Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Internasional · 10 Nov 2025 19:36 WITA ·

BIMP-EAGA Trade & Tourism Fair 2025: Konjen RI Davao Tegaskan Komitmen Indonesia di Mindanao


BIMP-EAGA Trade & Tourism Fair 2025: Konjen RI Davao Tegaskan Komitmen Indonesia di Mindanao Perbesar

Davao City Filipina, Sulutnews.com – Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan budaya di kawasan Mindanao melalui partisipasi aktif dalam BIMP-EAGA Trade & Tourism Fair 2025, yang resmi dibuka pada 9 November 2025 di Ayala Malls Abreeza, Davao City, Filipina. Pameran ini berlangsung hingga 11 November 2025, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan 33rd BIMP-EAGA Senior Officials’ Meeting (SOM) dan 28th Ministerial Meeting.

Acara pembukaan dihadiri oleh berbagai pejabat dan pemangku kepentingan kawasan, antara lain Secretary Leo Tereso A. Magno, Chairperson Mindanao Development Authority (MinDA), dan Regional Director DTI XI Romeo Castañaga. Delegasi Indonesia dipimpin langsung oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia di Davao City, Agus Trenggono, bersama Konsul Jenderal Malaysia dan sejumlah pejabat daerah Mindanao.

Dalam sambutannya, Konjen Agus Trenggono menyampaikan apresiasi atas kerja sama erat antara Indonesia dan Mindanao yang terus berkembang, khususnya di sektor perdagangan dan pertukaran budaya.

“Indonesia dan Mindanao telah lama menjalin kemitraan yang erat, baik dalam perdagangan maupun hubungan sosial-budaya. Saat ini, Indonesia menjadi sumber impor terbesar kedua bagi Mindanao, dengan nilai perdagangan mencapai 1,3 miliar USD. Angka ini mencerminkan kepercayaan dan kedekatan ekonomi yang terus tumbuh,” ujar Konjen Agus.

Pada pameran tahun ini, Indonesia menampilkan berbagai produk unggulan ekonomi kreatif, barang industri dan bahan konstruksi, serta produk kesehatan dan herbal. Sejumlah perusahaan Indonesia turut ambil bagian, di antaranya Eco-edge Group, GRC Cement Board (PT Adhitama Sentra), dan PT Sido Muncul melalui mitra lokal di Mindanao.

Selain promosi dagang, Paviliun Indonesia juga menghadirkan pertunjukan tari tradisional, video promosi pariwisata, dan pameran kebudayaan yang menarik perhatian pengunjung pusat perbelanjaan.

Konjen Agus menegaskan bahwa partisipasi Indonesia dalam ajang ini merupakan wujud nyata komitmen untuk memperkuat integrasi subregional BIMP-EAGA (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Filipina).

“Melalui kerja sama yang konkret seperti ini, kita membangun keterhubungan ekonomi, membuka peluang baru bagi pelaku usaha, dan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Acara ini ditutup dengan seruan untuk mempererat kolaborasi lintas batas demi pertumbuhan kawasan yang inklusif dan berkelanjutan. (KJRI Davao City/Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,219 kali

Baca Lainnya

GMIJ Betlehem Oarai dan GMIST Teken MoU Kerja Sama Pelayanan

24 Februari 2026 - 23:12 WITA

Konsul Jenderal RI Davao City Hadiri Acara Adat Sangihe Tulude Di General Santos City

19 Februari 2026 - 20:58 WITA

Taiwan Ingatkan Arti Penting Keamanan Jaringan Kabel Bawah Laut Global

19 Februari 2026 - 15:04 WITA

Prof. YLH Diberi Kuasa Tangani Dua Kasus Tanah Ulayat – Awal Baik Buat Profesi Baru dan Kembali Mengabdi di UNSTAR Rote!

17 Februari 2026 - 00:08 WITA

Kerja Bakti BAPPERIDA Kabupaten Kupang Digelar, Jumat 13 Februari 2026

14 Februari 2026 - 02:33 WITA

PERTEMUAN KUNJUNGAN KERJA USMAN HUSIN DENGAN 258 PENYULUH PERTANIAN DI NTT

13 Februari 2026 - 22:12 WITA

Trending di Internasional