Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 11 Agu 2026 16:28 WITA ·

CEO FisTx Rico Wisnu Wibisono Luncurkan Seri “Catatan Sang Petambak Udang”, Bagikan Pengalaman Lapangan Lewat Tiga E-Book Gratis


CEO FisTx Rico Wisnu Wibisono Luncurkan Seri “Catatan Sang Petambak Udang”, Bagikan Pengalaman Lapangan Lewat Tiga E-Book Gratis Perbesar

CEO FisTx Rico Wisnu Wibisono luncurkan seri “Catatan Sang Petambak Udang”, bagikan pengalaman lapangan sebagai petambak & konsultan lewat 3 e-book gratis.

Yogyakarta, Di balik jabatan CEO Fistx Indonesia, Rico Wisnu Wibisono menghabiskan sebagian besar kariernya bukan di balik meja, melainkan di pematang tambak. Sebelum membangun FisTx menjadi perusahaan teknologi akuakultur, ia lebih dulu turun langsung sebagai pembudidaya udang dan menjadi konsultan bagi puluhan tambak di berbagai wilayah Indonesia pengalaman yang kini ia rangkum dalam sebuah seri catatan lapangan bertajuk “Catatan Sang Petambak Udang.”

Seri ini lahir dari keresahan yang sama, yang berulang kali ia temui di lapangan: banyak keputusan teknis di tambak masih diambil berdasarkan kebiasaan atau intuisi, bukan data. Padahal, jarak antara panen gagal dan panen sukses seringkali hanya berjarak satu perhitungan yang keliru, satu indikator yang terlewat, atau satu solusi yang datang terlambat.

“Catatan Sang Petambak Udang” memosisikan Rico bukan sekadar sebagai pemimpin perusahaan teknologi, melainkan sebagai seseorang yang pernah dan masih berdiri di titik yang sama dengan petambak: menghadapi udang yang mati mendadak, air yang tiba-tiba keruh, dan kincir yang tak lagi bekerja optimal. Dari titik itulah, ia menulis, bukan sebagai teori, tetapi sebagai catatan dari pengalaman langsung yang kemudian diperkaya dengan riset ilmiah dan solusi teknologi yang dikembangkan FisTx.

Sejauh ini, tiga catatan lapangan telah diterbitkan sebagai bagian dari seri ini, masing-masing membahas satu sisi tantangan yang paling sering dihadapi petambak udang vaname di Indonesia:

– “Kincir Air untuk Tambak Udang” catatan tentang rekayasa aerasi tambak, dari sisi yang jarang dibahas tuntas. Baca Selengkapnya

– “Novel of Vibrio” catatan tentang bagaimana mengelola, bukan sekadar melawan, ancaman bakteri Vibrio. Baca Selengkapnya

– “Cerita dari Kasat Mata: Dari Nano ke Makro” catatan tentang kematian massal udang dan jawaban yang ditemukan di skala nanometer. Baca Selengkapnya

Ketiganya dapat diunduh gratis melalui tautan yang tersedia di masing-masing artikel.

Rico menyampaikan bahwa seri ini akan terus bertambah seiring dengan pengalaman lapangan dan riset yang terus dilakukan oleh tim FisTx bersama para mitra petambak di seluruh Indonesia. 

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 943 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dukung Hilirisasi Nikel, Pelindo Multi Terminal Optimalkan Layanan Terminal Kendari

5 September 2026 - 11:08 WITA

Bitcoin Kembali Tertekan, CPI dan The Fed Jadi Penentu Arah Berikutnya

5 September 2026 - 09:35 WITA

GLOBALICIOUS 2026 Hadir di BINUS @Kemanggisan, Ajak Generasi Muda Jadi Inovator Masa Depan Digital

5 September 2026 - 08:00 WITA

Hari Pelanggan Jadi Momentum, PAM JAYA Beri Air Gratis untuk Masjid Istiqlal

5 September 2026 - 01:48 WITA

Rumah Pertama Bukan Tentang Seberapa Besar Penghasilanmu, Tapi Tentang Keberanian Mengambil Langkah Pertama untuk Masa Depan

5 September 2026 - 01:33 WITA

Hari Pelanggan Nasional 2026, Jasa Marga Berkomitmen Perkuat Layanan Berbasis Suara Pengguna

4 September 2026 - 19:46 WITA

Trending di Bisnis