KONSEL, SULUTNEWS.COM – Bupati Konawe Selatan (Konsel), Irham Kalenggo menyebut pemerintah pusat terus mendukung pembangunan infrastruktur dan sektor pertanian di wilayahnya. Tahun ini, dukungan tersebut antara lain mencakup pengaspalan jalan sekitar Rp40 miliar, bantuan rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), serta pembangunan jaringan irigasi.
Bupati menyampaikan hal itu saat menyambut Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae dalam kunjungan kerja di Desa Lamomea, Kecamatan Konda, Konsel, Sabtu (26/9/2026).
Menurutnya, Ridwan Bae turut memperjuangkan berbagai program pembangunan untuk Konawe Selatan melalui Komisi V DPR RI.
“Setiap tahun beliau telah membantu menggelontorkan bantuan ke kita puluhan bahkan ratusan miliar. Yang real tahun ini kita dibantu pengaspalan kurang lebih Rp40 miliar,” ujar Bupati.
Selain jalan, pemerintah pusat juga menyalurkan bantuan perumahan melalui program BSPS. Bupati menyebut jumlah penerima tahun ini mencapai ratusan unit dan melanjutkan dukungan pada tahun-tahun sebelumnya.
“Bantuan perumahan, BSPS yang real kemarin saya dengar 500, tapi kayaknya 800 bahkan hampir 1.000. Untuk tahun ini, belum tahun-tahun sebelumnya,” katanya.
Bupati juga menyoroti pembangunan jaringan irigasi. Menurutnya, sejumlah kecamatan di Konsel telah menerima dukungan pembangunan saluran irigasi untuk menunjang lahan pertanian.
Selanjutnya, ia menyampaikan perkembangan rencana pembangunan jembatan penghubung di Sabulakoa. Pemerintah daerah menargetkan proses perencanaan rampung tahun ini agar pembangunan dapat berjalan pada tahun depan.
“Insyaallah tahun depan yang beberapa kali kami pidatokan, jembatan penghubung kita di Sabulakoa mudah-mudahan akan terealisasi. Yang bikin lambat karena perencanaannya kita kerjanya agak lambat. Tapi insyaallah tahun ini perencanaannya selesai,” jelasnya.
Bupati kemudian meminta para kepala desa menyampaikan langsung kebutuhan pembangunan kepada Ridwan Bae. Ia menilai sektor infrastruktur perlu mendapat perhatian karena Komisi V DPR RI membidangi sejumlah program pembangunan fisik.
“Teman-teman kepala desa silakan apa yang diusulkan kepada beliau, banyak hal, khususnya menyangkut infrastruktur, karena beliau pimpinan Komisi V,” terangnya.
Selain infrastruktur, Bupati mengajak kepala desa memanfaatkan dukungan pemerintah untuk sektor pertanian. Ia menyebut pemerintah daerah sebelumnya telah menyalurkan 70 pompa air dan kini mengupayakan tambahan bantuan.
“Kepala desa yang ada potensi sawahnya di sini, hampir semua yang masih kekurangan pompa air sebentar, silakan komunikasi dengan KPL-nya, sampaikan proposalnya,” katanya.
Bupati juga menyampaikan dukungan benih jagung untuk lahan sekitar 1.000 hektare. Ia meminta petani yang ingin menanam jagung segera menyampaikan kebutuhan melalui mekanisme yang tersedia.
Selain jagung, pemerintah juga menyiapkan bibit durian dan alpukat bagi kelompok tani. Namun, kelompok tani harus memiliki lahan dan data petani yang jelas agar pemerintah dapat memproses bantuan melalui mekanisme CPCL.
“Ini siapa saja kelompok tani, tapi niat, syaratnya harus ada lahan. Karena semua itu di CPCL. Harus ada petaninya, harus ada lahannya. Tidak bisa dikerjakan kalau tidak ada itu,” tegasnya.
Dalam pertemuan itu, Bupati berharap Ridwan Bae dapat mendengar langsung aspirasi masyarakat Konsel dan memperjuangkan kebutuhan pembangunan melalui pemerintah pusat.
Penulis : Muhammad Irwansyah (Wartawan Madya)






