Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Boltim · 11 Mar 2024 14:06 WITA ·

Bupati Didampingi Ketua TP-PKK Boltim Menggelar Pananaman Pohon Tabebuya


Foto: Tampak Bupati Boltim saat melakukan penanaman pohon. Perbesar

Foto: Tampak Bupati Boltim saat melakukan penanaman pohon.

Boltim, Sulutnews.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melakukan pananaman pohon Tabebuya sebanyak 470 pohon, di sepanjang ruas jalan dua arah Ibu Kota Kabupaten Boltim.

Kegiatan tersebut, di pimpin langsung oleh Bupati Boltim Dr. (C) Sam Sachrul Mamonto. S. Sos. M. Si, di dampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Boltim Ny. Seska Ervina Budiman. S. Sos, Jumat 8 Maret 2024 pagi.

Foto: Tampak Bupati di dampingi Ketua TP-PKK Boltim, saat melakukan kegiatan penanaman pohon.

Pada kesempatan itu, Bupati mengatakan, Pohon ini 3 sampai 4 tahun kedepan sudah nampak bunganya yang berwarna orange.

“Ini akan merubah wajah Ibu Kota Kabupaten Boltim nantinya, sehingga Saya menegaskan kepada setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah, untuk merawat dengan serius pohon Tabebuya,”Tegas Bupati.

Foto: Tampak Bupati Boltim saat mengajarkan cara menanam pohon tabebuya.

Lanjut Bupati, masing – masing SKPD penanggung jawab wajib mengganti jika ada satu pohon Tabebuya yang mati. Harus ada lex specialis atau perlakuan khusus untuk merawat pohon ini.

“Pengadaan bibit pohon Tabebuya tidak memakai dana Daerah, melainkan uang Saya sendiri. Jadi setiap Kepala Dinas dan badan harus tanggung jawab dan ganti jika ada yang mati,”Jelasnya.

Bupati juga menambahkan, meskipun memiliki bentuk bunga menyerupai Bunga Sakura di Jepang,”Namun Tabebuya dan Sakura merupakan tumbuhan dari family yang berbeda,”Tutup Bupati.

Di ketahui, bibit pohon ini memiliki nama latin Tabebuya Rosea sebagai simbol keberagaman sebuah Kota. (Ayla)

Artikel ini telah dibaca 1,507 kali

Baca Lainnya

LUAS SEKITAR 50 HEKTAR DI SALAH 1 BLOK TANAH EKS HGU (Panang) DESA KOTABUNAN KEMBALI KE PEMILIK ASAL

16 Agustus 2026 - 16:44 WITA

HUT ke-18 Boltim: Bupati Oskar Manoppo Serukan “Berlari Menuju Kemajuan” dalam Rapat Paripurna Istimewa

22 Juli 2026 - 23:33 WITA

Tegas, Kapolres Golfried Hasiholan Peringatkan Personel Gunakan Senpi Sesuai SOP

29 Juni 2026 - 17:48 WITA

Bupati Cup II 2026 Resmi Bergulir: “Semangat Juara, Boltim Bangkit” Guncang Lapangan Gogaluman

15 Juni 2026 - 23:04 WITA

Rahman Salehe Tunjukan Sikap Toleransi Percayakan Saudara Nonmuslim Ketua Panitia Kurban

28 Mei 2026 - 21:08 WITA

DPRD Boltim Dorong Pembangunan Kantor Bank SulutGo di Tutuyan, Audiensi dengan Komisaris dan Direksi

13 Mei 2026 - 23:54 WITA

Trending di Advetorial