Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 19 Jan 2026 23:48 WITA ·

Atasi Keterbatasan Visibilitas, Drone Perkuat Operasi Keamanan dan SAR


Atasi Keterbatasan Visibilitas, Drone Perkuat Operasi Keamanan dan SAR Perbesar

Dalam operasi keamanan, pencarian dan penyelamatan (SAR), serta penanganan kebakaran, kecepatan dan ketepatan informasi menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas respons di lapangan.

Tantangan seperti keterbatasan visibilitas, luasnya area pemantauan, hingga tingginya risiko operasional seringkali membatasi penanganan jika hanya mengandalkan pengawasan dari darat.

Pemanfaatan teknologi drone dengan dukungan berbagai sensor kini menjadi bagian dari pendekatan modern untuk memperkuat operasi keamanan dan tanggap darurat. Dengan kemampuan pemantauan dari udara, tim di lapangan dapat memperoleh gambaran situasi secara lebih menyeluruh, terutama di kondisi minim cahaya, tertutup asap, atau di area dengan akses terbatas.

Dukungan sensor thermal memungkinkan pendeteksian panas tubuh, sumber api, maupun titik panas tersembunyi yang sulit teridentifikasi melalui pengamatan visual konvensional. Sementara itu, pencahayaan dari udara membantu memperluas jangkauan pandang dalam operasi malam hari atau di lingkungan dengan visibilitas rendah. Kombinasi ini memberikan nilai tambah dalam proses pencarian, pengamanan area, serta penanganan kondisi darurat.

Selain aspek visual, kemampuan komunikasi dari udara juga berperan penting dalam mendukung koordinasi di lapangan. Penyampaian instruksi evakuasi, peringatan keselamatan, maupun arahan kepada personel dapat dilakukan secara lebih efektif, sehingga membantu mengurangi risiko miskomunikasi dalam situasi kritis.

“Dalam situasi darurat, visibilitas dan komunikasi yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas respons di lapangan,” ujar Halo Robotics, distributor DJI Enterprise di Indonesia.

Pendekatan pemantauan berbasis drone memberikan fleksibilitas yang tidak dimiliki oleh sistem statis. Dengan dukungan data visual dan thermal dari udara, pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat, sekaligus membantu menjaga keselamatan personel yang bertugas di area berisiko tinggi.

Pemanfaatan teknologi drone dalam operasi keamanan dan SAR mencerminkan upaya penguatan kapasitas respons yang semakin adaptif dan berbasis data. Dengan sistem yang terintegrasi dan fleksibel, operasi di lapangan dapat berjalan lebih terkoordinasi, efektif, dan berkelanjutan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 952 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Top 20 TIC Global, SUCOFINDO Perluas Kolaborasi Internasional dengan China Quality Certification Centre

18 Agustus 2026 - 00:06 WITA

MEDIA ALERT: RECAP OF YESTERDAY’S HIGHLIGHTS — PURANA 17: RENJANA PERCA

17 Agustus 2026 - 23:16 WITA

Ketika Pasar Bergejolak: Membaca Pola Emas dan IHSG dari Tiga Krisis Besar

17 Agustus 2026 - 21:48 WITA

Hadapi Volatilitas, Valbury Soroti Strategi Kombinasi Komoditas dan Saham Global untuk Investor Domestik

17 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Valbury Bagikan Panduan Menyusun Watchlist Saham Global secara Terstruktur

17 Agustus 2026 - 21:29 WITA

Valbury Bagikan Panduan Menyusun Watchlist Saham Global secara Terstruktur

17 Agustus 2026 - 21:29 WITA

Trending di Bisnis