Busalangga, Rote Ndao, Sulutnews.com – Keluhan bermunculan dari masyarakat Busalangga terkait maraknya penjualan daging babi di Pasar Rakyat Busalangga dengan harga yang relatif murah, berkisar Rp60.000 hingga Rp70.000 per kilogram. Namun, kekhawatiran muncul karena kualitas daging babi tersebut dipertanyakan, bahkan diduga tidak sehat dan tidak layak konsumsi.
Kondisi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Banyak yang khawatir akan dampak kesehatan yang ditimbulkan jika mengonsumsi daging babi yang tidak terjamin kualitas dan kesehatannya. Kekhawatiran ini diperparah dengan dugaan kurangnya pengawasan dari instansi terkait.
“Harga memang murah, tapi kami khawatir dengan kualitasnya. Banyak daging babi yang terlihat kurang segar, bahkan ada yang sudah membusuk,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Ia menambahkan bahwa kurangnya pengawasan dari dinas terkait membuat para pedagang berani menjual daging babi yang tidak sehat.
Masyarakat pun menuntut agar Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Rote Ndao segera turun tangan untuk memeriksa kualitas daging babi yang dijual di Pasar Busalangga. Mereka meminta agar petugas dinas tidak hanya berdiam diri di kantor, melainkan aktif melakukan pengawasan dan pemeriksaan di lapangan.
“Kami minta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan jangan hanya duduk manis di kantor. Periksa daging-daging babi ini! Jangan sampai masyarakat yang jadi korban,” tegas seorang warga lainnya. Ia menambahkan bahwa tindakan tegas perlu diambil terhadap pedagang yang menjual daging babi tidak sehat agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Keberadaan daging babi yang tidak sehat di Pasar Busalangga bukan hanya mengancam kesehatan masyarakat, tetapi juga merusak citra pasar itu sendiri. Oleh karena itu, peran aktif Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan sangat penting untuk melindungi kesehatan masyarakat dan menjaga kualitas produk yang diperjualbelikan di pasar. Tindakan cepat dan terukur dari pihak berwenang sangat diharapkan untuk mengatasi masalah ini.
Reporter : Dance Henukh






