Bitung, Sulutnews.com – Dalam rangka melaksanakan Program Ketahanan Pangan di wilayah Kota Bitung, Sulawesi Utara,
Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI, Martin Susilo Martopo Turnip SH MH. turun langsung melakukan penanaman padi di lahan seluas 20 hektar di Kelurahan Tanjung Merah,
Kecamatan Matuari, Kota Bitung. Kamis(21/08/25).
Selain unsur Forkopimda Kota Bitung, kegiatan ini juga dihadiri undangan serta para petani bersama sama turun ke sawah ikut dalam penanaman tersebut.
Walikota Bitung, Hengky Honandar diwakili assisten lll, Benny Lontoh dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh atas pelaksanaan program ini.
Menurutnya, program ketahanan pangan oleh TNI AD saat ini adalah satu pilar utama di dalam menjaga stabilitas dan keberlangsungan pembangunan bangsa.
” tanpa ketersediaan pangan yang cukup bergizi dan terjangkau, pembangunan yang kita lakukan akan sangat sulit mencapai hasil yang optimal.” Imbuhnya.
Untuk itu, melalui kegiatan ini, Walikota berharap dapat memberi dampak nyata bagi peningkatan produksi pangan di kota Bitung.
Serta kerjasama antara Kodim 1310 Bitung dan pemerintah daerah serta masyarakat di sekitar selalu terjalin dengan baik.
” mari kita terus berkolaborasi bekerja sama saling mendukung demi terwujudnya harmonisasi menuju pintu maju.” Ucapnya.
Dikesempatan yang sama, Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI, Martin Susilo Martopo Turnip SH MH. didampingi Dandim 1310/Bitung, Letkol CZI Hanif Tupen dan Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai mengatakan kegiatan ini merupakan instruksi Panglima TNI serta membentuk satuan gugus tugas di setiap wilayah.
Hal ini bertujuan negara kita mampu berdaulat berdiri sendiri dengan ketahanan pangan yang kokoh terutama pada makanan pokok seperti padi dan jagung.
” Sebagai Dansatgas di wilayah, para Dandim bersama unsur TNI lainnya ditugaskan untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah, instansi sipil maupun swasta, serta masyarakat.” Jelas Danrem.
Ia mengatakan, ini merupakan komitmen TNI untuk bersama-sama mengoptimalkan lahan, memperluas areal tanam, serta memperbaiki lahan yang kurang produktif.
” Ini juga bukti bahwa TNI bukan hanya garda terdepan dalam bidang pertahanan, tetapi juga hadir dalam mendukung pembangunan, terutama sektor pertanian.” Ucapnya.
Lebih lanjut dikatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Walikota Bitung, Dinas Pertanian, aparat kecamatan, kelurahan, dan tentu saja kelompok-kelompok tani yang telah bersemangat dan mau bergerak bersama.
Ia berharap, lahan-lahan pertanian yang ada di Kota Bitung dapat terus dipertahankan bahkan ditambah luasnya, agar kota ini mampu berdiri mandiri dalam ketahanan pangan.
“Sekali lagi, terima kasih atas kerja sama dan semangat seluruh pihak. Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa manfaat besar bagi masyarakat dan masa depan bangsa.” Tutupnya.
(Tzr)





