Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 28 Jun 2026 14:36 WITA ·

Cara Mengatasi Inflasi agar Gaji Tidak Habis Percuma


Cara Mengatasi Inflasi agar Gaji Tidak Habis Percuma Perbesar

Cara mengatasi inflasi bukan hanya dengan meningkatkan penghasilan, tetapi juga memastikan uang yang dimiliki dikelola dengan tepat. Tidak sedikit orang yang merasa gajinya terus naik dari tahun ke tahun, tetapi kondisi tabungannya justru tidak banyak berubah.

Fenomena ini cukup umum terjadi. Ketika pendapatan meningkat, pengeluaran sering kali ikut naik. Di sisi lain, harga barang dan jasa juga terus mengalami penyesuaian akibat inflasi. Akibatnya, kenaikan gaji yang diperoleh terasa tidak terlalu berdampak pada kondisi keuangan secara keseluruhan.

Lalu, bagaimana cara menghadapi inflasi agar keuangan tetap sehat dan tujuan finansial tetap berjalan?

Apa Itu Inflasi?

Inflasi adalah kondisi ketika harga barang dan jasa mengalami kenaikan secara umum dalam periode tertentu.

Ketika inflasi terjadi, daya beli uang akan menurun. Dengan jumlah uang yang sama, barang atau jasa yang bisa dibeli menjadi lebih sedikit dibanding sebelumnya.

Sebagai contoh, jika beberapa tahun lalu Rp50.000 cukup untuk membeli kebutuhan tertentu, belum tentu jumlah yang sama masih memiliki daya beli yang setara saat ini.

Karena itu, memahami cara mengatasi inflasi menjadi penting agar kondisi keuangan tidak tertinggal oleh kenaikan harga.

Kenapa Gaji Naik Tapi Tabungan Tetap Stagnan?

Ada beberapa alasan yang sering menyebabkan kondisi tersebut.

1. Pengeluaran Ikut Naik

Saat penghasilan meningkat, banyak orang tanpa sadar meningkatkan gaya hidup.

Misalnya:

– Lebih sering makan di luar

– Upgrade gadget

– Menambah langganan hiburan

– Belanja lebih sering

Kondisi ini dikenal sebagai lifestyle inflation atau inflasi gaya hidup.

2. Tidak Memiliki Anggaran yang Jelas

Tanpa perencanaan keuangan, kenaikan gaji sering kali habis begitu saja untuk berbagai pengeluaran yang tidak terkontrol.

Akibatnya, porsi tabungan tidak ikut bertambah meskipun penghasilan meningkat.

3. Seluruh Dana Hanya Disimpan di Rekening Transaksi

Menyimpan seluruh dana dalam satu rekening memang praktis, tetapi sering kali membuat uang lebih mudah digunakan untuk kebutuhan yang sebenarnya tidak direncanakan.

Karena itu, penting untuk memisahkan dana berdasarkan tujuan keuangan masing-masing.

Cara Mengatasi Inflasi Agar Keuangan Tetap Bertumbuh

1. Tingkatkan Porsi Tabungan Saat Gaji Naik

Setiap kali mendapatkan kenaikan gaji, coba tingkatkan porsi tabungan terlebih dahulu sebelum menambah pengeluaran lainnya.

Misalnya:

– Kenaikan gaji Rp500.000

– Alokasikan sebagian untuk tabungan atau investasi

– Sisanya digunakan untuk kebutuhan lain

Cara sederhana ini dapat membantu kondisi keuangan berkembang lebih cepat.

2. Bangun Dana Darurat

Dana darurat menjadi salah satu fondasi penting dalam perencanaan keuangan.

Dana ini dapat membantu menghadapi kondisi tidak terduga seperti:

– Kehilangan pekerjaan

– Biaya kesehatan

– Kerusakan kendaraan

– Kebutuhan mendesak lainnya

Dengan dana darurat yang memadai, tujuan keuangan jangka panjang tidak mudah terganggu.

3. Pisahkan Uang Berdasarkan Tujuan

Membagi dana sesuai tujuan dapat membantu pengelolaan keuangan menjadi lebih terstruktur.

Misalnya:

– Dana darurat

– Dana liburan

– Dana pendidikan

– Dana investasi

– Dana kebutuhan harian

Cara ini membantu mengurangi risiko penggunaan dana yang tidak sesuai peruntukannya.

4. Evaluasi Pengeluaran Secara Berkala

Luangkan waktu untuk meninjau pengeluaran setiap bulan.

Perhatikan apakah terdapat:

– Langganan yang jarang digunakan

– Pengeluaran impulsif

– Biaya yang dapat dikurangi

Penghematan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar dalam jangka panjang.

5. Pertimbangkan Diversifikasi Aset

Selain menabung, sebagian masyarakat memilih mengalokasikan dana ke berbagai instrumen sesuai tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing.

Diversifikasi membantu mengurangi ketergantungan pada satu jenis aset saja dalam perencanaan keuangan jangka panjang.

Emas Masih Menjadi Pilihan Banyak Orang

Salah satu instrumen yang sering dipilih masyarakat untuk tujuan jangka panjang adalah emas.

Alasannya karena emas telah lama dikenal sebagai salah satu aset yang digunakan untuk menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.

Saat ini, pembelian emas juga semakin mudah karena dapat dilakukan secara digital melalui aplikasi.

Namun perlu dipahami bahwa harga emas dapat mengalami kenaikan maupun penurunan sesuai kondisi pasar. Karena itu, emas tetap perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing.

Investasi Emas Online Kini Lebih Praktis

Menghadapi inflasi tidak selalu berarti harus mencari penghasilan tambahan yang lebih besar. Kamu juga perlu tahu bagaimana mengelola uang yang sudah dimiliki agar lebih terencana dan sesuai tujuan keuangan.

Bagi yang ingin mulai mengenal investasi emas, Investasi emas online neobank dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan. Melalui aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat membeli emas digital dari mitra yaitu Treasury dan Lakuemas. Bisa beli dengan nominal kecil dan memantau perkembangan investasi langsung melalui smartphone.

Sebelum berinvestasi, pastikan kamu memahami karakteristik produk, manfaat, biaya, risiko, serta ketentuan yang berlaku. Harga emas dapat naik maupun turun sesuai kondisi pasar sehingga investasi perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing.

***

Investasi mengandung risiko. Calon investor wajib memahami informasi produk sebelum melakukan transaksi investasi.

Jika ingin mempelajari fitur Emas di neobank, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link https://s.id/infoneoemas

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 963 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KALOG Express Perluas Peluang Kemitraan, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

23 Juli 2026 - 19:40 WITA

Apa Itu BI Fast dan Bedanya dengan Transfer Biasa?

23 Juli 2026 - 16:40 WITA

Ribuan Pengunjung Meriahkan The 9th Manawa Festival 2026 Sebuah Kolaborasi Harmoni Budaya dan Inovasi Bisnis BINUS @Bandung

23 Juli 2026 - 16:30 WITA

Segini Rata-rata Biaya Pasang WiFi dan Kenapa Harganya Bisa Berbeda Tiap Wilayah

23 Juli 2026 - 16:28 WITA

Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Jadikan Transportasi Publik sebagai Ruang Belajar bagi Anak Penyandang Disabilitas

23 Juli 2026 - 15:33 WITA

Memangkas Tikungan, Menghubungkan Kawasan: WSBP Suplai PC-I Girder untuk Proyek Pembangunan Jalan Perbaikan Singaraja–Mengwitani

23 Juli 2026 - 15:11 WITA

Trending di Bisnis