Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 25 Agu 2026 18:13 WITA ·

Catat Sejarah, PLN NPC Tuntaskan ECRL FS 01 Lebih Cepat di Malaysia


Catat Sejarah, PLN NPC Tuntaskan ECRL FS 01 Lebih Cepat di Malaysia Perbesar

Energized project ECRL Feeder Station (FS) 01 di Tunjung, Kelantan, Malaysia, telah diselesaikan 15 hari lebih cepat dari target kontrak pada 15 Januari 2026. Atas pencapaian tersebut, PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) telah mendapatkan apresiasi dari Tenaga Switchgear (TSG) dan Tenaga Nasional Berhad (TNB) sekaligus memperkuat langkah perusahaan di pasar internasional.

Jakarta – PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) mencatat sejarah dengan menyelesaikan energized project East Coast Rail Link (ECRL) Feeder Station (FS) 01 di Tunjung, Kelantan, Malaysia pada 15 Januari 2026. Proyek ini menjadi proyek luar negeri pertama PLN NPC sekaligus langkah awal perusahaan dalam memperkuat kiprah di pasar internasional.

Keberhasilan tersebut semakin istimewa karena pekerjaan FS 01 rampung 15 hari lebih cepat dari target kontrak yang ditetapkan pada 31 Januari 2026. Atas pencapaian itu, PLN NPC mendapatkan apresiasi dari Tenaga Switchgear (TSG) dan Tenaga Nasional Berhad (TNB), yang menjadi mitra penting dalam pelaksanaan proyek.

Direktur Utama PLN NPC Hendra Fitria mengatakan, keberhasilan penyelesaian energized project ECRL FS 01 di Tunjung, Kelantan, Malaysia merupakan tonggak penting bagi PLN NPC dalam memperluas kiprah di kancah internasional. “Capaian ini mencerminkan kapabilitas, profesionalisme, dan komitmen seluruh insan PLN NPC dalam menghadirkan layanan konstruksi ketenagalistrikan yang andal, tepat waktu, dan berstandar global,” kata Hendra dalam keterangan resminya.

Dalam proyek ini, PLN NPC melaksanakan design and build project untuk elektrifikasi ECRL Feeder Station, termasuk pembangunan 132 kV Switching Station, instalasi Overhead Transmission Line (OHL), Underground Cable sepanjang 3 km, serta pekerjaan pendukung lainnya yang menunjang sistem kelistrikan ECRL. Switching Station secara sederhana merupakan fasilitas untuk mengatur dan menghubungkan aliran listrik, sedangkan OHL adalah saluran transmisi listrik yang dipasang di atas tanah.

“ECRL sepenuhnya menggunakan tenaga elektrik untuk operasional penumpang dan kargo. Sehingga, lebih ramah lingkungan,” jelasnya. Sebagai proyek luar negeri pertama, PLN NPC harus menyesuaikan diri dengan culture project di Malaysia sekaligus memenuhi target yang telah ditetapkan. 

Dalam pelaksanaannya, TSG sebagai Project Delivery Partners (PDP) yang mewakili TNB juga memberikan dukungan penuh untuk mengeksekusi proyek ini. “Project FS01 selesai lebih awal, TNB mengapresiasi pencapaian ini dan berharap proyek lainnya dapat diselesaikan lebih cepat,” harapnya.

Hendra menambahkan, apresiasi dari TSG dan TNB menjadi bukti bahwa PLN NPC mampu memberikan nilai tambah bagi mitra strategis sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap perusahaan dalam mendukung proyek infrastruktur energi lintas negara. Pencapaian tersebut kemudian menjadi fondasi bagi PLN NPC untuk mengembangkan portofolio proyek internasional.

 “Ke depan, pencapaian ini akan menjadi fondasi strategis bagi PLN NPC untuk terus memperluas portofolio proyek internasional serta memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra konstruksi ketenagalistrikan yang kompetitif, terpercaya, dan berdaya saing global,” yakinnya.

ECRL atau Jalur Kereta Pantai Timur Malaysia merupakan proyek transportasi penumpang dan kargo yang menghubungkan Pelabuhan Klang, Selangor di pantai barat dengan Kota Bharu, Kelantan di pantai timur, Malaysia. Jaringan sepanjang 665 km tersebut sepenuhnya terelektrifikasi dan diproyeksikan memperkuat konektivitas antara Pantai Timur dan wilayah tengah Semenanjung Malaysia.

Bagi masyarakat, infrastruktur kelistrikan ECRL memiliki peran penting karena memasok kebutuhan listrik untuk sistem kereta. Dengan dukungan pasokan listrik yang andal, ECRL diharapkan dapat menyediakan transportasi publik yang lebih cepat, nyaman, dan ramah lingkungan, sekaligus membantu mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi dan kemacetan jalan raya. Keberhasilan FS 01 pun menjadi awal dari rangkaian pencapaian PLN NPC dalam menyelesaikan proyek ECRL di Malaysia.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pelindo Dukung Produk Kereta Nasional Menembus Pasar Selandia Baru

26 Agustus 2026 - 19:29 WITA

Lebih dari 76 ribu Pengguna Jasa KA Gunakan KA Jarak Jauh dari Daop 2 Bandung Selama Libur Panjang Maulid Nabi Muhammad SAW

26 Agustus 2026 - 19:02 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Cempaka Mas Semarakkan Kantor dengan Dekorasi Nuansa Merah Putih

26 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Sukses Digelar, Sportartcular BRI Region 6 Cabang Padel Hadirkan Semangat Sportivitas dan Kebersamaan

26 Agustus 2026 - 18:00 WITA

Jelang 25 Tahun, The Grill Perkenalkan Pengalaman All You Can Grill untuk Pertama Kalinya

26 Agustus 2026 - 17:31 WITA

Solusi untuk Hunian Berkualitas, Kontribusi Waskita Beton Precast dalam Industri Perumahan Indonesia

26 Agustus 2026 - 17:09 WITA

Trending di Bisnis