

“SUCOFINDO tidak hanya menjalankan peran di bidang inspeksi dan sertifikasi, tetapi juga berupaya mendukung penguatan kapasitas masyarakat. Kami ingin desa-desa ProKlim dampingan kami semakin mandiri secara ekonomi, sekaligus tetap konsisten menjalankan aksi iklim berbasis komunitas,” jelasnya.

Program pendampingan Proklim yang dijalankan PT SUCOFINDO (PERSERO) ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengintegrasikan adaptasi perubahan iklim dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara SUCOFINDO, UNOPS, dan KLH/BPLH diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi yang saling menguatkan dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.

“Kedepan, SUCOFINDO berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif serupa melalui pendampingan, peningkatan kapasitas, serta penyediaan layanan profesional yang mendorong praktik berkelanjutan dan inklusif di seluruh wilayah Indonesia,” tutup Andhies Arman.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 915 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Top 20 TIC Global, SUCOFINDO Perluas Kolaborasi Internasional dengan China Quality Certification Centre

18 Agustus 2026 - 00:06 WITA

MEDIA ALERT: RECAP OF YESTERDAY’S HIGHLIGHTS — PURANA 17: RENJANA PERCA

17 Agustus 2026 - 23:16 WITA

Ketika Pasar Bergejolak: Membaca Pola Emas dan IHSG dari Tiga Krisis Besar

17 Agustus 2026 - 21:48 WITA

Hadapi Volatilitas, Valbury Soroti Strategi Kombinasi Komoditas dan Saham Global untuk Investor Domestik

17 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Valbury Bagikan Panduan Menyusun Watchlist Saham Global secara Terstruktur

17 Agustus 2026 - 21:29 WITA

Valbury Bagikan Panduan Menyusun Watchlist Saham Global secara Terstruktur

17 Agustus 2026 - 21:29 WITA

Trending di Bisnis