Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 25 Mar 2026 17:18 WITA ·

Bittime Hadirkan Token Pair HYPE/USDT, Perluas Akses bagi Investor Indonesia


Bittime Hadirkan Token Pair HYPE/USDT, Perluas Akses bagi Investor Indonesia Perbesar

Jakarta, 25 Maret 2026 – Kondisi ekonomi global saat ini tengah berada dalam fase penuh ketidakpastian yang dipicu oleh kombinasi tekanan politik. Di tengah dinamika pasar ini, Bittime terus memperkuat ekosistemnya dengan meluncurkan pasangan perdagangan baru HYPE/USDT guna memberikan opsi likuiditas yang lebih luas bagi investor kripto di Indonesia.

Sebelumnya, dinamika politik di Amerika Serikat terus menjadi sorotan di mana desakan terhadap Bank Sentral AS atau The Fed untuk segera menurunkan suku bunga semakin menguat. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban utang nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan data pasar terkini, kebijakan suku bunga rendah diprediksi akan meningkatkan likuiditas pasar, yang pada akhirnya berpotensi mengalirkan dana segar ke aset-aset inovatif seperti aset kripto.

Namun, aspirasi ekonomi tersebut harus berhadapan dengan realitas konflik di Timur Tengah yang memicu fluktuasi tajam pada harga minyak mentah dunia. Kenaikan harga komoditas energi ini memicu ekspektasi inflasi yang lebih tinggi, memaksa pasar untuk mempertimbangkan kemungkinan suku bunga tetap berada di level tinggi demi mengontrol laju harga barang. Situasi makroekonomi yang tidak menentu ini secara tidak langsung berdampak pada volatilitas aset digital global.

Di tengah gejolak tersebut, Bittime menjawab kebutuhan investor akan aset yang memiliki utilitas riil di sektor derivatif dengan menghadirkan pair HYPE/USDT. Hal ini ditujukan agar pengguna Bittime dapat dengan mudah melakukan deposit dan perdagangan dengan pasangan HYPE/USDT.

Lebih lanjut, Bittime juga menghadirkan fitur Flexible Staking $HYPE sebagai solusi bagi investor untuk memaksimalkan aset mereka tanpa perlu mengunci asetnya dalam periode tertentu.

Fitur ini menawarkan reward harian dengan imbal hasil tahunan (APY) hingga 10% bagi pengguna baru, dan APY 4.00% bagi pengguna lama. Langkah ini diharapkan menjadi jembatan likuiditas bagi investor yang ingin tetap produktif meskipun pasar global sedang fluktuatif.

Sebagai platform perdagangan aset kripto yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), Bittime berkomitmen untuk terus menyediakan ekosistem perdagangan yang aman, transparan, dan mudah diakses.

Kenaikan harga komoditas energi ini dapat memicu ekspektasi inflasi yang lebih tinggi, sehingga mendorong pasar untuk mempertimbangkan kemungkinan suku bunga tetap berada di level tinggi demi mengontrol laju harga barang. Situasi makroekonomi yang tidak menentu ini secara tidak langsung berdampak pada volatilitas aset digital global.

Perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi, termasuk fluktuasi harga dan risiko likuiditas yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap investor untuk terus melakukan riset mandiri dan berdiskusi dengan komunitas terpercaya sebelum mengambil keputusan investasi.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 944 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Keselamatan di Jalan Tol, Jasa Marga Integrasikan Perangkat WIM, RFID Reader dan ANPR ke Sistem BLUe Kemenhub untuk Dukung Zero ODOL 2027

11 Agustus 2026 - 19:49 WITA

Masih Ada Waktu! Dupoin Blog Competition Resmi Diperpanjang

11 Agustus 2026 - 17:49 WITA

Mugen 2026: Hadirkan Model Context Protocol (MCP), RevComm Ciptakan Inovasi Voice Analytics untuk Bisnis

11 Agustus 2026 - 17:24 WITA

ESR dan INA Perluas Kemitraan untuk Pengembangan Logistik Baru di Indonesia

11 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Rian D’Masiv hingga Didik Nini Thowok Puji Talenta AICE Got You! Solo

11 Agustus 2026 - 17:00 WITA

K Mall Semarakan Indonesia Shopping Festival 2026 Lewat Kemayoran Reimagined

11 Agustus 2026 - 16:59 WITA

Trending di Bisnis