KENDARI, SULUTNEWS.COM – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Komando Rayon Militer (Koramil) 1417-11/Poasia bergerak cepat memadamkan kebakaran yang melanda perkebunan pohon aren di Kelurahan Benuaniare, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Rabu (26/8/2026).
Babinsa menggandeng petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), anggota Polsek Abeli, dan masyarakat untuk mengendalikan kobaran api. Tim gabungan langsung berupaya menghentikan penyebaran api agar tidak mencapai permukiman dan lahan warga.
Warga pertama kali melihat api saat melintas di sekitar perkebunan. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat setelah melihat kobaran api mulai membakar area kebun aren.
Laporan warga menjadi informasi awal bagi aparat untuk segera mengambil tindakan. Karena itu, petugas langsung bergerak menuju lokasi kebakaran.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Danramil 1417-11/Poasia Kapten Inf Tasliem segera memerintahkan personel Babinsa turun ke lapangan.
Babinsa kemudian menuju lokasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait. Setibanya di lokasi, mereka langsung memetakan titik api dan menentukan langkah pemadaman.
Langkah cepat tersebut penting untuk mencegah api menyebar ke area perkebunan lainnya.
Di lokasi, Babinsa bekerja bersama petugas Damkar, anggota Polsek Abeli, dan warga sekitar.
Tim gabungan memusatkan pemadaman pada titik api yang terus membakar vegetasi di area perkebunan. Petugas juga mengantisipasi arah pergerakan api agar tidak mendekati permukiman.
Sementara itu, warga membantu petugas mengawasi area sekitar. Mereka turut memastikan api tidak merambat melalui vegetasi kering.
Setelah berjibaku memadamkan api, tim gabungan akhirnya berhasil mengendalikan kobaran tersebut.
Petugas kemudian menyisir area perkebunan untuk memastikan tidak ada titik api maupun bara yang dapat memicu kebakaran susulan.
Dengan kerja sama tersebut, tim berhasil mencegah kobaran api meluas ke permukiman dan lahan warga di sekitar lokasi.
Aksi cepat Babinsa menunjukkan kesiapsiagaan Koramil 1417-11/Poasia dalam merespons kejadian di wilayah binaan.
Selain itu, kolaborasi antara TNI, Polri, Damkar, dan masyarakat mempercepat penanganan kebakaran. Sinergi tersebut juga membantu petugas mengendalikan situasi sebelum api berkembang lebih luas.
Karena itu, Babinsa terus mendorong masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama ketika kondisi lingkungan mudah terbakar.
Masyarakat juga perlu segera melaporkan setiap kemunculan api kepada aparat atau petugas pemadam kebakaran.
Semakin cepat warga menyampaikan informasi, semakin cepat pula petugas mengambil langkah penanganan.
Dengan demikian, sinergi antara aparat dan masyarakat dapat memperkecil risiko kebakaran meluas serta menjaga keamanan lingkungan di wilayah Kecamatan Abeli.
Penulis : Muhammad Irwansyah (Wartawan Madya)





