Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 5 Nov 2025 18:24 WITA ·

BRI-MI Cetak Tonggak Penting Bersejarah, Dana Kelolaan Tembus Rp60 Triliun pada November 2025


BRI-MI Cetak Tonggak Penting Bersejarah, Dana Kelolaan Tembus Rp60 Triliun pada November 2025 Perbesar

Pertumbuhan Pesat dan Inovasi Produk Dorong Kepercayaan Investor terhadap BRI Manajemen Investasi

Jakarta, 5 November 2025 — Antusiasme investor terhadap produk investasi yang dikelola PT BRI
Manajemen Investasi (BRI-MI) terus meningkat. Hingga per 5 November 2025,
BRI-MI berhasil mencatatkan dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM)
sebesar Rp60 triliun, naik signifikan hanya dalam waktu kurang lebih satu bulan
setelah sebelumnya mencapai Rp55,5 triliun pada September 2025.

Lonjakan ini mencerminkan reputasi dan kinerja BRI-MI sebagai salah satu
manajer investasi terdepan dan tepercaya di Indonesia. Peningkatan dana
kelolaan didorong oleh tingginya minat para investor terhadap produk-produk
unggulan seperti Seruni Pasar Uang II, Seruni Pasar Uang III, Gamasteps Pasar
Uang, dan BRI Balanced Regular Income Fund (BRIF) yang terbilang stabil,
likuid, serta mampu memberikan hasil kompetitif dan optimal di tengah kondisi
pasar yang dinamis.

Momentum Kepercayaan Investor dan Inovasi Pasar Syariah

Selain pertumbuhan produk reksa dana konvensional, momentum positif juga
diperkuat oleh keberhasilan peluncuran KIK EBA Syariah pertama di Indonesia,
sebuah inisiatif kolaboratif yang menandai langkah maju dalam pengembangan
pasar modal syariah nasional.

Keberhasilan tersebut tidak hanya menunjukkan kemampuan BRI-MI dalam
merancang produk investasi inovatif dan sesuai prinsip syariah, tetapi juga
memperkuat posisinya sebagai pelopor transformasi instrumen investasi berbasis
aset di Tanah Air.

Direktur Utama BRI Manajemen Investasi Tina Meilina menyampaikan bahwa
pencapaian AUM Rp60 triliun dan kesuksesan KIK EBA Syariah merupakan refleksi
kepercayaan investor terhadap kredibilitas, tata kelola, dan konsistensi
kinerja BRI-MI.

“Kami melihat lonjakan antusiasme investor sebagai hasil dari kerja
konsisten dalam menjaga kinerja produk, membangun transparansi, dan
menghadirkan inovasi yang relevan. Lonjakan AUM ini menjadi indikasi kuat bahwa
strategi BRI-MI dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan stabilitas
hasil investasi berjalan efektif, sekaligus memperkuat posisi kami di industri,”
ujar Tina.

Tina menambahkan bahwa keberhasilan peluncuran KIK EBA Syariah menjadi
bagian dari komitmen BRI-MI untuk terus memperluas cakupan produk investasi
yang inklusif dan berdampak positif bagi pasar modal Indonesia.

“Ke depan, kami akan terus menghadirkan solusi investasi yang adaptif, baik
konvensional maupun syariah, serta mendukung visi BRI Group dalam memperkuat
literasi dan inklusi keuangan di Tanah Air,” tutupnya.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 977 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rayakan HUT ke-38, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Berbagi Kebahagiaan dengan 50 Anak Yatim Piatu

27 Agustus 2026 - 20:29 WITA

FUGUKU MEMPERKENALKAN KOLEKSI “GROUND ZERO” DI ORCHARD ROAD FASHION WEEK, MENGHUBUNGKAN AKTIVASI GLOBAL DENGAN SENI MENGUMPULKAN KARYA FASHION BERKESADARAN

27 Agustus 2026 - 20:25 WITA

Pengguna LRT Jabodebek Meningkat Seiring Kebutuhan untuk Mobilitas Masyarakat

27 Agustus 2026 - 19:21 WITA

Memperkuat Komunikasi Isu Dekarbonisasi, VRITIMES Hadir di IICCS Forum 2026

27 Agustus 2026 - 19:08 WITA

VRITIMES Kenalkan Pendekatan PR Modern untuk SEO dan AI Search di Indonesia Retail Summit & Expo 2026

27 Agustus 2026 - 18:57 WITA

Transportasi Perkotaan untuk Masa Depan dan Lingkungan

27 Agustus 2026 - 18:16 WITA

Trending di Bisnis