Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 13 Feb 2024 11:12 WITA ·

Bupati Rote Ndao dan Wakil Bupati Gelar Apel Terakhir Bersama ASN dan Para Kades se-Rote Ndao


Bupati Rote Ndao dan Wakil Bupati Gelar Apel Terakhir Bersama ASN dan Para Kades se-Rote Ndao Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Selasa, 13 Februari 2024, Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu, SE, dan Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus Saek, menyelenggarakan apel terakhir bersama para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para kepala desa se-Rote Ndao. Momen tersebut menjadi penghujung masa jabatan mereka yang akan berakhir pada 14 November 2024.

Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao mengakui bahwa awal masa jabatannya penuh dengan tantangan, baik dari dalam maupun luar, terutama sebagai bupati perempuan pertama di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tantangan-tantangan tersebut mencakup penanganan pandemi COVID-19 dan masalah kekeringan yang sedang dihadapi, yang mengakibatkan keterlambatan dalam penanaman dan potensi gagal panen.

Bupati juga memperkenalkan Sekretaris Daerah (Sekda) Rote Ndao, Jonas M. Selly, yang akan menjadi pelaksana tugas bupati sementara menunggu pelantikan penggantinya. Sebagai Sekda, ia menitipkan banyak program yang masih berjalan, seperti program penanggulangan stunting, beasiswa, dan program-program lainnya, termasuk upaya mempertahankan prestasi Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dalam pengelolaan keuangan daerah.

Meskipun memberikan apresiasi, bupati juga menegaskan keprihatinannya terhadap dua kepala dinas perempuan yang terlibat dalam kesalahan pengelolaan keuangan. Ia menegaskan bahwa sebagai perempuan, mereka seharusnya bekerja dengan integritas dan hati yang tulus. Diharapkan agar kesalahan serupa tidak terulang di masa yang akan datang.

Bupati juga memberikan pesan kepada Sekda untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga pada tahun 2025 dapat direalisasikan kenaikan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para ASN, meskipun saat ini mereka tetap melaksanakan instruksi bupati terkait penanganan kasus stunting di daerah tersebut.

Menandai hari terakhir mereka, bupati menyampaikan bahwa pelantikan penjabat bupati baru akan dilaksanakan pada tanggal 16 Februari 2024. Oleh karena itu, ia belum meninggalkan rumah jabatan bupati dan akan menyerahkan jabatannya setelah serah terima dilakukan.

Bupati juga mengungkapkan harapannya kepada semua pihak terkait untuk memberikan dukungan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati yang baru, Maks Oder Sombu, yang merupakan putra daerah Rote Ndao.

Terakhir, bupati mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan selama lima tahun masa jabatannya, yakni periode 2019-2024. Ia berharap semangat pembangunan dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut demi kemajuan Rote Ndao di masa yang akan datang.

Reporter : Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,538 kali

Baca Lainnya

Selamat Hari Raya Nyepi dari Julie Sutrisno Laiskodat, B.B.A

19 Maret 2026 - 20:10 WITA

Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat Melakukan Penyerahan Bantuan Sembako Kepada Umat Muslim Di Kabupaten Sika

19 Maret 2026 - 19:58 WITA

Penipuan Data; Kepala Dinas dan Staf Dinas Sosial Rote Ndao Diduga Sementara Mena Ganti Nama Penerima PKH dan Sembako dengan Keluarga Staf Sendiri

18 Maret 2026 - 08:30 WITA

Penipuan Uang dengan Modus Menggadekan Motor, Fanus Koanak Mengaku Sudah Menjualnya Akibat Kalah Judi

17 Maret 2026 - 03:15 WITA

Menjelang Libur Idulfitri, Paket MBG Misterius Muncul di Rote Ndao: Hari Ini Tersalurkan Diam-diam, Kelurahan Metina Bisu

16 Maret 2026 - 11:14 WITA

Usman Husin: Pembatasan Pukul Rata di Labuan Bajo Dinilai Tidak Adaptif dan Berisiko

11 Maret 2026 - 05:29 WITA

Trending di News