Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Banten · 17 Mei 2025 16:02 WITA ·

Anggota DPRD Banten Fraksi Nasdem Diduga Langgar Kode Etik, Sebut Pemerintah “Goblok”


Anggota DPRD Banten Fraksi Nasdem Diduga Langgar Kode Etik, Sebut Pemerintah “Goblok” Perbesar

Lebak,Sulutnews.com – Seorang anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Nasdem, Asep Awaludin, menuai kontroversi setelah menyebut pemerintah “goblok” dalam sebuah kesempatan. Pernyataan tersebut disampaikan saat Asep melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak.

Pernyataan Asep tersebut sontak menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk Ketua DPC Badak Banten Perjuangan, Dede Kodir. Menurut Dede, pernyataan Asep tersebut tidak hanya tidak pantas, tetapi juga melanggar kode etik sebagai anggota dewan.

“Kode etik sebagai regulasi yang memberikan batasan bagi pejabat publik yang duduk di pemerintahan, baik pusat maupun daerah, di lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif, seharusnya tidak bikin gaduh,” kata Dede Kodir saat mengirim press release diterima oleh wartawan, Sabtu 17 Mei 2025.

Dede menambahkan bahwa anggota dewan seharusnya memberikan contoh yang terbaik kepada rakyat, bukan malah membuat pernyataan yang tidak pantas dan memicu kegaduhan.

“Mengatakan pemerintah goblok itu pelanggaran berat terhadap kode etik,” kata Dede Kodir.

Dede juga meminta Badan Kehormatan DPRD Provinsi Banten untuk melakukan pemeriksaan terhadap pelanggaran etik yang dilakukan oleh Asep Awaludin.

“Sidang pemeriksaan harus terbuka dilakukan agar rakyat ikut mengawasi demi kepentingan yang lebih baik untuk rakyat Banten,” kata Dede.

Pernyataan Asep Awaludin tersebut juga dinilai tidak sesuai dengan kondisi yang dihadapi oleh masyarakat Banten, yang masih berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengatasi berbagai masalah sosial dan ekonomi.(Abdul)

Artikel ini telah dibaca 1,040 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Komunitas BAPER Tangsel Merayakan Hari Jadinya Yang Kedua Dengan Tema “Silaturahmi Dalam Satu Hobbi”

20 Mei 2026 - 23:42 WITA

Merson Simbolon Menerima Penghargaan Kartu Pers Nomor Satu di HPN 2026

10 Februari 2026 - 11:15 WITA

Acara Puncak HPN 2026 Meriah Ditandai Pemberian Penghargaan, Menko PM Muhaimin Iskandar Minta Pers Harus Berintegritas

9 Februari 2026 - 22:49 WITA

Gubernur Banten Andra Sony : HPN 2026 Memberikan Manfaat Positif Bagi Daerah Banten

9 Februari 2026 - 11:28 WITA

Membanggakan, Sekretaris PWI Sulut Terima Kartu Pers Nomor Satu di HPN 2026

9 Februari 2026 - 07:44 WITA

Pers Sangat Penting Menyampaikan Informasi Benar Kepada Publik Ditengah Disrupsi Informasi Era AI

8 Februari 2026 - 22:26 WITA

Trending di Banten