Bitung, Sulutnews.com – Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ mendampingi Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip dalam kunjungan kerja awal tahun yang dirangkaikan dengan panen perdana jagung di lahan kompi produksi Kodim 1310/Bitung, Desa Pimpin, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara, Rabu (21/01/2026).
Panen jagung tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan TNI AD yang dilaksanakan melalui kompi produksi di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan.
Di kesempatan tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Minahasa Utara, mewakili Bupati Joune Ganda, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan panen jagung oleh Kodim 1310/Bitung.
Pemerintah daerah, kata dia, siap mendukung penuh program ketahanan pangan yang dilaksanakan TNI.
” Pemkab Minahasa Utara juga berharap ke depan dapat dikembangkan program lain, seperti penanaman pisang gapi, serta penguatan sektor peternakan ayam petelur dan perikanan sebagai penunjang pangan bergizi bagi masyarakat.” Ungkapnya.
Sementara itu, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Minahasa Utara terhadap program ketahanan pangan.
Ia menyampaikan bahwa kompi produksi merupakan program dari komando atas yang wajib dilaksanakan satuan kewilayahan.
Menurutnya, penanaman jagung tersebut merupakan lanjutan dari program yang sebelumnya juga dihadiri Kepala Staf Angkatan Darat, dengan pengelolaan lahan berskala besar.
Danrem berharap Kabupaten Minahasa Utara dapat mandiri dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Selain pertanian, Danrem juga mendorong optimalisasi lahan sawah melalui kolaborasi antara Kodim dan pemerintah daerah, sebagaimana yang telah dilaksanakan di wilayah Korem Gorontalo bekerja sama dengan Kementerian Pertanian.
” Di sektor perikanan, Kodim 1310/Bitung telah mengembangkan budidaya ikan nila dan gurame di beberapa wilayah Minahasa Utara.” Kata Danrem.
Diketahui, dari panen jagung kali ini, tercatat hasil sekitar lima ton yang diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Usai kegiatan panen, Danrem 131/Santiago menyerahkan tali asih kepada kelompok tani sebagai bentuk dukungan dan apresiasi.
(Tzr)





