Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 31 Okt 2025 10:42 WITA ·

Bitcoin Terkoreksi di $109.000, Investor Bersiap Sambut Listing Token MET di Bittime


Bitcoin Terkoreksi di $109.000, Investor Bersiap Sambut Listing Token MET di Bittime Perbesar

Jakarta, 31 Oktober 2025 – Pasar aset kripto global saat ini sedang berada dalam fase koreksi, di mana harga Bitcoin BTC terpantau bergerak di sekitar $109.000 setelah sempat mencapai puncak yang lebih tinggi. Koreksi minor ini merupakan bagian alami dari siklus pasar, sering terjadi setelah periode kenaikan yang kuat, dan mengindikasikan adanya aksi profit-taking sementara oleh para investor. 

Meskipun ada sedikit penurunan, level harga saat ini masih menunjukkan upaya serius dari para bull untuk mempertahankan posisi dukungan penting. Pergerakan harga di kisaran $109.000 ini juga tercermin pada indikator relative srength index atau RSI. Pada grafik jangka pendek, pasar menunjukkan sinyal kehati-hatian atau bahkan potensi penurunan lanjutan sebelum tren naik dapat kembali berlanjut. 

Menjelang pengumuman penting dari bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, mengenai kebijakan suku bunga, sentimen terhadap aset seperti saham dan aset kripto sering kali menghadapi tekanan. Meskipun demikian, secara umum, para pakar melihat adanya alasan kuat untuk tetap optimistis.

Secara keseluruhan, meskipun pasar mungkin mengalami gejolak jangka pendek karena faktor makroekonomi, prospek jangka panjang untuk aset berisiko, termasuk Bitcoin, tetap cerah. 

Di tengah situasi pasar saat ini, sebuah perkembangan penting datang dari ekosistem decentralized finance atau DeFi, khususnya dengan munculnya token baru yang menjadi bagian dari inovasi likuiditas. Token tersebut adalah MET, aset digital utama yang dimiliki oleh Meteora. Meteora merupakan platform decentralized exchange atau DEX yang dibangun di atas jaringan berkecepatan tinggi, Solana.

Proyek ini secara khusus fokus untuk menyediakan infrastruktur likuiditas yang modern, aman, dan efisien, yang sangat vital untuk mendukung pertumbuhan ekosistem Solana dan komunitas DeFi. Dengan fitur-fitur canggih seperti Dynamic AMM Pools yang dapat menyesuaikan diri secara dinamis dan smart vaults, Meteora membantu pengguna mengelola dana mereka untuk likuiditas dengan lebih baik, sekaligus meningkatkan potensi keuntungan secara transparan. 

Sebagai kabar gembira bagi para investor di Tanah Air, bursa aset kripto terkemuka di Indonesia, Bittime, telah mengumumkan akan segera melakukan listing token MET, memungkinkan para pengguna untuk memperdagangkan aset inovatif ini di platform mereka.

Melihat hal tersebut Bittime, platform crypto exchange yang resmi dan berlisensi di Indonesia, resmi melisting token tersebut pada platformnya. Dengan menghadirkan token ini, Bittime tidak hanya menyediakan beragam pilihan bagi para investor, tetapi juga memperlihatkan evolusi aset kripto yang terus berinovasi, menggabungkan teknologi canggih dengan ekspresi budaya yang unik.

Langkah ini menjadi bukti bahwa Bittime terus mengikuti perkembangan industri kripto global, menghadirkan aset-aset dengan potensi pertumbuhan jangka panjang dan peran yang jelas dalam ekosistem digital.

Tentu perlu dipahami bahwa seperti bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai, bukan sekadar euforia pasar.

Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime. 

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 942 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satu Bulan Menuju Indoindians Diwali Bazaar 2026, Tiket Early Bird Buy 1 Get 1 Free Resmi Dibuka

28 Agustus 2026 - 11:36 WITA

Telkom AI Center Makassar Dorong UMKM Optimalkan Konten Instagram dengan AI

28 Agustus 2026 - 11:18 WITA

FLOQ dan ASTER Tandatangani MoU di Indonesia Blockchain Week 2026 Perluas Akses Web3 di Indonesia

28 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Melemah Pekan Depan, Dupoin Futures Bidik 4.517

28 Agustus 2026 - 10:16 WITA

Barantum Kian Perkuat Posisi di Pasar CRM Indonesia

28 Agustus 2026 - 08:00 WITA

Kucing Boleh Makan Nasi atau Tidak? Ini Penjelasannya

28 Agustus 2026 - 08:00 WITA

Trending di Bisnis