Menu

Mode Gelap
Puncak Peringatan HPN 2024 Gubernur Sulut Olly Dondokambey Terima Penghargaan Pena Emas, Disaksikan Presiden Jokowi Tamuntuan Sukses Wujudkan Ekspor Ikan Perdana ke Filipina Walikota Caroll Senduk Inspektur Upacara Peringatan HUT Ke-21 Kota Tomohon Tamuntuan Bawa Bantuan Bencana Ke Kampung Laine HCB Tunaikan Janjinya, 28 Desember 2023, Kick-off UKW PWI Bantuan BUMN Dimulai di Aceh, NTT dan Sulut

Jakarta · 15 Dec 2022 14:16 WIB ·

Bentuk Kepedulian Polri Terhadap Penyandang Disabilitas dan Seniman Jalanan


 Bentuk Kepedulian Polri Terhadap Penyandang Disabilitas dan Seniman Jalanan Perbesar

Jakarta,Sulutnews.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar Police Art Festival 2022. Festival ini dibuat sebagai wujud Polri memiliki kepedulian terhadap para seniman, serta turut berupaya mempresentasikan karya seni ke berbagai komunitas masyarakat.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, konsep Police Art Festival adalah nilai kolaborasi antar seniman, dalam mengekspresikan kreativitas seni per individu menjadi kesatuan karya dalam sarana media yang disediakan.

“Festival ini mengusung konsep kesederhanaan serta ramah lingkungan dalam berbagai kegiatan,” kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/12/2022).

Lebih lanjut, Dedi menuturkan festival ini juga akan diikuti oleh seniman penyandang disabilitas. Hal ini dilakukan sebagai langkah Polri mewujudkan lingkungan yang nyaman untuk para penyandang disabilitas, khususnya dalam bidang seni untuk mengapresiasi para seniman dengan keterbatasan yang dimilikinya agar tetap berkarya.

“Festival ini juga diiadakan berkaitan dengan hari penyandang disabilitas internasional yang jatuh pada tanggal 3 Desember,” ujarnya.

Selain peserta dari penyandang disabilitas, festival ini juga akan melibatkan seniman dari jalanan dan perwakilan Polda. Total ada 45 tim yang terlibat dalam festival ini, yang terdiri dari 10 tim Polda, 15 tim seniman disabilitas dan 20 tim seniman jalanan.

Lebih lanjut, Dedi menuturkan konsep festival ini tidak membawa nilai kompetisi atau tidak ada pemenang. Dalam festival ini nantinya juga akan dilakukan kegiatan melukis dan mini konser bersama seniman jalanan, serta penampilan tarian tradisional dari SLBN yang ada di Jakarta.

“Tentunya kegiatan ini akan melibatkan banyak komunitas serta seniman lokal yang bertujuan untuk mengapresiasi seniman jalanan sekitar, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang ramah disabilitas,” ucapnya.

Dalam pelaksanaan yang akan digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat pada Sabtu, 17 Desember, Polri mengusung tema ‘Menciptakan Lingkungan Masyarakat Inklusif, Aman dan Ramah Disabilitas’.

Tema tersebut diangkat untuk menunjukan peran Polri dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang adil dan ramah bagi penyandang disabilitas, sekaligus mengajak para generasi muda agar dapat ikut dalam proses percepatan pemulihan ekonomi Indonesia maju, seera membangun semangat kolaborasi dalam mengekspresikan nilai-nilai seni dan budaya di Indonesia. (**/ARP)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Kepolisian Rote Ndao Serius Tangani Kasus Penganiayaan Kepala Desa Saindule

21 February 2024 - 20:43 WIB

Puncak Peringatan HPN 2024 Gubernur Sulut Olly Dondokambey Terima Penghargaan Pena Emas, Disaksikan Presiden Jokowi

20 February 2024 - 21:39 WIB

Acara Puncak HPN 2024, Presiden Jokowi Janjikan Segera Bangun Gedung Graha Pers Pancasila

20 February 2024 - 10:59 WIB

Menteri BUMN Erick Thohir Terima Penghargaan Pin Emas dari PWI Pusat

19 February 2024 - 21:37 WIB

Wakil Sekjen I PWI Pusat Raja Pane Serahkan 10.000 Bibit Pohon ke Ancol

18 February 2024 - 13:10 WIB

Laris Manis! MG 4 EV Rakitan Indonesia Menjadi Primadona Konsumen di IIMS 2024

16 February 2024 - 21:12 WIB

Trending di Jakarta