Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 14 Feb 2026 13:12 WITA ·

Bittime Catatkan Ribuan Partisipan pada Program Waitlist Bittime Beta Flexible Futures Batch Pertama


Bittime Catatkan Ribuan Partisipan pada Program Waitlist Bittime Beta Flexible Futures Batch Pertama Perbesar

Jakarta, 14 Februari 2026 – Program Waitlist Beta Bittime Flexible Futures batch pertama resmi berakhir pada 6 Februari 2026, kemarin. Hanya dalam dua minggu program waitlist eksklusif early bird access yang membagikan trial funds hingga $1,500 USDT ini, berhasil menarik perhatian hingga lebih dari 4000 partisipan.Program yang digadang oleh Bittime, platform pertukaran aset kripto yang telah memperoleh izin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka kesempatan bagi 100 orang pengguna terpilih untuk mencoba fitur terbaru #BittimeFlexibleFutures.

Mengusung mekanisme “Early Come, Early Access”, di mana pengguna yang lebih dahulu mendaftar memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan akses lebih awal ke fitur Beta Bittime Flexible Futures, terbukti berhasil menarik perhatian para trader aset kripto Indonesia.

Ini menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap fitur perpetual futures dengan model fleksibel yang dirancang untuk memberikan pengalaman trading yang transparan dan mudah diakses oleh berbagai segmen trader. Selain itu, program trial funds juga turut memberi kesempatan bagi para trader untuk lebih dulu mengeksplorasi fitur perpetual futures dengan risiko lebih rendah.

Bentuk antusiasme ini juga ditunjukkan oleh beberapa Key Opinion Leader (KOL) yang turut membagikan pengalamannya mengakses fitur beta Bittime Flexible Futures. Di antaranya Mickeymrdt, melalui platform X (Twitter) miliknya, ia membagikan pengalaman menggunakan trial funds $150 untuk derivatif trading pada aset Bitcoin (BTC) dan Solana (SOL).

“Bittime Flexible Futures benar-benar positif sebagai exchange lokal, fiturnya sudah on-par dengan platform global. UI-nya clean dan intuitif, seamless untuk fast decision dengan dukungan leverage hingga x25 dan fitur risk management lengkap seperti TP/SL serta pilihan margin Cross dan Isolated. Dengan dukungan trial funds pada fase beta, trader memiliki kesempatan menarik untuk eksplor futures secara lebih nyaman di platform yang sudah berizin dan diawasi di Indonesia,” ungkap Mickey.

Hal ini menegaskan komitmen Bittime dalam memberikan pengalaman trading yang fleksibel dan mudah diakses oleh berbagai segmen trader. Fleksibilitas ini menjadi nilai jual utama dan diwujudkan melalui empat aspek utama, yakni Flexible Wallet, Flexible Leverage, Flexible Trading Pairs, dan Flexible Margin Mode.

Lebih lanjut, kedepannya Bittime akan kembali menghadirkan program waitlist tahap kedua yang terbuka bagi 300 orang terpilih untuk dapat lebih dahulu mengakses fitur beta Bittime Flexible Futures.

Melalui ini, Bittime optimistis tidak hanya menghadirkan inovasi baru pasar perpetual futures, tetapi juga membangun kepercayaan jangka panjang dengan komunitas trader di Indonesia. Dengan perpaduan antara kepatuhan terhadap regulasi dan inovasi produk yang adaptif, Bittime berharap dapat mendorong pertumbuhan ekosistem aset kripto yang lebih profesional dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. 

Namun tentu, perlu dipahami, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Oleh karena itu, sangat penting mengetahui tingkat toleransi risiko, serta strategi dan metode investasi yang sesuai bagi masing-masing profil sebelum memulai perdagangan atau investasi aset kripto.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 965 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Merajut Ulang Keadilan Sosial: IHDC Lanjutkan Seri Diskusi Publik “Ideologi Kesehatan Indonesia” Bersama Prof. Nila Moeloek dan Pakar Lintas Sektor

15 Agustus 2026 - 22:15 WITA

Presiden Prabowo Dorong Kedaulatan Emas Nasional

15 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Apakah AI yang Semakin Kuat Selalu Lebih Baik? Studi tentang Batas Human-AI Collaboration dalam Co-Creation Iklan Generative AI

15 Agustus 2026 - 16:49 WITA

Iklan E-Commerce Indonesia Boros tapi Tidak Konversi? Tigo AI Menggerakkan Jutaan Kreator Biasa agar Setiap Rupiah Anggaran Terlihat Hasilnya

15 Agustus 2026 - 16:35 WITA

PURANA Mengobarkan Gerakan Kebanggaan Nasional Ekonomi Sirkular “Renjana Perca” di Grand Indonesia: Merayakan 17 Tahun Kolaborasi dan Kemerdekaan Berkarya Seniman Indonesia

15 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Dari Udara ke Lapangan, Polda NTT Gerak Cepat Tangani Gempa Flores, Evakuasi, Buka Akses, hingga Pastikan Bantuan Tiba

15 Agustus 2026 - 15:22 WITA

Trending di Bisnis