Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Boltim · 11 Mar 2024 14:06 WITA ·

Bupati Didampingi Ketua TP-PKK Boltim Menggelar Pananaman Pohon Tabebuya


Foto: Tampak Bupati Boltim saat melakukan penanaman pohon. Perbesar

Foto: Tampak Bupati Boltim saat melakukan penanaman pohon.

Boltim, Sulutnews.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melakukan pananaman pohon Tabebuya sebanyak 470 pohon, di sepanjang ruas jalan dua arah Ibu Kota Kabupaten Boltim.

Kegiatan tersebut, di pimpin langsung oleh Bupati Boltim Dr. (C) Sam Sachrul Mamonto. S. Sos. M. Si, di dampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Boltim Ny. Seska Ervina Budiman. S. Sos, Jumat 8 Maret 2024 pagi.

Foto: Tampak Bupati di dampingi Ketua TP-PKK Boltim, saat melakukan kegiatan penanaman pohon.

Pada kesempatan itu, Bupati mengatakan, Pohon ini 3 sampai 4 tahun kedepan sudah nampak bunganya yang berwarna orange.

“Ini akan merubah wajah Ibu Kota Kabupaten Boltim nantinya, sehingga Saya menegaskan kepada setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah, untuk merawat dengan serius pohon Tabebuya,”Tegas Bupati.

Foto: Tampak Bupati Boltim saat mengajarkan cara menanam pohon tabebuya.

Lanjut Bupati, masing – masing SKPD penanggung jawab wajib mengganti jika ada satu pohon Tabebuya yang mati. Harus ada lex specialis atau perlakuan khusus untuk merawat pohon ini.

“Pengadaan bibit pohon Tabebuya tidak memakai dana Daerah, melainkan uang Saya sendiri. Jadi setiap Kepala Dinas dan badan harus tanggung jawab dan ganti jika ada yang mati,”Jelasnya.

Bupati juga menambahkan, meskipun memiliki bentuk bunga menyerupai Bunga Sakura di Jepang,”Namun Tabebuya dan Sakura merupakan tumbuhan dari family yang berbeda,”Tutup Bupati.

Di ketahui, bibit pohon ini memiliki nama latin Tabebuya Rosea sebagai simbol keberagaman sebuah Kota. (Ayla)

Artikel ini telah dibaca 1,507 kali

Baca Lainnya

Kepemimpinan Oskar – Argo Pemkab Boltim Raih Prestasi Gemilang Tingkat Nasional

16 April 2026 - 21:07 WITA

BSG Cabang Tutuyan Gelar Sosialisasi Transaksi Non Tunai Untuk Dana Kapitasi Puskesmas

15 April 2026 - 23:03 WITA

Angel Wenas Serap Aspirasi Dengan Masyarakat Desa Togit

8 April 2026 - 14:27 WITA

Pimpin Apel Perdana, Wabup Argo Sumaiku Mengajak ASN Perkuat Integritas Pelayanan Publik Bagi Warga Boltim

30 Maret 2026 - 22:30 WITA

Bupati Oskar Manoppo, Menyerahkan LKPD Unaidited Tahun Anggaran 2025 Ke BPK Perwakilan Sulut

30 Maret 2026 - 20:57 WITA

Kapolsek Kotabunan AKP Tezza, Kunjungi Pasar Ramadhan, Pastikan Situasi Tetap Kondusif

15 Maret 2026 - 06:38 WITA

Trending di Boltim