BOLMONG – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Yusra Alhabsy menyerahkan bantuan modal usaha kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Tenaga Kerja Mandiri (TKM).
Bupati Yusra didampingi Wakil Bupati Dony Lumenta menyerahkan bantuan langsung secara simbolis usai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin 1 Juni 2026.
Hal ini menunjukkan bahwa Bupati Yusra dan Doni Lumenta berkomitmen dalam merealisasikan program yang telah dijanjikan kepada masyarakat saat kampanye.
Program tersebut merupakan salah satu bagian dari visi dan misi Yusra-Dony untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperkuat sektor usaha kecil yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
“Penerima bantuan adalah masyarakat yang menjalankan usaha secara mandiri dan tergolong usaha kecil. Program ini terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat yang memiliki usaha dan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan,” ujar Abdurivai.
Ia menjelaskan, masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan modal usaha dapat mengajukan permohonan melalui pemerintah desa, pemerintah kecamatan, maupun langsung ke Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bolaang Mongondow.
Setelah pengajuan dilakukan, pemerintah akan menurunkan tim verifikasi untuk memastikan kelayakan usaha serta memeriksa kelengkapan data administrasi calon penerima bantuan.
“Tim akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi terhadap usaha yang dijalankan dan memastikan seluruh data yang disampaikan sesuai dengan kondisi sebenarnya,” jelasnya.
Menurut Rivai sapaan akrabnya, bantuan modal hanya diberikan kepada masyarakat yang telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan dinyatakan layak berdasarkan hasil verifikasi lapangan.
Dana bantuan nantinya akan disalurkan langsung melalui rekening bank masing-masing penerima guna menjamin transparansi dan akuntabilitas penyaluran program.
Ia juga menegaskan bahwa dana yang diterima wajib dimanfaatkan sesuai kebutuhan usaha penerima, terutama untuk pembelian barang maupun bahan yang mendukung pengembangan usaha mereka.
“Dana yang sudah diterima harus segera digunakan untuk membeli barang atau bahan sesuai kebutuhan usaha masing-masing agar manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh penerima,” tegasnya.
Lebih lanjut, Abdurivai mengungkapkan bahwa jumlah penerima bantuan masih berpotensi bertambah pada tahun ini. Pemerintah daerah berencana mengusulkan tambahan anggaran pada APBD Perubahan 2026 untuk menjangkau lebih banyak pelaku usaha.
“Data penerima saat ini sebanyak 1.911 orang. Ke depan kami merencanakan penambahan sekitar 1.000 penerima lagi melalui APBD Perubahan, sehingga total penerima manfaat tahun ini diproyeksikan mencapai 2.911 orang,” ungkapnya.
Program bantuan modal usaha tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas usaha, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow. Dengan realisasi program ini, Pemerintah Kabupaten Bolmong menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Yusra Alhabsyi bersama Wakil Bupati Dony Lumenta juga meresmikan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bolaang Mongondow. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menciptakan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.
Bupati Yusra Alhabsyi mengatakan, pembangunan BLK merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mempersiapkan generasi muda Bolmong agar mampu bersaing di tengah perkembangan dunia industri dan usaha yang semakin kompetitif. Menurutnya, peningkatan kualitas SDM harus berjalan beriringan dengan program pemberdayaan ekonomi masyarakat agar pembangunan daerah dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Bupati Dony Lumenta menegaskan bahwa keberadaan BLK nantinya akan menjadi pusat pelatihan berbagai keterampilan kerja bagi masyarakat.
Dengan hadirnya fasilitas tersebut, pemerintah berharap mampu mencetak tenaga kerja terampil, membuka peluang usaha baru, serta menekan angka pengangguran di Kabupaten Bolaang Mongondow.
Peresmian pembangunan BLK ini sekaligus menjadi bukti nyata realisasi janji kampanye Yusra-Dony yang mulai diwujudkan secara bertahap untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bolmong.***






